13 Tanggapan to “Komentar ane”

  1. Har_D Says:

    Assalmu’alaikum,,
    Giman kabr antum akh???
    Kapan rencana balik kePWT???

  2. mujahidallah Says:

    Wa’alaikumussalam,

    Alhamdulillah ane lagi sakit akhi..lagi meriang ni akh.

    Udah 2 hari ini ane pake jaket, dari mulai hari sabtu tagl 31 februari sakitnya.

    Di Bekasi lagi mulai musim hujan..sebelum ane pukang aja ternyata Rumah ane Kebanjiran.

    Wa antum, kaefahal akh?

  3. fajar Says:

    - Saudaraku pada waktu kita di internet kita biasa menghabiskan waktu untuk chatting, browsing, game dll, tapi pernahkah kita berfikir untuk menjadikan internet ini sebagai media dakwah, kita di perintahkan untuk berdakwah, untuk orang islam atau non islam.
    dibawah ini adalah contoh surat Rasul dalam terjemahan Bahasa Indonesia dan Inggris, yang di dalamnya berisi ayat Alquran dan hadist yang dikirim kepada raja raja,apabila kita ingin menyampaikan harus sesuai dengan tuntunan, jadi jangan sampai mengubah/mengurangi/menambah isinya.

    - kita bisa kirimkan kepada orang non muslim dimanapun mereka dengan memasuki email mereka dengan sopan, seperti tuntunan rasul pada surat tersebut dengan memberikan salam sejahtera kepada mereka.

    - copy paste surat rasul tersebut dan sent ke mail mereka, agar mereka membaca surat rasul tentang ajakan masuk islam, tanggapan mereka akan bermacam macam ada yang menerima, ada yang membantah, menghina dll,

    - Dalam Alquran kita dilarang untuk menghina sembahan mereka karena mereka akan membalasnya lebih besar tanpa kita ketahui

    - Tugas kita hanyalah berkewajiban menyampaikan ilmu saja, mengenai Hidayah itu urusan Allah SWT, kalau mereka menghina, kita diperintahkan untuk memafkan dan jangan membalas, seperti di dalam Alquran kita dilarang untuk mengina sembahan mereka, kalau mereka tertarik untuk mempelajari Islam kita bisa anjurkan untuk mendownload website – website islam di internet, kalau mereka bertanya dan kita tidak bisa menjawabnya kita serahkan kepada ahlinya kepada guru agama kemudian kita sampaikan pertanyaan mereka.

    - Dalam menjalankan ini harus bersungguh sungguh jangan melibatkan marah, kalau kamu tidak sanggup menahan marah lebih baik tidak menyampaikan surat rasul ini.
    -Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam mengatakan, “Orang yang paling dibenci oleh Allah adalah orang yang suka bertengkar lagi keji ucapannya.”(Al Bukhari dan Muslim).

    -seperti yang saya katakan kemungkinan bisa terjadi, mereka bisa menerima, membantah, menghina dll. dan dalam Alquran kita dilarang untuk menghina sembahan mereka walaupun mereka menghina kita dan kita di perintahkan untuk memafkan.

    - Beri tahu maksud tujuan kita bahwa kita tidak bermaksud buruk kita hanyalah menyampaikan ilmu yang di tuntunkan oleh nabi kami dengan mengirimkan surat kepada orang non muslim.

    Dibawah ini adalah contoh surat rasul, semoga Allah SWT meridoi kita . Amin

    Berikut ini surat tersebut dalam terjemahan Indonesia:

    * Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Pemurah, dari
    Muhammad, Rasulullah, untuk Heraklius, Penguasa Romawi. Salam sejahtera semoga
    selalu terlimpah kepada orang-orang yang mau mengikuti kebenaran. Sesungguhnya
    aku bermaksud mengajakmu memeluk Islam. Masuklah Islam, niscaya kamu akan
    selamat. Masuklah Islam niscaya Allah akan menganugerahimu dua pahala sekaligus.
    Jika kamu berpaling dari ajakan yang mulia ini, maka kamu akan menanggung dosa
    seluruh pengikutmu. Wahai Ahli Kitab, marilah kepada suatu kalimat ketetapan
    yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah
    kecuali Allah dan tidak kita mempersekutukan Dia dengan sesuatu pun
    dan tidak
    pula sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai Tuhan selain daripada
    Allah. Jika mereka berpaling maka kataka! ! nlah kepada mereka: Saksikanlah,
    bahwa kami adalah orang-orang yang menyerahkan diri kepada Allah) (QS Ali Imran
    : 64).” Diriwayatkan dalam hadist sahih Imam Muslim 3322.

    * Bismillaahir Rahmaanir Rahiim

    Dari Muhammad Rasulullah saw. kepada Najasyi Ash-ham raja Habasyah

    Salam sejahtera bagimu

    Aku memuji engkau kepada Allah Yang Maha Suci lagi Perkasa, dan aku bersaksi
    bahwa Isa a.s. adalah ruh Allah dan kalimah-Nya yang dicampakkan kepada Mariam
    seorang perawan suci, bersih, dan terjaga. Mariam mengandung Isa a.s. Kemudian
    Allah menciptakan Isa a.s. dari ruh-Nya dan ditiupkan-Nya ruh itu (ke dalam
    jasadnya) sebagaimana Adam a.s. yang diciptakan Allah langsung dengan Tangan-Nya
    dan ditiupkan-Nya ruh (ke dalam tubuhnya). Kini aku mengajak engkau
    (untuk
    menyembah) Allah Yang Maha Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya dan terus-menerus
    mentaati-Nya serta mengikuti aku. Juga engkau mempercayaiku dan ajaran-ajaran
    yang diturunkan-Nya padaku bahwa aku adalah utusan-Nya. Aku telah mengutus
    kepadamu keponakanku yang bernama Ja’far bersama serombongan kaum muslimin.
    Apabila mereka telah sampai ke hadapanmu, maka layanilah mereka sebaik-baiknya
    dan tinggalkanlah kesombongan. Aku mengajak engkau dan seluruh tentaramu kepada
    (agama) Allah. Sungguh telah aku sampaikan risalah dan nasihatku, maka terimalah
    ajakan dan nasihatku ini!”

    Salam sejahtera bagi siapa saja yang mengikuti hidayah

    * surat Rosulullah SAW. kepada Kisra, melalui jalan Ibnu Ishaq yang
    isinya; Dengan Menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha
    Penyayang. Dari Muhammad utusan Allah untuk Kisra Penguasa Persia!
    Keselamatan bagi orang yang mengikuti petunjuk, beriman kepada Allah
    dan
    Rosul-Nya, bersaksi tiada Tuhan kecuali Allah semata yang tiada
    sekutu bagi-Nya dan Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya. Aku ajak
    kamu dengan ajakan Allah, aku utusan Allah untuk seluruh manusia,
    supaya aku memberi peringatan orang yang hidup dan berkata benar kepada
    orang-orang kafir. Jika mau masuk Islam kau selamat, dan jika enggan
    maka kau menanggung dosa orang-orang Majusi.

    Berikut ini surat rasul dalam bahasa inggris:
    * in the lifetime of Rasulullah SAW there were two kings of Abyssinia. The name of the first was As-hamah who accepted Islam. The Muslims had migrated to Abyssinia under his rule. At that time he had not yet accepted Islam.

    Rasulullah SAW sent a letter to the second Najaashi with ‘Amr bin Umayyah Damri RA.

    The contents of the letter reads as follows:

    “In the Name of Allah, the Most Beneficent the Most Merciful. From Muhammad, the Messenger of Allah to Najaashi, the king of Abyssinia. You love peace. I convey to you the praises of that Allah, besides whom there is none worthy of worship. He is the King, and is free from all faults. He is free from all shortcomings (or the creation is safe from His oppression). He grants peace; He guards (He saves the creation from all calamities); And I bear witness that Isa Alayhis Salam is one of Allah’s Ruhs, and was the Kalimah of Allah which was sent to the pure, clean and virgin Maryam, thus she conceived. Allah Ta’aala created Isa Alayhis Salam from one of his special ruh’s, and put life into him, as he had created Adam Alayhis Salaam with His hands (without a father or a mother). I call you towards the worship of the One Who is alone and has no partner and call you to assist in obeying His commands. I invite you to accept Imaan (faith), and follow the Shari’ah with which I am sent. Without doubt I am the Messenger of Allah. I invite you and your army towards Allah. I have conveyed the truth to you and have advised you. Accept my advice. Peace be on the one who follows the right path.”

    After the death of this Najaashi, another Najaashi was crowned as a ruler.

    Another letter was written to him which read as follows:

    “This letter is from Allah’s Nabi SAW to the, Najaashi, great (ruler) of Abyssinia. Peace be on the one that follows the straight path, and reposes his faith in Allah and His Rasul, and bears witness that none is worthy of worship save Allah; He is One; He has no partners nor any wife, nor any child; And also bears witness that Muhammad SAW is His servant and Messenger. I invite you to the Kalimah (Laa ilaha illahah, Muhammadur Rasulullah) of Allah. Accept Islam and you shall remain in peace. Oh People of the Book, come to the word that is common between us and you, that we shall not worship anyone besides Allah, and we shall not make anyone from amongst ourselves a god besides Allah. And if they reject (Oh Muslims) then say to them, bear witness that we are Muslims (openly announce their imaan). If you do not accept my invitation (to Islam) and reject it, the sin of the Christians (as they are your followers) shall fall on you.”

    *The second letter mentioned in the hadith was sent to Qaysar (Ceasar), the king of the Romans. According to historians his name was Hiraql. This letter was sent through Dihyah Kalbi RA. Although the Qaysar did not accept Islam, he respected the letter and kept it safely. When Rasulullah SAW heard of this he said: ‘Kisra tore his country to pieces, and Qaysar guarded his’.

    The contents of the letter from Rasulullah SAW to the Qaysar were as follows:

    “In the Name of Allah, the Most Beneficent the Most Merciful From Muhammad, Allah’s servant and Messenger, to Hiraql, the great (ruler) of the Romans. Peace be upon the one that follows righteousness. After praise and salutations, I call you towards the Kalimah (Laa liaha illlallah Muhamamdur Rasulullah) of Islam. Accept Islam that you may live in peace. Allah will grant you a double reward, (because the Ahlul-Kitaab will receive double reward if they accept Islam, as is mentioned in the Qur’an at the end of Surah Al-Hadid), and if you reject then the sin of the tillers of the land (farmers) who are under you, will be upon you. Oh People of the Book, come towards the kalimah, that is the same between us and you, and that is Tauhid (the oneness of Allah), that we shall not worship anyone besides Allah and shall not make any partner unto Him, and that we shall not make anyone from among ourselves a god besides Allah (like the monks and priests are made gods) and if they reject (Oh you Muslims) then say to them that bear witness that we are Muslims (we openly proclaim our religion and now you are responsible for yourselves). (Bukhari, I’laamus Saa’ileen.)

    * One letter was written to Kisra, which is the title of the kings of Persia. The name of this Kisra was Aparvez, who was the grandson of Naw-sherwaan. The contents of the letter to him were as follows:

    “In the Name of Allah, the Most Beneficent the Most Merciful From Muhammad, Allah’s Messenger, to the great ruler of Persia. Peace be upon the one who follows (accepts) righteousness and reposes a faith (Imaan) in Allah and His Rasul, and bears witness that none is to be worshipped besides Allah, Who has no partners and that Muhammad is His servant and Messenger. I call you towards Allah, for I am Allah’s true Messenger, who has been sent to the whole world to warn those whose hearts are alive (because they have a little understanding – as a man without sense is like a dead person), and complete the proof of Allah (Allah’s existence) to non-believers (so that they may not say on the Day of Qiyaamah that we did not know). Accept Islam so that you may live in peace. If you reject then the sin of all the fire-worshippers will be upon you, for they will be led astray by following you.”

  4. mujahidallah Says:

    Waiyyakum..

    QS. 25:63-66 Jazakumullah khoiron Katsiir..

    Ana tanya ma natum : emang ane ini lagi ngapain?? lagi nyanyi??

  5. sunflowermuslimah Says:

    assalamu’alaykum..

    yupz..keep istiqomah juga akh..

  6. blast.. Says:

    Bismillahi nahmaduhu wanusholli ‘ala rosulihil karim,Sesungguhnya Alloh SWT telah meletakkan kejayaan,kebahagiaan,kesuksesaan hidup di dunia yang sementara dan akhirat yang selama-lamanya hanya dalam amal agama yang sempurna,sebagaimana telah dicontohkan oleh baginda Rosululloh SAW.hidup-hidupkanlah Agama tp jangan mencari hidup dalam Agama!!
    afwan,kalo ana salah mohon dikoreksi!!jazakalloh..

  7. hamba Allah Says:

    akhi.. kangen nih ma antum :)

  8. blast.. Says:

    kangen ma sapa???klo kangen sama saya,kejadian apa yg bikin anda kangen sama saya??apa pas ngerakit bom sama2 itu atau nembak tentara orang kafir??hehehehe….bercanda….

  9. mujahidallah Says:

    to hamba allah : waiyyakum akhi. salam smangatz selalu.

    to blast : salam kenal akhi..smoga blog ana bisa membawa manfaat bagi antum wa antuna.

    smoga allah slalu melindungi dan menjaga antum, amiin.


  10. SEMOGA ISTIQOMAH AKHI…. KAPAN NI BISA MAMPIR KE BKMI UNTAN????

  11. pradha Says:

    “Manusia seperti kawanan seratus unta, hampir-hampir tidak ada satu untu pun yang sanggup menanggung beban”

    banyak kader, tapi masih sedikit yang sangat peduli.
    untuk yang peduli, jangan berhenti
    PERBAIKI DIRI & TERUS BERBUAT LAGI

    salam kenal ^_^
    ttp istiqomah akhi…

  12. FhaFha Says:

    menurut ana, lagu ini bagus. Gag cengeng. Ini bentuk rasa tawakaL kita kepada Allah. Ketika kita terkena musibah, kita harus mengembalikan smuanya sama yang diatas. Ne lagu juga gag lebay ato apalah! Nada dan liriknya juga bagus. Sangat menyentuh. Tapi tnggL gmna org mengartikannya aja. Klo orgnya lebay ya mikirnya bisa maCm2. kLo msLh nggLn shoLt gara2 ndengerin lagu, itu jg kmbLi ke individunya. Ada juga yg ndengerin lagu2 jihad di jalan Allah dsb tp saking menikmatinya smpe telt sholt. Jd kmbLi ke orgnya aja…

  13. PutRi Says:

    Sukses selalu,,,

Tinggalkan Balasan