“Semoga Allah menghimpun yang terserak dari keduanya. Memberkahi mereka berdua, Dan kiranya Allah meningkatkan kualitas keturunan mereka. Menjadikan pintu rahmat serta member rasa aman bagi umatnya.”

(Doa Rasulullah SAW pada pernikahan Fatimah Az Zahra dengan Ali bin Abi Tholib)

Maha suci Allah SWT

Yang telah menciptakan makhlukNya berpasang-pasangan

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan Allah, di ciptakan-Nya untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri. Supaya kamu merasa tentram kepadanya. Dan dijadikan diantaramu rasa kasih sayang. Sesungguhnya yang demikian itu menjadi tanda-tanda kebesaran Allah SWT, bagi kaum yang berfikir” – (Q.S Ar-Rum : 21)

*****

Ya Allah perkenankanlah putra-putri kami :

Aisyah Anggraeni

Putri pertama dari Bapak H. Edi Sugiarto dan Ibu Supriyanti

Dengan

Agus Supriyadi

Putra terakhir dari Bapak Iyan Sopyan (Alm) dan Ibu Suminah

 

AKAD NIKAH :

Sabtu, 15 Juni 2013 Pukul: 09:00 WIB

(Bertempat di rumah mempelai wanita)

Jl. Mekarsari Tengah No. 32. RT.003/ 013. Kel. Mekarsari. Tambun Selatan. 17510

 

Tambun, Kab. Bekasi, Juni 2013

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

Dengan memohon Rahmat dan Ridho Allah SWT, kami bermaksud menyelenggarakan Resepsi Pernikahan Putra-Putri kami, yang Insya Allah akan dilaksanakan pada :

 

Hari : Sabtu, 15 Juni 2013 | 6 Sya’ban 1434 Hijriyah

Pukul: 11:00 s/d 17.00 WIB

Jl. Mekarsari Tengah No. 32. RT.003/ 013. Kel. Mekarsari. Tambun Selatan. 17510

 

Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami

Apabila Bapak/ Ibu/ Saudara/ i berkenan hadir untuk memberikan do’a restu kepada kedua mempelai. Atas kehadiran dan do’a restu Bapak/ Ibu/ Saudara/ I

kami ucapkan terima kasih

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Kami yang berbahagia,

Kel.  Bpk H. Edi Sugiarto & Ibu Supriyanti   |   Kel. Bpk Iyan Sopyan (Alm) & Ibu Suminah

Tempat - Lokasi Walimatul Ursy

Tempat – Lokasi Walimatul Ursy

*****

HAKIKAT TUJUAN SEBUAH PERNIKAHAN

  • Jika tujuan sebuah pernikahan hanyalah karena nafsu semata, maka setiap pasangan akan sering terlibat perselisihan ketika kebutuhan nafsu mereka tak terpuaskan..
  • Jika tujuan sebuah pernikahan hanyalah karena kecantikan/ ketampanan fisik semata, maka setiap pasangan akan berusaha berpaling pada yang lain ketika kecantikan/ ketampanan itu telah memudar..
  • Jika tujuan sebuah pernikahan hanyalah karena kekayaannya, maka setiap pasangan akan berusaha meninggalkan yang lain ketika kemiskinan datang menerpa..
  • Jika tujuan sebuah pernikahan hanyalah untuk mendapat keturunan, maka setiap pasangan akan mencari alasan untuk pergi menjauh ketika si buah hati tak kunjung hadir dalam keluarga mereka..
  • Jika tujuan sebuah pernikahan hanyalah karena punya jabatan dan pangkat yang tinggi, maka setiap pasangan akan berusaha lari menjauh ketika secara tiba-tiba ia sudah tidak mempunyai jabatan lagi..
  • Jika tujuan sebuah pernikahan hanyalah karena cinta semata, maka setiap pasangan akan dengan mudahnya berpindah pada hati yang lain dengan mengatasnamakan cinta..
  • Dan jika tujuan sebuah pernikahan adalah karena semata-mata dengan niat IBADAH kepada Allah SWT untuk mengharapkan RIDHA-NYA, maka setiap pasangan akan menemukan arti sebuah pernikahan yang sesungguhnya..
  • Maka tak ada apapun yang pantas dijadikan sandaran di dunia untuk tujuan sebuah pernikahan, kecuali Allah SWT yang akan selalu menjaga hubungan cinta setiap pasangan dalam sebuah bangunan yang berikat pernikahan hakiki. Menuju sebuah masa dimana kita semua akan kembali kepada-Nya. Insya Allah, Bismillah…

(Aisyah Anggraeni & Agus Supriyadi)