Cerita pendek akh agus (fadli rahman).

Part one :

=======

Sabtu, 1 November 2008.

=================

Pagi itu, kulihat jam di Handphone menunjukkan pukul 5 lebih 10 menit, khawatir tidak tepat sengaja kunyalakan komputer untuk memastikannya. Maklumlah..dikosan tidak ada jam dinding yang terpasang. Entah mengapa ba’da sholat shubuh itu aku merasa sangat bersemangat sekali, tidak seperti biasanya.. seperti ada sesuatu yang mendorong dan memberi semangat, tapi entahlah.

====================================================================

Ditemani alunan nasyid izzatul islam melalui pc, kuambil buku agenda tarbiyah didalam tas ripcurlku. Buku agenda yang sudah mulai usang itu memiliki perjalanan sejarah yang sangat istimewa, sebuah perjalanan panjang akan risalah da’wah ini, kenangan indah bersama saudara seiman dan seaqidah bersama murobbi tercinta, ust. Nuryasin, lc dan masjid al-Quds Jatimuliya.

====================================================================

Tanpa menunggu lama, kutulis agenda-agenda yang akan ku lakukan dihari ini dan ahad besok. Jam 05.45 kekosan akh legi ngambil sepatu dan celana panjang sekaligus cerita tentang kaderisasi kampus, kondisi kader, kondisi internal ukmi dan ukki, jam 07.00 kuliah Genetika sampai jam 08.15, jam 08.30 ngisi Mentoring di AKL Baturaden sampai jam 10.30, jam 13.00 ada pembentukan forum silaturrahim ukmi angkatan 2008, jam 16.00 ngisi mentoring anak-anak Keperawatan dan jam 20.00-nya ane mabit di musholah pertanian, kebetulan ane di amanahkan mengisi kajian tentang Hizbullah dan Hizbussyaithon. Hmm..harus dipersiapkan nih..

====================================================================

Hari ahad jam 07.00 ada “……….” di ……… (Katanya sich materinya tentang ………., ………. dan ……….. Tapi yang ane jadi bingung, kok disuruh bawa gelas, piring ama sendok yach..sumpeh dah kagak nyambung banget, mungkin pada mau makan-makan kali yach.). Jam 16.00-nya ada syuro bareng kaderisasi ukki untuk bahas acara tekad 1 ukki. Diluar itu, berarti jadual ane nyuci, nyetrika, beres-beres kosan, nyiapin buat ujian dan silaturrahim.

====================================================================

Begitulah agendaku dihari sabtu dan ahad, walaupun memang agak lelah..tapi insya Allah tetap semangat. Karena aku yakin bahwa Allah akan menolong hambanya yang menolong agamanya.

====================================================================

Ditemani jaket coklat bertuliskan “Muslim Negarawan” aku mulai melangkahkan kaki menuju kos akhina legi gunawan, dijalan gunung sumbing. Pagi hari yang dingin dan sedikit berkabut itu, kulihat ruas-ruas jalan kampus dan HR. Boenyamin tampak lenggang dari hilir mudik kendaran bermotor. Kutarik nafas sedalam-dalamnya lalu kuhembuskan berbarengan dengan kalimat tasbih, subhanallah…alhamdulillah dipagi hari ini aku masih bisa merasakan nikmat dan karunia-Mu.

Bersambung….