Tausyiah


prof. adrianoOleh : Prof. Adriano Rusfi
Bagi gerakan LGBT, mahasiswa bukan saja lahan subur bagi penularan LGBT, namun juga merupakan lahan strategis. Kenapa ?
Pertama, mahasiswa adalah kalangan yang masih shock dengan kebebasan besar dan mendadak yang mereka peroleh. Bayangkan, baru saja mereka lulus pendidikan menengah atas dengan segala seragam, peraturan, kegiatan terjadwal, tinggal di rumah orangtua, disiplin dan sebagainya, lalu tiba-tiba saja “dihadiahi” segepok ke-boleh-an : tinggal sendiri, mengatur uang sendiri, mengelola waktu sendiri, tak pakai seragam, mata kuliah silakan dipilih sendiri dan sebagainya.
Di satu sisi, ini memang menyenangkan. Tapi sungguh mereka tak siap dengan banjir kebebasan yang diberikan sekaligus. Maka yang pertama kali tersulut oleh limpahan kebebasan tak terkontrol ini adalah naluri seksualitas. Bukanlah hal yang mudah menyalurkannya kepada lawan (lebih…)

TAUJIH UST. SALIM SEGAF AL JUFRI
(Salah satu Menteri dari PKS yang saya nilai kinerjanya luar biasa cepat.)

Salim-segaf1. Mari kita berharap keberkahan Allah pada dakwah ini. Keberkahan itu datangnya dari keyakinan kita kepada Allah, bahwa semua kekuasaan/kemenangan/kekalahan itu terjadi atas kehendak Allah. Kita tidak sependapat dengan yang mengatakan bahwa konspirasi musuh menyebabkan kekalahan kita. Mau konspirasi apapun kalau Allah tidak berkehendak ya tidak akan terjadi. Mari kita melihat amal ini dengan pendekatan dakwah.

2. Evaluasi kita : kita tergiring secara tidak sadar menjadikan politik sebagai panglima. Lalu dakwah dan kaderisasi kita lupakan. Tolonglah slogan OBAH KABEH MUNDAK AKEH itu jangan dimaknai AKEH kursi dan suaranya. Tapi akeh dan mundak keberkahannya. dan itu dengan tetap menjadikan dakwah sebagai misi utama kita. Kursi itu bukan tujuan kita. Kalau kita pantas menerimanya Allah akan berikan. Saya membayangkan andai seluruh anggota dewan kita di indonesia ini di sebar merata ke desa desa yang ada di seluruh negeri. Lalu berdakwah, membina masyarakat dan kita punya kemampuan untuk itu. Insya allah keberkahan akan turun dengan cara itu. Tidak ada urusannya dapat kursi atau tidak.

3. Evaluasi kita : kita sering membuat target target yang sebenarnya tau itu diluar kemampuan kita. Lalu kita terjebak dengan cara cara yang jauh dari keberkahan untuk memaksakan mencapai target itu. Mengumpulkan dana dana syubhat. Bergantung pada konglomerat anu. konglomerat itu. Proyek ini itu.dst. Sekian suara harganya sekian M. Lalu dimana nilai keberkahan dakwah ini? begitu juga dengan perilaku politik kita yang kadang menyalahi sunnatullah. Begadang sampai hampir pagi menjaga suara. Toh tetap jebol juga. Apakah kita ini lebih sibuk dari Rasulullah? beliau selalu tertib dalam hal tidur dan bangun pagi. Di malam hari beliau serahkan dakwah di tangan Allah. Beliau tidur dan qiyamullail. Sesekali bolehlah begadang. Tapi kalau menjadi politic style kita itu sudah salah. (lebih…)

3

Ini adalah Sikap Koalisi Poros Kekuatan Islam atas Anarkisme Leberal-Sekuler Mesir.

Hari Rabu 5/12/2012 pagi tadi, Presiden Moursi kembali menjalani aktivitas sebagai presiden di Istana Ittihadiyah. Kendati, para beberapa gelintir pendemo masih aktif di tenda-tenda depan Istana.  Aksi anarkisme kemarin, telah membuat beberapa kerusakan. Salah satunya, mobil kepresidenan dirusak dan sopir presiden dianiyaya hingga dirawat di RS.

Menjawab kegaduhan dan aksi anarkisme, koalisi Poros Kekuatan Islam yang dimotori Salafy-IM dan didukung partai-partai, melakukan deklarasi dan akan mengadakan demo tandingan sore nanti (malam WIB). Berikut bunyi deklarasi:
***
Bismillahirrahmaanirrahim Bayan Koalisi Poros Kekuatan Islam
Perihal: PERISTIWA DI ISTANA ITTIHADIYAH
No. 11, 20/1/1434 H-04/12/2012 (lebih…)

Salah satu tokoh penentang Presiden Muhammad Mursi ~Hafizhahullah~, ‘Imad Jaad membeberkan secara rinci konspirasi jahat para penentang kebijakan Mursi. Mereka bertemu dengan duta besar Amerika Serikat di Kairo Mesir. Kedubes AS di Kairo ternyata menjadi donatur tersembunyi bagi para koordinator demonstran anti Mursi, mereka juga dijanjikan bantuan apapun untuk bisa melengserkan Muhammad Mursi. 

Beberapa waktu yang lalu kita sudah mendengar seruan parlemen Uni Eropa untuk membekukan kerjasama ekonomi dan politik dengan Mesir. Dalam hubungan diplomatik yang bocor tersebut dinyatakan nama-nama yang mendapat suplai dana secara langsung dari Kedubes Amerika yaitu 3 mantan Calon Presiden (Amr Musa, Elbaradai dan Syafiq) yang dikalahkan Mursi dan partai-partai yang menikmati privilage di era Mubarak. Targetnya: menjalankan agenda Amerika dan Zionis Israel untuk menyingkirkan suara mayoritas kaum Islamiyyun di Mesir (Ikhwanul Muslimin dan Salafy).

Bahkan, Elbaradai dengan penuh percaya diri mengancam akan memilih kekerasan dan menyulut konflik jika Presiden Mursi tidak membatalkan dektrit Presiden tentang UU.

(lebih…)