MESKI, sebagai pendatang baru, kehadiran Budiman Sudjatmiko di PDI Perjuangan selalu diperhitungkan para politisi senior partai berlambang banteng itu. Selain dipercaya melakukan kaderisasi dan reidiologi, ia juga diminta Megawati dan Taufik Kiemas untuk mengembangkan PDI Perjuangan menjadi partai yang disenangi rakyat kecil dan buruh.

Berangkat dari situ, Budiman bersama teman-temanya memasukkan Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) sebagai sayap PDI Perjuangan. Sebagai sayap partai, Repdem menurut Budiman hanya menggarap kaum pekerja dan buruh agar dapat mennjadi kekuatan politik yang bisa menunjang kemajuan partai.

Maka, selasa 25 Maret 2008, di kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Repdem resmi menjadi sayap PDI Perjuangan. Pengukuhan Repdem jadi sayap partai diresmikan langsung oleh Ketua Umum DPP PDI Perjuangan. Megawati Soekarnoputri dalam satu upacara yang dihadiri ratusan pengurus partai dan simpatisan Repdem. Dalam sambutannya, Megawati mengajak jajaran Repdem berjuangan membesrkan PDI Perjuangan pada Pilpres 2009. Sesuai statusnya sebagai relawan, Repdem harus berjuang untuk membesarkan PDI Perjuangan tanpa pamrih.

Keinginan istri Taufik Kiemas itu langsung disambut oleh Budiman Sudjatmiko, Ketua Umum Repdem. “Bagi Repdem, bergabung dengan PDI Perjuangan merupakan pilihan yang rasionalitas, hingga cita-cita perjuangan aktivis Repdem tidak hanya sebatas angan-angan tapi memiliki kendaraan partai untuk mewujudkannya. Pilihan Repdem bergabung ke PDI Perjuangan, karena sesuai dengan misi dan idiologinya, yakni pancasila, dan mewujudkan karakter bangsa sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, Proklamasi Kemerdekaan RI, dan Pembukaan UUD 1945,” kata Budiman Sidjatmiko.

Budiman menambahkan, “Repdem merupakan kumpulan para aktivis kaum muda Anti Orde Baru yang bertekad berjuang melalui PDI Perjuangan memenangkan Pilpres dan Pemilu Legislatif 2009, hingga tujuan mewujudkan kesejahteraan rakyat akan tercapai”

Repdem Dideklarasikan 52 Aktivis pada 3 Desember 2004. Pertengahan 2005, secara individual pengurus Repdem diterima Megawati, dan diberi jaket PDI Perjuangan. Sejak itu, hubungan Repdem dengan PDI Perjuangan kian dekat, hingga terjalin hubungan resmi.

“Militansi PDI-P ada ditangan Budiman Sudjatmiko”.

Faisyal Bintang, Majalah Biografi Politik. Edisi Khusus -Satu Abad kebangkitan Nasional-. Vol. 1, No.2. Mei 2008. Dengan Bahasan Utama : ”Mengungkap Rahasia PKS”. Bukunya murah kok, cuma 99 ribu.

==========

Catatan Agus :

Untuk apa Ibu Hj. Megawati Soekarno Putri ingin maju mencalonkan diri menjadi presiden lagi?? Bukankah sewaktu menjadi presiden sudah sangat jelas terlihat kinerja yang telah dilakukan??

Lebih baik Bu Mega tetap menjadi Guru Bangsa saja” yang memiliki tugas sangat mulia, sekaligus ladang amal dan pahala. Biarlah generasi muda saja yang maju untuk memimpin bangsa ini (Indonesia Tercinta). Ibu Megawati cukup Mendoakan, Menasehati dan Memberikan saran serta masukan. Tidak usah menjadi Presiden. Merdeka..!!!

Sudah saatnya yang muda maju untuk memimpin bangsa ini.

Dengan alasan apa Repdem bergabung dengan PDI-P?? Apa seperti yang disampaikan oleh Pak Budiman diatas?? i dont think so!!

Apakah Repdem dan PDI-P benar2 berjuang untuk Rakyat?? i dont think so!!

Saat ini wilayah kerja Repdem sudah masuk tahap Universitas, tidak lagi pekerja dan buruh saja (inimah mungkin jaman baheula kali ya!! pekerja dan buruh digarap..moga-moga aja bener, amiin) termasuk UNSOED (dan Universitas2 lain di Indonesia). Melalui Mahasiswa, Repdem berperan untuk mengiringi/mendampingi Megawati maju pada Pilpres 2009. (Ya..semacem tim succes lah..).

Gimana gak mau gabung?? 2.000.000,- sebulan Bo..!! perorang lagi, gak rame2..huhuii..

(Tinggal ungkang2 kaki doank, sambil ngisep rokok..).

Mudah-mudahan aja Motivasinya Repdem bukan BERJUANG (Beras, baJu dan uaNg), seperti yang di ungkapkan oleh teman HMI saya (temen saya ini udah ‘gak demen n ‘gak selera lagi ama politik kampus. Lebih tertarik ama politik partai. Sambil bercanda ane iseng nanya : “Berarti mas sekarang jadi pengurus PDI-P Banyumas yach?? Tim sukses Megawati dong?? (setelah lama ngobrol..).” Dijawab ma dia : “Saya udah gak tertarik lagi ama PDI Perjuangan, saya mau jadi pengurus PDP aja”. Dengan sedikit kaget ane tanya lagi: “Loh..Emang kenapa mas??”. Dia jawab : “Megawati udah gak keliatan lagi mutu dan kualitasnya, saya udah males..”.

-Perbincangan disore hari ketika ane lagi Observasi mencari tempat yang paling tuinggi di Purwokerto Utara, untuk ngibarin bendera PKS Ukuran 3×4 meter- (Punya yang lebih besar lagi???🙂