Da’wah


prof. adrianoOleh : Prof. Adriano Rusfi
Bagi gerakan LGBT, mahasiswa bukan saja lahan subur bagi penularan LGBT, namun juga merupakan lahan strategis. Kenapa ?
Pertama, mahasiswa adalah kalangan yang masih shock dengan kebebasan besar dan mendadak yang mereka peroleh. Bayangkan, baru saja mereka lulus pendidikan menengah atas dengan segala seragam, peraturan, kegiatan terjadwal, tinggal di rumah orangtua, disiplin dan sebagainya, lalu tiba-tiba saja “dihadiahi” segepok ke-boleh-an : tinggal sendiri, mengatur uang sendiri, mengelola waktu sendiri, tak pakai seragam, mata kuliah silakan dipilih sendiri dan sebagainya.
Di satu sisi, ini memang menyenangkan. Tapi sungguh mereka tak siap dengan banjir kebebasan yang diberikan sekaligus. Maka yang pertama kali tersulut oleh limpahan kebebasan tak terkontrol ini adalah naluri seksualitas. Bukanlah hal yang mudah menyalurkannya kepada lawan (lebih…)

3

Ini adalah Sikap Koalisi Poros Kekuatan Islam atas Anarkisme Leberal-Sekuler Mesir.

Hari Rabu 5/12/2012 pagi tadi, Presiden Moursi kembali menjalani aktivitas sebagai presiden di Istana Ittihadiyah. Kendati, para beberapa gelintir pendemo masih aktif di tenda-tenda depan Istana.  Aksi anarkisme kemarin, telah membuat beberapa kerusakan. Salah satunya, mobil kepresidenan dirusak dan sopir presiden dianiyaya hingga dirawat di RS.

Menjawab kegaduhan dan aksi anarkisme, koalisi Poros Kekuatan Islam yang dimotori Salafy-IM dan didukung partai-partai, melakukan deklarasi dan akan mengadakan demo tandingan sore nanti (malam WIB). Berikut bunyi deklarasi:
***
Bismillahirrahmaanirrahim Bayan Koalisi Poros Kekuatan Islam
Perihal: PERISTIWA DI ISTANA ITTIHADIYAH
No. 11, 20/1/1434 H-04/12/2012 (lebih…)

Gonjang-ganjing politik di Mesir merupakan sebuah hal yang direncanakan dengan target menjatuhkan Presiden Muhammad Mursi. Pelaku fitnahnya adalah kelompok Fuluul (loyalis Husni Mubarak), marxis komunis, sekular liberal, feminis, dan semua pihak yang anti Islam, gerakan Islam, proyek-proyek keislaman, dan syariah Islam. Di belakang mereka adalah Amerika, Israel, dan sekutu-sekutunya. (lebih…)

نداء وتذكير لمساعدة المجاهدين في فلسطين من سماحة الشيخ / عبد العزيز بن عبد الله بن باز 

الحمد لله وحده، والصلاة والسلام على من لا نبي بعده، نبينا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين.

أيها المسلمون في كل مكان، السلام عليكم ورحمة الله وبركاته، وبعد:[1]

فقد قال سبحانه في محكم كتابه: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَى تِجَارَةٍ تُنجِيكُم مِّنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ * تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنفُسِكُمْ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ * يَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَيُدْخِلْكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ وَمَسَاكِنَ طَيِّبَةً فِي جَنَّاتِ عَدْنٍ ذَلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ * وَأُخْرَى تُحِبُّونَهَا نَصْرٌ مِّنَ اللَّهِ وَفَتْحٌ قَرِيبٌ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ[2].

وقال عز وجل: انْفِرُواْ خِفَافًا وَثِقَالاً وَجَاهِدُواْ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنفُسِكُمْ فِي سَبِيلِ اللّهِ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ[3].

وقال عز وجل: إِنَّ اللّهَ اشْتَرَى مِنَ الْمُؤْمِنِينَ أَنفُسَهُمْ وَأَمْوَالَهُم بِأَنَّ لَهُمُ الجَنَّةَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللّهِ فَيَقْتُلُونَ وَيُقْتَلُونَ وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا فِي التَّوْرَاةِ وَالإِنجِيلِ وَالْقُرْآنِ وَمَنْ أَوْفَى بِعَهْدِهِ مِنَ اللّهِ فَاسْتَبْشِرُواْ بِبَيْعِكُمُ الَّذِي بَايَعْتُم بِهِ وَذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ[4].

وثبت عن المصطفى عليه الصلاة والسلام أنه قال: ((مثل المؤمنين في توادهم وتراحمهم وتعاطفهم كمثل الجسد، إذا اشتكى منه عضو تداعى له سائر الجسد بالسهر والحمى))[5]. (lebih…)

Melaksanakan ibadah i’tikaf adalah salah satu amal yang amat dianjurkan untuk dikerjakan, terlebih khususnya di bulan Ramadhan. Rasulullah SAW terbiasa menjalankannya, khususnya di 10 hari terakhir Ramadhan.

Namun bukan berarti i’tikaf hanya dikerjakan pada bulan Ramadhan saja. Di luar bulan Ramadhan pun i’tikaf disyariatkan untuk dikerjakan.

Pada bab ini kita akan membahas lebih jauh tentang i’tikaf, terkait pada pengertian, karakteristik, hukum, rukun, sunnah, yang membatalkan dan seterusnya.

A. Pengertian

1. Bahasa

Secara bahasa, i’tikaf berasal dari bahasa arab ‘akafa (عكف), yang bermakna al-habsu (الحبس) atau memenjarakan. Allah SWT menggunakan istilah ‘akafa dalam bentuk ma’kufa (معكوفا) dalam salah satu ayat Quran dengan makna menghalangi.

هُمُ الَّذِينَ كَفَرُوا وَصَدُّوكُمْ عَنِ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَالْهَدْيَ مَعْكُوفًا أَنْ يَبْلُغَ مَحِلَّهُ

Merekalah orang-orang yang kafir yang menghalangi kamu dari (masuk) Masjidilharam dan menghalangi hewan kurban sampai ke tempat (penyembelihan) nya. (QS. Al-Fath : 25)

Maka i’tikaf secara bahasa bisa diartikan

حَبْسُ النَّفْسِ عَنِ التَّصَرُّفَاتِ الْعَادِيَّةِ
Memenjarakan diri sendiri dari melakukan sesuatu yang biasa (lebih…)

Bismillahirrohmanirrohim…

***

Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah ~Subhanahu wata’ala~, penolong tentaranya dan yang memuliakan agamanya. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada uswah dan qudwah kita, pemimpin perang kita, murobbi kita, Nabi Muhammad bin Abdullah ~Sholallahu ‘alaihi wassalam~, beserta keluarga, para sahabat, mujahidin dan orang-orang yang senantisa istiqomah mengamalkan sunnahnya hingga yaumil akhir nanti, Amiin

***

Taujih Rabbani : “Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (al-Qur’an), Kami adakan baginya syaitan -yang menyesatkan-, maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya. Dan sesungguhnya syaitan-syaitan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk”. (al-Qur’an: 43: 36-37) (lebih…)

Sebuah uraian dari Ust Sigit Pranowo, Lc Al-Hafidz (jazaahullahu khayran) di situs Eramuslim hari ini juga sangat relevan dengan kondisi (kader) dakwah khususnya di jama’ah ikhwan hari ini, dan kader dakwah di mana pun secara umum. Saya berikan pengantar ini sekedar secukupnya menambahkan dari apa yang saya pandang penting. Selamat membaca. (lebih…)

Oleh : Agus Supriyadi

Purwokerto. Jumat, 22 April 2011. Dimulai pada pukul 22.30 dan diselesaikan hari sabtu pukul 12.35 – 14.30 (Tanggal 22 April adalah bertepatan dengan hari lahir saya)

Saat ini, saya akan menyampaikan kepada antum sebuah tema yang menurut saya tema ini menjadi sangat penting dalam kehidupan berjama’ah kita, yaitu tentang jama’ah itu sendiri. Oleh karena itu, tulisan kali ini saya beri judul “Hakikatnya PKS adalah Jama’ah, bukan Partai”.

Setelah saya cermati dari beberapa kader yang berbicara tentang dakwah, jamaah dan PKS, saya menemukan sebuah titik perbedaan yang mendasar, salah satu titik perbedaan antara saya, antum  dan dengan sebagian ikhwah yang lain (yang berbeda pendapat) adalah dalam memandang hakikat PKS. Buat saya, PKS adalah sebuah jama’ah, meskipun jama’ahnya menjadi partai tetap saja secara hakikatnya PKS adalah sebuah jama’ah (Al hizb huwa al-jama’ah, wal jama’ah hiya al-hizb). Menjadi jama’ah, berarti tunduk pada aturan-aturan dalam sebuah jama’ah. Apa dan di mana didefinisikannya aturan-aturan jama’ah itu? Tidak lain dan tidak bukan di dalam kitabullah dan sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam. Jadi apapun tindakan dan langkah PKS, bagi saya tolok ukurnya bukan tindakan dan langkah partai lain, tapi Quran dan sunnah. Saya tidak ambil pusing kalau PKS masih disebut sebagai partai terbaik oleh sebagian kalangan, karena membandingkannya dengan partai lain yang sudah bangkrut secara moral dan akhlak. Bagi saya kalau Quran dan sunnah bukan lagi pedoman utama seperti yang mulai terlihat saat ini di PKS, maka PKS sudah menyimpang dari pakem hidup jama’ah. (lebih…)

Anis Matta, Lc

Sebab cinta adalah kata lain dari (lebih…)

Ehem ehem ehem..sebelum saya bahas lebih jauh dan lebih dalam apa dan bagaimananya, mari terlebih dahulu kita lihat Curicullum Vitae beliau ; (lebih…)

Laman Berikutnya »