Kajian Ba’da Sholat Tarawih, “Palestina Dari Masa ke Masa”

Pemateri Kajian: Syaikh Adnan Ali Ar- Rantisi

(Khan Younis, Gaza Strip, Palestine)

Penerjemah: Dr. Moh. Sofwan, M.A, Alhafidz

(Purwokerto, Central Java. Alumni Doktor Al-Quran Mesir).

SILAHKAN DI DOWNLOAD CERAMAH KAJIAN SYAIKH ADNAN ALY AR-RANTISI

RANGKUMAN KAJIAN: Selama ini, saya selalu mencari-cari dan menelusuri berapa kali sebetulnya Masjidil Aqsha berada dalam jajahan.  Dari hasil penelusuran ini, diketahui bahwa ternyata Masjidil Aqsha sudah 27 kali mengalami penjajahan yang perjuangannya dimulai dari sayidinna Ibrahim ‘alaihissalam. Dari jumlah tersebut, 26 kali  diantaranya adalah dari barat, satu kali dari arah selatan.

Penyebab paling dominan dijajahnya Masjidil Aqsha adalah semakin lemahnya umat Islam memegang syariat agama Islam yang kemudian itu membuat semakin terjajah dan direbut kembali oleh Yahudi. Hal ini saya pelajari bukan dari perguruan tinggi, tapi saya mempelajarinya saat menjalani kehidupan di penjara Israel. Bahkan saat ini masih ada bekas rantai penjara di kaki saya. (Syaikh kemudian menunjukkan bekas luka pada kakinya).

Ketika Nabi Ibrahim meninggalkan istri dan anaknya yang menjadi peristiwa munculnya air zam-zam, pada saat itulah Ibrahim meninggalkan mereka untuk merebut Masjidil Aqsha dari tangan Yahudi. Itulah perjuangan memerdekaan Masjidil Aqsha yang pertama. Kemudian nabi Ibrahim memiliki dua orang putra, Nabi Ismail dan Nabi Ishaq. Nabi Ismail diberi tugas untuk  menjaga Baitullah di Makkah. Sedangkan Nabi Ishaq bertugas menjaga Masjidil Aqsha. Kemudian Nabi Ishaq memiliki beberapa putra, diantaranya adalah Nabi Ya’qub. Nabi Ya’kub memiliki 12 putra, salah satunya adalah Nabi Yusuf. Suatu ketika, Nabi Yusuf pergi ke Mesir dan saat  itulah beliau pergi untuk merebut masjidil Aqsa dari tangan Yahudi. Kemudian Nabi Ya’qub memiliki putra yang pertama bernama Lawi. Dari Lawi kemudian berketurunan hingga memiliki anak bernama Musa.

Nabi Musa a.s diperintahkan Allah untuk merebut kembali Masjidil Aqsha dari tangan Yahud. Ketika Nabi Musa ‘alaihissalam mengajak Fir’aun, bukanlah mengajak untuk masuk Islam, tapi memohon kepada Fir’aun untuk dikembalikannya Sya’bu Palestine dan Bani Israil karena pada saat itu penduduk bani israil dalam cengkeraman Fir’aun. Permintaan Nabi Musa adalah : ..Kembalikanlah penduduk bani Israil dan masjidil Aqsha..

Apabila kita lihat  dalam Al-Qur’an, tidak ada seorang nabi dan rasul pun yang beragama yahudi, semua beragama Islam. Semua rasul adalah agama Islam. Sesuai dengan firman Allah dalam surat Al-Baqarah semua rasul adalah Islam. Apabila dikatakan haikal (sulaiman), dan dijelaskan pada surat an-naml bahwa “wa nahnu muslimun”, begitu juga dengan ratu Bilqis. Kemudian apabila dikatakan seorang Nabi Musa adalah berasal dari Bani Yahudi, tapi agamanya adalah Islam. Sebagaimana dijelaskan pada Surat Yunus ( 10 : 84) : ‘…. wahai kaumku! Apabila kamu beriman kepada Allah, maka bertawakallah kepada-Nya, jika kamu benar-benar orang muslim (berserah diri)”. Perintah Musa untuk bertawakal kepada Allah “…in kuntum muslimin”. bukan ‘..in kuntum yahudi-yin”.

Pada Al-Quran kita melihat sejarah tentang terjadinya beberapa hal yang berkaitan dengan bani Israil, seperti pada kisah nabi Musa ‘alaihissalam. Ketika nabi Musa sudah dibebaskan dari cengkeraman Firaun dan ditenggelamkannya seluruh pasukan Firaun, Bani Israil mohon untuk diberikan Tuhan sebagaimana diceritakan dalam surat Al-a’raf (138): “..wahai Musa! Buatlah untuk kami sebuah Tuhan (berhala), sebagaimana mereka mempunyai beberapa tuhan masing-masing”

Ketika nabi Musa diminta bani Israil untuk diberikannya Tuhan, kemudian turunlah wahyu agar nabi Musa dan umatnya masuk ke Baitul Maqdis dan Palestina. Kemudian dijawablah bahwa, di palestina ada kaum yang sangat kuat . Mereka mengatakan : “wahai nabiku, terdapat pasukan yang begitu kuat, dan kami tak akan pernah masuk kesana selama pasukan kuat itu masih ada”.  Kemudian mereka juga berkata : “pergilah kamu ya Musa dengan Tuhanmu. Kami akan bersama kawan-kawan disini , kami akan diam disini”. Itulah salah satu sifat dari bani israil, mereka pengecut. Karena mereka menolak untuk memerdekaan baitul maqdis, tidak menuruti perintah Musa, maka mereka tersesat selama 40 tahun di padang pasir, mereka ke Palestina tidak bisa dan kembali ke Mesir juga tidak bisa. Ada dua orang yang akhirnya mampu dan mau memerdekakan Baitul Maqdis. Mereka adalah Yusa’ bin Nun  (saudara nabi Musa) dan Kal bin Ibna. Dan Yusa’ bin Nun adalah orang yang menemani Nabi Musa saat akan bertemu dengan Nabi Khidir.

Setelah nabi Musa a.s selesai dalam kisahnya, Al-Quran kemudian menyebutkan bahwa dimerdekakan masjidil aqsha, oleh nabi Daud (Al-Baqarah), yaitu diantara peperangan antara Jalut dan Thalut (dijelaskan dalam QS.Al-Baqarah). Setiap kali ada sikap yang lemah dari umat muslim terhadap masjid, maka ditumbangkanlah kembali masjidil Aqsa. Setiap kali dikuasai umat Yahudi, maka selanjutnya umat Islam bergerak kembali, dan ini sudah terjadi selama 64 tahun.

Ketika nabi Muhammad di Isra Mi’raj kan, pada waktu masjidil Aqsha juga sedang dalam jajahan. Setelah itu, upaya memerdekaan masjidil Aqsha adalah saat kekhalifahan Umar bin Khatab. Kemudian setalah Umar bin Khattab jaya, umat Islam kembali lemah lupa kepada masjidil Aqsha. Setelah itu direbut kembali oleh Shalahuddin Al Ayubi. Selanjutnya masjidil Aqsa dijajah kembali dan direbut kembali oleh orang Turki, Abdul Hamid. Pada saat itu, Abdul Hamid diminta oleh orang Yahudi untuk diadakannya jami’ah atau universitas di masjidil Aqsha. Tapi Abdul Hamid tidak mau memberikan kesempatan kepada Yahudi untuk berdiam diri apalagi belajar di masjidil Aqsa.

Pada tahun 1949, yahudi merebut kembali masjidil Aqsha, saat itu umat Islam di masjidil aqsha tidak ada yang membaca dan menghafal Al-Quran, semakin jauh umat Islam dari Al-Quran, maka semakin jaya umat yahudi menduduki masjidil Aqsa. Sampai-sampai orang Palestina sendiri mengikuti manhaj-nya komunis, orang Rusia. Jadi pada waktu itu, banyak sekali orang-orang yang melupakan agama Islam dan ada yang mengikuti komunis-komunis yang berada di sekitarnya, mereka baru mengenal agama setelah melepaskan generasinya belajar di negeri-negeri seperti Syiria, Irak, dan lain sebagainya.

Dan sekarang saatnya lah umat Islam yang berada di daerah Jazirah Arab kembali ke Agama Islam, karena didudukinya masjidl Aqsha oleh orang yahudi. Hikmah peristiwa masjidil Aqsha ini adalah kembalinya umat-umat Islam dan kembalinya Jazirah arab ke agama Islam secara benar.  Siapa disana yang memerintahkan agar pendidikan Al-Quran betul-betul diperhatikan oleh orang-orang Palestina, adalah karena keinginan mereka untuk memerdekakan Masjidil Aqsha.

Dalam Al-Isra : 104, disebutkan : “dan setelah itu Kami berfirman kepada Bani Israil, ‘Tinggallah di negeri ini, tetapi apabila masa berbangkit datang, niscaya Kami kumpulkan kamu dalam keadaan bercampur baur.”

Penjelasannya adalah bahwa bani Israil pada tabiatnya adalah berpencar dan tersebar, di seluruh alam hampir mereka ada, nantinya di suatu hari Allah akan memerintah mereka semua kembali ke masjidil Aqsha

Maka bagi kita tak ada tempat kembali selain kitabullah, Al-Quran. Karena hanya dengan kembali ke kitabullah, kita akan dapat merebut kembali masjidil Aqsha dari tangan orang yahudi. Kapasitas masjidil Aqsha yang hanya beberapa meter, tapi disitulah simbol kekuatan umat Islam. Dan setiap kali ada penjajahan dan perebutan kembali, disitulah ada berkumpulnya kekuatan umat Islam. Bukti yang sangat konkrit adalah saya hadir disini karena sedang ada masalah di masjidil Aqsha, mudah-mudahan setelah masjidil aqsa merdeka kita akan sering berkumpul disini ataupun disana. Saya juga mengharapkan setelah masjidil Aqsha merdeka, kita akan berkumpul disana, saya akan menyambut dengan suka cita sebagai saudara.

Allah berfirman pada surat Ali-Imran:103: “Dan berpegang teguhlah kepada tali Allah dan jangan sekali-kali kalian bercerai-berai”.

Bercerai-berai hanya akan menyebabkan perpecahan akan menghasilkan keruntuhan, perpecahan umat hanya akan menjadikan musuh-musuh umat dengan mudah merebut kejayaan simbol-simbol agama Islam termasuk masjidil Aqsha.

Salman al-Farisi ketika berjalan-jalan dgn sahabat-sahabatnya, ada sahabatnya yang bertanya ; “wahai Salman al Farisi, kamu anak siapa?”. Salman menjawab : “Saya anak orang Islam, ana ibnul Islam”. Perkataan salman al farisi tersebut ditirukan oleh Umar bin khattab, dan dengan menirukan itu sambil mencucurkan air matanya. Dan sesungguhnya juga saya adalah bukan anak palestina, bukan anak indonesia, tapi saya adalah anak Islam. Yang sesungguhnya “Nahnu yabahnahul muslimin” dan kita semua adalah anak-anak muslimin.

Ada satu orang yang berjasa di Palestina, yaitu beliau yang membuat struktur bangunan rumah sakit Indonesia di Palestina,saat ini dia sudah menikah dengan perempuan palestina. Ketika walimah, kami datang kesana dan bertanya : “ini anak Indonesia, bagaimana bisa kalian menikah” kemudian dijawab ” dalam syariat agama Islam, ketika ada laki-laki yang baik agamanya sudah datang, maka kita tidak boleh menolak. Dalam Islam, tidak ada aturan yang mengatakan bahwa harus menikah dengan orang Palestina, tapi menikahlah dengan orang Islam.

Sesi tanya-jawab.

Pertanyaan :

1. Firmansyah dari Bumiayu.

Saya kaget tentang yahudi juga sudah berada di zaman nabi Ibrahim. Sepengetahuan saya, Yahudi itu keturunan ya’kub, tapi tadi dikisahkan bahwa ketika nabi Ibrahim ke masjidil Aqsha, untuk merebut masjidil aqsha dari yahudi. Ada ketidaksingkronan dari pengetahuan yang saya terima. Jadi pertanyaannya : ma huwa yahudi?

Jawaban : Ada sedikit tadi kesalahan. Nabi Ibrahim meninggalkan istri dan anaknya bukan untuk memerdekakan masjidil Aqsha dari tangan yahudi, tapi untuk membangun pertama kali masjidl Aqsha.

2. Pertanyaan :

a.) Kalau kita bicara tentang gerakan politik internasional, kita selalu melihat sepak terjang Al-Qaeda. Kenapa Al-Qaeda belum   ada suara atau bantuan untuk permasalahan Palestina?

b.) Sebenarnya konflik di Palestina ini akan terjadi sampai kapan, apakah akan berakhir pada saat datangnya Imam Mahdi atau bagaimana?

Jawaban :

1. Al-Qaeda sampai detik ini belum pernah ikut berjihad di Palestina, yang murni Jihad di palestina adalah warga  Palestina sendiri.

2. Setelah saya membaca beberapa kitab dan beberapa ayat Al-Quran.

(Al-Isra, dan Al-Kahfi, apabila dilihat kata-kata : ‘lafifa” adalah tahun 1444 atau 2022) . artinya sudah sangat dekat kemenangan yang akan diperoleh umat Muslim untuk memerdekaan masjidil Aqsha.

Ada beberapa kitab yang menerangkan hitungan-hitungan dalam Al-Quran, tapi sudah yakin sekali bahwa kemenangan sudah dekat, insya Allah.

Tapi jangan pernah memikirkan bahwa saya mengetahui hal-hal yang ghaib. Saya hanya mempelajari huruf-huruf yang ada. Dan ilmu yang benar adalah dari Allah SWT. Apabila kita lihat di beberapa internet, ada beberapa ilmu yang mempelajari hitungan-hitungan tersebut, tapi isekali lagi  jangan pernah menganggap saya mengetahui hal-hal yang ghaib, insya Allah 2022 umat Islam sudah dapat memegang kembali masjidil aqsha.

Search di google, dengan keyword : Adnan Aly Arrantisi. Ada lebih dari 200 makalah saya yang dapat diakses.

Ada juga tulisan saya untuk Perdana Menteri Sharon. Dalam tulisan, saya mendoakan agar sharon disiksa oleh Allah SWT . Dan terbukti saat ini Sharon dalam posisi tidak hidup dan tidak mati.

Dalam Al-Maidah, 51 : ”Wahai orang-orang yang beriman! janganlah kamu menjadikan orang Yahudi dan Nasrani sebagai teman setiamu; mereka satu sama lain saling melindungi….”

Mesir terkenal dengan penjara, dan penjara di Mesir sangat rahasia. Ketika Nabi yusuf masuk ke dalam penjaranya, ketika keluar justru menjadi menteri. Dan sekarang yang menjadi presiden Mesir, Dr.Mursi, dulu juga adalah mantan narapidana yang saat di dalam penjara beliau menghafal Al-Quran. Apakah ini bukan sebuah pertanda bahwa pertolongan Allah sudah sangat dekat??!!

Dua hari yang lalu, ada beberapa kelompok kecil di Palestina, mereka keluar dari lorong (terowongan) dan membunuh 14 tentara Mesir, dan 14 ini adalah mata-mata orang Yahudi. Dan mereka ingin membuat satu terowongan dari Palestina ke Mesir. Mereka ingin Mesir dengan presiden baru ini memudahkan masuknya bantuan-bantuan untuk Palestina, tapi ke-14 orang ini membuat makar sehingga bantuan susah masuk.

Presiden Mesir yang baru, sepakat bahwa tidak ada lagi pemboikotan terhadap Gaza karena semuanya bermuara pada Mesir. Presiden Mesir sudah mengambil kebijakan itu, presiden Mesir sudah dekat dengan warga Palestina, karena Dr.Mursi adalah penghafal Quran.

Mudah-mudahan akan nampak didepan kita, setelah jatuhnya presiden Syiria, Bashir Ashad, semoga akan ada hari-hari yang lebih baik. Kenapa bisa demikian? Karena Syiria berbeda dengan negara-negara lain,

Sesuai dengan sabda nabi Muhammad SAW bahwa Nabi Isa ‘alaihissalam akan turun dari langit adalah disamping menara putih yang ada di Syiria, untuk itu syiria harus mempersiapkan kondisinya. dan ketika Syiria menjadi tempat turunnya nabi Isa, pastinya sudah ada perubahan, tidak mungkin seorang nabi turun tapi tidak membawa perubahan.

Sebuah perumpamaan bahwa seorang ibu ketika haid, darah haidnya normal selama  tujuh hari, dan saat persalinan darah haidnya selama 40 hari. Saat ini kondisi Syiria seperti seorang ibu yang sedang mengalami persalinan.

Islam akan menang bila kembali ke Islam, kembali kepada Al-Quran yang benar, seperti kisah kembalinya

Secara teknisnya : Bacalah Al-Quran, hapalkan Al-Quran, dan berjuang dengan Al-Quran.

3. Dalam sejarah, ketika Muhammad melakukan Isra dan Mi’raj, disebutkan beliau adalah imamnya para anbiya. Apakah betul ini terjadi?

Jawaban : Betul, itulah yang tercantum dalam kitab-kitab sejarah bahwa Muhammad adalah Imamnya para Anbiya dan  akhir dari seluruh para nabi dan tidak ada nabi setelahnya.

4. Apa NASEHAT Syaikh kepada kami para pemuda yang sedang berkobar semangatnya namun memiliki keanekaragaman sikap dalam menanggapi konflik Palestina?

Jawaban :

1. Bagi para pemuda Islam yang ingin menjadi Mujahid : Jangan tinggalkan sholat jamaah shubuh minimal selama satu tahun. Bagaimana bisa seorang yang melawan kantuk saja masih kalah mau berjihad di jalan Allah.

2. Minimal menghafalkan Al-Quran setengahnya atau 15 juz. Mulailah menghafal Quran sedikit demi sedikit, mulai dari sekarang. Perjalanan yang seribu mil dimulai dari satu langkah. Perjalanan menghafal Quran dimulai dari menghafal surat-surat yang pendek. Dan mudah-mudahan kita sampe hafal tentang semua nomor urut-urutannya.

3. Perhatikan firman Allah pada surat Al-Kahfi : 27-28.

(al-kahfi : 27), : “Washbir… sabarlah anda. Dengan orang-orang yang selalu berdoa kepada Allah dan jangan sekali-kali berpaling menjadi pembela orang-orang yang hanya mengharap dunia. Jangan mengikuti orang-orang yang lupa dan dilupakan  Allah hatinya, dan mereka selalu mengikuti hawa nafsunya, dan selalu menjadikan permasalahan-permasalahn di urusan dunianya menjadi berantakan.

Dan ayat yang tadi belum cukup jika belum dilengkapi dengan ayat selanjutnya , bahwa kata, “Bergabunglah anda dengan orang yang sabar menyeru Allah SWT pada pagi dan sore hari”.

Doa penutup.

Jazaakumullahu khoiron katsiir..

Agus Supriyadi +62852-8339-7666

Total infak yang terkumpul: Rp 75.651.400,- (Tujuh puluh lima juta, enam ratus lima puluh satu ribu, empat ratus rupiah). ^^