
Politik Islam = Advokasi fungsi dan penerapan nilai-nilai keislaman (Syariah Islam), Bukan Orientasi Kekuasaan Semata.
Jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu
Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..
dari seorang teman*










4 Februari 2009 at 11:31
Assalamualikum !!!!!!!!
Dah sehat bang dari sakitnya……????
_TAKKAN SURUT WALAU
SELANGKAH_
15 Februari 2009 at 19:49
ayo dong kita diskusi…..
coba sekarang kita diskusi ttg arfimatif action???
gmn tanggapan tmn2…
22 Februari 2009 at 20:55
saya belum tertarik tuh?? nanti ana posting wacana ana di Forum Diskusi ini.
Syukron
2 Maret 2009 at 20:19
ane mau tanya, apakah PKS dasar partainya Al-Qur’an dan As-Sunnah atau PAncasila? nuwun…
3 Maret 2009 at 21:16
Hahahaha..jika saja qiyadah2 diPKS membaca pertanyaan antum ini. Mungkin beliau akan tersenyum simpul sambil berkata dalam hati :
“Akhi…akhi…belajar yang rajin yah agar kelak antum menjadi miniatur bangunan dakwah”
Pertanyaan sederhana dari ana :
antum mengerti isi pancasila?
4 Maret 2009 at 10:09
soale ane baca AD/ART PKS ko dasarnya Pancasila. bukannya PKS itu mengaku partai Islam apalagi partai dakwah. kok dasarnya bukan ISlam. berarti itu berhukum dengan hukum selain Islam dong. bagaimana dengan ayat :Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zhalim.” (Al-Maa’idah: 45)Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik[QS:5:47]. Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ?
(QS:5:50)
trus dimana komitmen PKS?
pertanyaan sederhana : apakah dalam Islam disyari’atkan demokrasi?
4 Maret 2009 at 10:38
wah..wah ane jg pingin tersenyum. masak isi pancasila aja tanya..)
wah emg benar ni mas rofiq, PKS daarnya bukan Islam ? apa cuma taktik biar bisa merangkul semua kalangan?
oya, ane lihat iklan PKS di TV, bintang iklannya cewek ga’ berjilbab. naudzubillah…! aduh om kok gitu sich. bukankah membuka aurat itu kemungkaran dan bukankah PKS partai dakwah? kenapa bintang iklannya ga’ di dakwahi dulu agar memakai jilbab, malah membiarkan kemungkaran.. belum pemilu aja sudah menghalalkan cara gitu,bagaimana kalo menang nanti ya?
gmn pendapat antum semua klo ada yg mengaku bersih? ya paling dikatain sombong, takabur,sok suci. nah lo ada partai yg mengaku2 bersih lo? apa kalo kita bersih harus diumumkan biar tahu semua? wah awas lo bahaya riya’!
6 Maret 2009 at 00:02
mbok ya nda usah pake banyak nama begitu. satu saja sudah cukup!! ane gak kewalahan Kok baca pertanyaan antum.
bukan masalah ana nda ngerti pancasila akhi. Justru ana tidak yakin antum sudah faham dengan pancasila itu sendiri.
6 Maret 2009 at 00:20
face to face ma ana aja, mau gak?? ente masih terlalu awal diskusi model beginian. ana jadi males nanggepin.apalagi ngomongin PKS ama bukan kader.tambah males yakin.
misalnya gini : Mahad Ihya sunnah melakukan bakti sosial dan sunatan massal. Eh..tiba2 diaku aku ama misionaris gereja?? antum mau gimana??
Ini lembaga akhi, washilahnya bentuknya partai, ada sesuatu yang kita tawarkan. apakah ketika para rasul mengatakan harus beriman kepada alquran lantas dikatakan riya?? kan nggak!!
ana tanya sama antum : saat ini siapa yang berhukum dengan hukum islam?
Apakah PKS harus :
Iniloh..kita ingin menegakkan khilafah, ini loh draf undang undang syariah yang kita buat..iniloh..iniloh..iniloh..
cerdas dikit kenapa? pemikiran ente sempit amat!!
sekarang jika kasusnya sudah seperti saudara ana diNTB (salafi-red). Antum mau ngomong apa? Jika orang sudah bawa golok kerumah antum, antum bisa apa? mau pake dalil? sok atuh!
tapi..bukankah dakwah itu bil hikmah?
6 Maret 2009 at 10:30
Saya belum jelas betul visi misi PKS. Yang saya dengar dibalik program umumnya partai politik seperti kesejahteraan rakyat dst…dst…, PKS punya agenda jangka panjang tersembunyi menjadikan Indonesia negara Islam militan seperti DI/TII/Taliban Afganistan, benarkah?
Mahatir pernah mengatakan ketika diserang partai Islam garis keras/militan di malaysia, pada kenyataannya tidak ada partai Islam semua adalah partai politik, yang ada adalah partai politik yang mengusung Islam untuk tujuan politiknya, benarkah?
6 Maret 2009 at 14:29
sptnya mmg pks ada hidden agenda, ketika soal sensitif itu ditanyakan dlm talk show tv, jawabnya muter2, gak berani jawab ya ato tdk.
7 Maret 2009 at 12:36
ya emg krn siapa dibalik PKS? siapa lg kalo bukan Ikhwanul muslimin..
silahkan cari tahu track record IM di Aljazair, Mesir, Palestina. .
tidak semua orang PKS tahu kalo mereka diarahkan ke IM, dan tidak semua yg simpatisan IM tahu, organisasi IM di Indonesia sesungguhnya.siapa keyuanya, dan model gerakanya.
12 Maret 2009 at 06:28
Demokrasi Vs Islam (bagian -1)
1. dlm demokrasi yg diambil adl suara terbanyak, jika sebuah negri mayoritas ahli maksiat, ya yg menang ahli maksiat.dlm Islam yg dipake adalah kebenaran walau sedikit.
2. demokrasi pake voting, duduk bersama orang kafir.Islam pake musyawaroh ulama Ahlul hilly wal aqdi (syuro).
3. demokrasi,suara 1pelacur sama dengan suara 1 ulama. suara orang awam buta huruf sama dengan suara prifesor.
4. demokrasi, melahirkan hizb-hizb, partai partai yg memecah belah kaum muslimin. islam melarang bergolong-golong,berpecahbelah.
(bersambung, insya Allah)
13 Maret 2009 at 15:44
1. Kenapa dakwah yg tujuan sejatinya mulia krn kita kasihan orang jangan sampai masuk neraka, berubah jadi nafsu dapat pengikut untuk unjuk kekuatan dan kemenangan.
2. Sejatinya tidak ada partai Islam semua adalah partai politik, yang ada partai politik yang menggunakan fanateisme Islam untuk tujuan politiknya.
3. Arab Saudi negri asalnya Islam sj tidak militan, yang militan
itu revolusi iran, taliban , hamas, al-qaeda. Bisa jadi Saudi kalau tdk disatpamin AS mungkin rajanya sudah digulingkan kelompok militan. Harusnya umat Muslim yg cinta perdamaian bertrimakasih ke Satpamnya karena tanah suci-nya aman/stabil sehingga bisa beribadah ke tanah suci dengan aman nyaman.
4.Idealism is good but Realistic is a MUST. Keseimbangan antara ya nasionalis ya agamis itulah yang paling realistis, sepanjang tetap tauhid, tidak melanggar/merugikan hak lain. Untuk itu mari Kita dukung terus (SBY dg demokratnya)… Lanjutkan.
13 Maret 2009 at 20:46
to Putra Indonesia :
Ada ada saja. but its oke.
1. Kemenangan itu keharusan karena ada ssuatu yang diperjuangkan, jika tidak menang..yang mending bubar aja toh? nda usah capecape.
2. Tidak ada negara islam.
3. Hahaha..ada2 saja dirimu ini. Emang yang militan itu mau ngapain?
4. SBY : Sorry Banget Yach!! Byebye..
13 Maret 2009 at 20:51
to wawan dan bam : visi misi sudah jelas, anda cari saja, dan baca!! masalah hidden agenda, menurut saya PKS itu sudah terbuka. Siapa saja bisa tau, difahami lagi saja kira kira gimana.
13 Maret 2009 at 21:13
to syauqi :
Dr. Yusuf AlQardhawi Pernah mengatakan :
“smoga kebangkitan islam itu berawal dari Indonesia”
Menurut ana, Ikhwanul Muslimin itu luar biasa, Hanya tentara2 Ikhwan saja yang bisa mengalahkan Yahudi laknatullah. Imam Asy Syahid Hasan Albanna itu Bukan ahli hadits dan tafsir, tetapi beliau ahli Organisasi dan Ahli Politik.
PKS banyak mendapatkan pelajaran yang berharga dari sebuah Organisasi mendunia yang bernama: Al-Ikhwanul Muslimin.
1. Apakah kebenaran yang sedikit itu akan bisa diterima nantinya?? apakah antum ingin memberlakukan sisitem pemaksaan?? Gimana cara antum memahamkan masyarakat disekitar antum bahwa “sesuatu itu” adalah “sesuatu” pelanggaran syariat??
2. APA solusi dan kontribusi antum terhadap negara ini??
voting = bagian dari musyawarah. sebelum voting musyawarah dulu.diPKS ada yang dinamakan Majelis Syuro Partai.
3. Ente ngambil pemahaman orang barat itu.
4. Didoain dong..biar bersatu
Hahahahaha…
13 Maret 2009 at 21:26
Niihh..ane kasih tau deh… bedanya ulama ikhwan dengan ulama salaf Tentang Bid’ah dan Pengharaman suatu masalah :
Bedanya ulama salaf dan Ikhwan dalam masalah sholat dimasjid yang dibangun diatas kuburan. Kata ulama salaf dalam setiap Kajiannya : “Hadza harom..qola rasulullah..qola ibnu abbas..”,”Kullu bidatin dholallah, wakullu dholalatin finnar..”,,”Hadza harom..”. SELESAI. Kalo ulama Ikhwan mereka memahami, bersilaturrahim dengan masyarakat sekitar dan bermukim beberapa bulan untuk menjadi guru dan melakukan pembinaan agar masyarakat ditempat itu menjadi faham. Setelah Masyarakat itu faham, maka beliau melanjutkan perjalanannya kembali. (Ini Kisah nyata seorang ulama Mesir yang langsung ceramah didepan muka ana dengan bahasa Arab campur Indonesia. Antum tau beliau itu siapa? Beliau adalah Murobbi Ust. Anis Matta, Lc)
Nyatalah bahwa dakwah salaf ITU butuh tadrib. Beramal dialam nyata, kalo belum ngerti..bisa tholabul ‘ilmi dengan Hasan Albanna.
20 Maret 2009 at 21:56
Sorry Banget Yach, wah kaya lupa dulu PKS pernah jadi pendukung SBY sampai dikasih 3 kursi mentri, skrg sudah besar lupa ma babe..
apa yg dibanggakan dari IM yg pendiri dan tokohnya g jelas akidahnya, IM pun didalamnya menyatukan berbagai akidah (ada sufi,syi’ah, asyariyah, kuburiyun, dll)
Mushthafa As Siba’i, Al Mursyidu Al ‘Am dari Ikhwanul Muslimin dari Syiria pernah menggubah qashidah yang dibacakannya di kuburan Nabi. Yang di antara bait-baitnya adalah :
“Wahai tuanku, wahai kekasih Allah. Aku datang diambang pintu kediamanmu mengadukan kesusahanku karena sakit. Wahai tuanku, telah berlarut rasa sakit dibadanku. Karena sangat sakitnya, akupun tak dapat mengantuk maupun tidur…..” (Lihat Al Waqafat halaman 21-22).
Sayyid Quthub pun memiliki aqidah wihdatul wujud (bersatunya hamba dengan Allah). Dia berkata dalam kitabnya Dzilalu Al Qur’an jilid 6 hal-4002 : “Hakekat yang ada adalah wujud yang satu. Maka di alam ini tidak ada yang hakekat kecuali hakekat Allah. Dan di sana tidak ada wujud yang hakiki kecuali wujud-Nya. Perwujudan selain Allah hanyalah sebagai perwujudan yang bersumber dari perwujudan yang hakiki itu.”
ia jg mengatakan (dlm ma’rakahal-islam wa Ar-Ra’samaliyah hal61) bahwa Islam adalah perpaduan antara Kriten dan komunis.
qordhowi mengatakan (dalam Alhala wal haram hal:327 maka antara ahlikitab dan kaum muslimin dijembatani oleh kasih sayang dan kekerabtan. jg ia mengatakan :Kita telah mengetahui bahwa kehidupan Islam seperti ini telah berhenti sejak lama di seluruh permukaan bumi. Dan keberadaan Islam pun telah berhenti … .” (lihat ia telah mengkafirkan kaum muslimin)
masih banyak ucapan tokoh IM yg jika kita pahami, telah keluar dari manhaj yg benar.
20 Maret 2009 at 22:15
PAK HASAN ALBANA
ana dulu sama seperti antm, ikut harokah, dan antm adik kelas ana lumayan jauh. tp ana menemukan berbagai penyimpangan di harokah, dan alhamdulillah Allah memberiku hidayah untuk kembali kepada manhaj para sahabat.dl ana heran kenapa ikhwan harokah sangat fanatik dg tokoh2 IM sampai2 foto hasan albana dipasang di kamda (apa g takut malaikat rahmat g mau masuk?)dl ana jg membanyangkan hasan albana bersorban, pakai jubah. eh ternyata pake dasi dan berjas, mirip sekali dg orang amerika.
yg parah lagi dan ini diikuti antm, mereka menyebut hasan albana dg imam syahid. darimanakah julukan ini? orang yg dikatakan syahid berarti dia pasti masuk surga. dan kita tidak boleh mengatakan sifulan masuk surga, sifulan masuk neraka tanpa dalil dr Al-Qur’an dan Sunnah.karena itu mendahului Allah SWT. ingat cerita 2 orang yg 1 ahli ibadah mengatakan pada pelaku maksiat bahwa Allah tidak akan mengampunimu, maka Allah marah dan mengapuni ahli maksiat dan memasukkan ahli ibadah tsb ke neraka, karena ia lancang mendahului Allah SWT. kita boleh mengatakan sifulan ahli surga atau ia dineraka jika tlh dikabarkan Nabi SAW seperti 10 orang sahabat yg dijamin surga dan abu tholib yg dineraka. selain itu maka jika ada orang meninggal dan ia memperjuangkan islam, bukan berarti kita langsung katakan dia masuk surga (syahid), kita katakan “MUDAH-MUDAHAN” ia masuk surga (syahiD).apalagi dikatakan IMAM SYAHID?? klo julukan imam syahid syar’i maka umar bin khotob lebih berhak mendapatannya atau hamzah ra. bahkan dalam suatu riwayat Nabi SAW dikhir hayatnya masih merasakan sakit karena racun wanita yahudi shingga Ibnu qoyim mengatakan Nabi syahid karenanya. maka sipakah yg berhak mendapat julukuan imam syahid, Nabi SAW atau pak hasan albana ?
ana salut antum jujur mngakui hasan alaban bukan ahli hadits dan tafsir, tapi politisi (yg mengambil manhajnya plato dan aristoteles-demokrasi) sehingga wajar jika ia sering salah dlam memahami Islam. maka kenapa kita kita tidak kembali kepada ulama ahli hadits?ulama salaf ketika ditanya siapakah toifah almansurah mereka menjawab: Ibnu Mubarak berkata, “Menurutku, mereka adalah ashhabul hadits (para ahli hadits).”
Imam Al Bukhari menjelaskan, “Menurut Ali bin Madini mereka adalah ashhabul hadits.”
Imam Ahmad bin Hambal berkata, “Jika golongan yang mendapat pertolongan itu bukan ashhabul hadits maka aku tidak mengetahui lagi siapa sebenarnya mereka.”
maka hendaknya yg menginginkan Islam yg murni kembali mengikuti manhaj ahli hadits
20 Maret 2009 at 22:25
ya ana doakan semoga kaum muslimin bersatu tapi dibawah Al-Quran dan As-Sunnah dan 1 bendera Islam dan 1 kholifah, bukan dibawah panji-panji/ bendera 2 partai yg pd hakikatnya mereka yg memecah kaum muslimin.dan mereka BANGGA DENGAN APA YG ADA DALAM PARTAINYA.(sampai2 baju koko untuk jum’atan ada logo partai. dan ana menyaksikan sendiri temen 1 kos ana dulu memasang stiker partai di mushaf. ya mgk krn fanatiknya.naudzubillah)
“Dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah. Yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan me-reka.” (Ar-Ruum: 31-32)
20 Maret 2009 at 22:50
antum tanya apa solusi dan kontribusi untuk negara ini? ana akan menjawab solusi dan kontribusi yg bisa kita lakukan untuk Islam dan kaum muslimin.
sesungguhnya kontribusi yg paling penting adalah yg langsung keakarnya. umat ini mengalami kemunduran sabagaimana kabar dari Nabi SAW bahwa umat ini akan seperti buih banjir, akan ada ruwaibidhoh, dakhon, dan tidak ada imam dan jama’ah muslimin. namun Nabi tidak cuma mengkabarkan tp jg memberi solusi.
dalam hadits Hudaifah disebutkan ketika menjumpai hal tsb, diperintahkan untuk meninggalkan semua firqoh yg ada.
dalam hadits irbat bin sariyah dikatakan akan terjadi perselisihan yg banyak, mk diperintahkan untuk memegang sunnah Nabi dan sahabat dan mengigitnya dengan geraham, dan menjauhi perkara bid’ah.
“Apabila kamu melakukan jual beli dengan sistem ‘iinah (salah satu bentuk riba’), menjadikan dirimu berada di belakang ekor sapi, ridha dengan cocok tanam dan meninggalkan jihad, niscaya Allah akan menjadikan kamu dikuasai oleh kehinaan, Allah tidak akan mencabut kehinaan itu dari dirimu sebelum kamu rujuk (kembali) kepada dien kamu”. (Hadist Shahih riwayat Abu Dawud).
maka masalah yg penting dan mendaasr saat ini bukanlah perekonomian, kekuasaan dll, tapi kejahilan yg menyebar didlam tubuh kaum muslimin. kaum muslimin dicabut izahnya krena mereka meninggalkan agamanya. kesyirikan tumbuh subur dinegri ini, bidahpun sudah mendarah daging, dan muncul bermacam firqoh dholal.maka kita mulai dengan membersihkan akidah kaum muslimin dari berbagai bentuk penyimpangan akidah, kita ajarkan mereka untuk kembali kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan pemahaman para sahabat.ajarkan sholat yg benar, puasa yg benar, jihad yg benar, siyasah yg benar, terus, terus dan terus. jika kaum muslimin sudah kembali kpd agamanya mka Insya Allah pertolongann-Nya akan turun, akan dibukakan barokah dari langit dan bumi, dengan syarat penduduk negeri itu bertaqwa kpd Allah SWT.
ini bukanlah tugas ringan, ini berat, namun kita hanya wajib berusaha dg cara yg syar’i, hasilnya kita serahkan pada Allah.
ana berharap besar pada antum…
20 Maret 2009 at 23:04
afwan menurut pengertian antum, salaf itu apa? klo antum mengatakan ulama salaf yg dimaksud itu siapa?
tp dr tulisan antm, semakin jelas bahwa ulama ikhwan tidak mengambil Qolalloh, qolla rosul qola sahabat, tapi menurutku, menurut hasan albana, menurut sayid qutub, menurut qordhowi, kadang menurut aa gym.
emg kenapa jika itu murabinya Anis matta? wong tokoh2 IM banyak yg kuburiyun.
dl ada seorang ustadz yg tidak pernah sholat dimasjid dkt rumahnya, dia tetangga
presiden PKS yg dl, sang presiden bertanya, kenapa ustadz tidak sholat di masjid itu? ustadz td menjawab, kan ada kuburannya. presiden tsb berkata, kan ga apa-apa???? lalu ustadz tadi bilang di pengajian orang sepeti ini mau mentarbiyah umat? berapa banyak nanti kuburan yg jadi masjid??.
masak tolabul ilmi sama hasan albana, wong dia sufi hashafiyah, bukan ahli tafsir apalagi ahli hadits. Sorry Banget Yach
20 Maret 2009 at 23:11
# Mungkinkah orang yg memulyakan sahabat bisa bergandengan mesra dengan yg mencaci bahkan mengkafirkan sahabat?
# mungkinkah orang yg mengimani Al-Qur’an terjaga, berwala dg yg mengatakan Al-Quran telah dirubah oleh para sahabat, dan nanti akan datang imam mereka membawa kitan lain 4 kali tebalnya.
# mungkinkah orang yg mengimani bahwa tidak ada yg maksum kecuali para Nabi, bersahabat dengan yg mengatakan Imam mereka maksum dan mengetahui yg ghaib,serta derajatnya melebihi para Nabi
20 Maret 2009 at 23:44
LIqo’, gerakan bawah tanah ala MLM..
21 Maret 2009 at 22:12
hemm..menarik..
1. ana sepakat dengan antum.
2. ana belum menemukan orang2 yang dengan cerdas melakukan dakwahnya.
3. setiap kita tidak bodoh. dalam alquran dan sunnah-pun sudah jelas permasalahan ummat ini apa.
4. bagi ana, tidak ada permasalahan yang dimarhalahkan. jika memang itu masalah..maka kita wajib menyelesaikannya.
baik itu aqidah, ekonomi, politik dan pemerintahan. bukan begitu?
5. bagaimana kita menjelaskan sunnah kepada masyarakat yang antum anggap jahil itu? tentulah dengan jalan yang ahsan dan hikmah ['ilmu]. Bukan menghakimi, memvonis dan menitervensi.
6. islam itu syumul akhi..tidak hanya pembahasan satu hal saja.
7. menarik..”Kembali kepada alquran dan sunnah dengan pemahaman para shohabat”.
apa nda kebalik??
8. “generasi terbaik adalah setelahku..setelahku..”. menurut ana : shohabatpun bisa dijadikan teladan.
menarik..siyasah yang benar. gimana akhi?
21 Maret 2009 at 22:33
ehem..ehem..sepertinya terlalu mudah bagi antum menyimpulkan sesuatu.
salaf : “orang yang mejaga lisannya dari kedua rahangnya, dan menjaga langkahnya dari kedua kakinya”.
nda perlu banyak tanya tentang ma’na salaf-lah. search google, beres.
ana nda nyatet namanya siapa. afwan. gampangnya gini:apa yang dilakukan ulama salaf, pasti ditiru oleh antum.
antum : “Berapa banyak nanti kuburan yang jadi masjid??”
ana saya : PKS tidak pernah bikin masjid yang dibangun diatasnya kuburan.
masalah ustadz antum dan presiden, ana ga berani komentar cz sanad beritanya tidak shohih. bisa benar. tapi jika salah? fitnah namanya.ana juga tidak tau masjid mana karena tidak datang langsung kelokasi.so..afwan.
apakah membina masyarakat untuk tidak sholat yang diatasnya dibangun kuburan menyalahi sunnah?
apakah tranformasi alquran dan sunnah itu hanya dengan kajian?lalu yang lain bid’ah?
21 Maret 2009 at 22:37
hemm..yang bersahabat itu sopo toh? dalam hal opo toh? yang mengatakan itu sopo toh? imam yang ma’shum itu sopo toh?
21 Maret 2009 at 22:56
Bagaimana dengan Rasulullah dan para shohabat??
23 Maret 2009 at 07:48
Di antara mereka ada yang memulai dakwahnya dengan perbaikan akhlaq dan penyucian hati. ada jg yg memulai dengan perbaikan ekonomi umat, yang lainnya melalui jalur politik.seandainya kekuasaan adl tujuan dakwah, tentu Nabi SAW tidak menolak ketika ditawari kekuasaan olh musyrikin quraisy. Kalau seandainya dakwah harus dimulai lewat jalur politik, lalu mengapa ketika Fir?aun dan bala tentaranya mati di laut, Nabi Musa tidak kembali ke Mesir untuk menjadi penguasa di sana? Bahkan, beliau tinggal di Gurun Sinai, tanpa daulah, tanpa kekuasaan, dan tanpa pemerintahan Ilahiyyah. waktu itu di makkah tjd multi krisis.namun beliau memulai dakwah dg tauhid dulu, selama 13 th beliau konsen pd tauhid, setelah tauhid kuat maka fase berikutnya adlh ukhuwah, mempersaudarakan muhajirin dan anshor, lalu fase berikutnya adalah persiapan. inilah marhalah dakwak Nabi SAW, memulai dg tauhid, membersihkan akidah. memulai dr yg terpenting dari yg penting.
(silahkan baca buku “cara Nabi berdakwah – Manhajul Anbiyaa’ fid Da’wati Ilallaah fihil Hikmah wal ‘Aql(bisa downlod sendiri) afwan ana belum tahu cara ngelink artikel/situs )
menjelaskan dg ahsan dan hikmah, ya setuju. dan pengertian hikmah adalah dengan ilmu sebagaimana perkataan Imam syafi’i : hikmah adalah Al-qur’an dan Sunnah. dakwah dengan hikmah yaitu dakwah sesuai dg Al-Qur’an dan As-sunnah
23 Maret 2009 at 07:55
afwan antm sll menuduh menghakimi, mvonis,intervensi. yg mana akh?
#26- 7 : maksudna kebalik kumaha atuh kang?
-8 : ketika ana menyebutkan kata sahabat, yg kumaksud adalah sahabat Nabi SAW. bukan sahabat antm. kayaknya antm g paham nih …
silahkan baca / download sendiri buku al-ahkam as-Sultaniyyah karya al-Imam Al-Mawardi, As-Siyasah As-Syar’iyyah karya Ibn Taimiyyah dan Abu Ya’la al-Musili dan At-Turuq al-Hukmiyyah karya Ibn Al-Qayyim
23 Maret 2009 at 09:29
apakah membina masyarakat untuk tidak sholat yang diatasnya dibangun kuburan menyalahi sunnah? (emg ana bilang gitu? alhamdulillah jika ia bisa mengajak masyarakat sekitar jadi berubah tidak sholat di masjid yg ada kuburnya, namun ketika masa kampanye sptini, pasti tdk mau menyinggung hal tsb, takut ditinggalkan massa.
apakah tranformasi alquran dan sunnah itu hanya dengan kajian?lalu yang lain bid’ah? (skali lg apa ana bilang spt itu?)
23 Maret 2009 at 09:32
tu kan antm belum paham apa itu salaf. ana jelasin dikit aja ya.
salaf scr bahasa : terdahulu. secara isltilah : orang-orang yg mendahului kita dalam ilmu, amal dan keimanan dimasa generasi pertama umat ini. Dan Nabi SAW adl salaf sbgmn perkataan beliau kpd Sayidah Fatimah radyillahu ‘anha :
“Artinya : Bertakwalah kepada Allah dan bersabarlah, sebaik-baik “As-Salaf” bagimu adalah Aku”.
generasi salafusholeh yaitu sahabat, tabi’in dan tabiut tabi’in.
jd ulama salaf, ya ulama dr kalangan sahabat tabi’in dan tabiut tabi’in. afwan ini ana beri contoh ulama salaf biar tidak salah faham.
dr tabiin: a’id bin Musayyab Urwah bin Zubair,Ali bin Husain Zainal Abidin, Muhammad Ibnul Hanafiyyah, Ubaidillah bin Abdullah bin Umar, Al Qasim bin Muhammad bin Muhammad bin abu bakar Ash Siddiq,Al Hasan Al Bashri, Muhammad bin Sirrin Umar bin Abdul Aziz ,Muhammad bin Syihab Az Zuhri dan lain lain Kemudian diantara tabi’ut tabi’in adalah :Imam Malik, Al Auza’I,Sufyan Ats Tsauri, Sufyan bin Uyainah, Ismail bin Ulayyah, Al Laits bin Sa’d, Abu Hanifah An Nu’man dll. Setelah tabiut tabi’in diantaranya :Abdullah ibnu mubarak, Waqi’ bin Jarrah, Imam Muhammad bin Idris Asy Syafi’I,, Abdurrahman bin Mahdi, Yahya bin Said Al Qattan, Affan bin Muslim dll. Imam Ahmad bin Hambal, Yahya bin Main, Ali Ibnul Madini Kemudian murid-murid mereka seperti :
Al Bukhari, Muslim, Abu Hatim,, Abu Zur’ah, Abu Dawud, At Tirmidzi, An Nasa’Idll. Setelah itu
Ibnu Jarir At Thabari, Ibnul Khuzaimah, Ad Daruquthni,Ibnul Abdil Barr,Abdul Ghani Al Maqdisi sdan Ibnul Qudamah, Ibnu Shalih,Ibnu Taimiyyah, Al Muzzi,Adz Dzahabi, Ibnu Katsir
Kemudian yang setelahnya yang mengikuti jejak mereka dalam berpegang dengan kitab dan sunnah sampai hari ini. Mereka itulah yang kita sebut dengan Ashabul Hadits.
la klo menghina ulama salaf berarti menghina sekian banyak ulama tsb diatas. ingat “darah ulama itu beracun”.. banyak yg tahu ulama salaf, tp tdk mau mempelajari akidah, dan manhaj mrk. andaikata kita mengikuti mereka, mengikuti akidah dan manhaj mereka dg baik, tentulah akan selamat.
kenapa kita lebih suka mengikuti ulama ikhwani, mengikuti akidah dan manhajnya? kenapa kita tidak belajar mengikuti ulma terdahulu yg sudah terpercaya?.sementara manhaj harokah adalah baru tidak dikenal oleh para sahabat Nabi SAW. y emg, krn IM sndiri adalah aliran baru yg tidak dikenal sebelumnya. cukuplah Nabi SAW dan para sahabat nabi SAW menjadi ushwah kita.
23 Maret 2009 at 13:38
(hemm..yang bersahabat itu sopo toh? dalam hal opo toh? yang mengatakan itu sopo toh? imam yang ma’shum itu sopo toh?)
wah kayaknya antm emg blm nyambung.. yg dimaksud sahabat ini adl sahabat Nabi SAW.
yg kumaksud, adl sunni dan syi’ah, masak gitu aja g tahu…?
so, ketahuilah bermacam-macam firqoh dan penyompangannya, agar kita selamat tidak mengikuti penyimpangan tsb. spt dlm hadits hudaifah.kadang banyak orang tdk sadar dlm dirinya tercampur bermacam paham, klo dulu jika mu’tazilah, ya mu’tazilah saja, namun sekarang dlm asma wa sifat dia asy sya’iroh, dlm takdir ia qodariyah, dlm akhlak sufi, dlm hub dg penguasa khowarij.
29 Maret 2009 at 20:52
Ambil contoh yg mudah, seandainya antum mengikuti salah 1 imam tsb diatas (ambil contoh imam Syafi’i), baik akidah dan manhajnya, tentulah itu lebih baik bagi antm daripada mengikuti ulama harokah yg akidah dan manhajnya tidak jelas.
dan sipapun yg mengikuti salafusholeh, baik ia mengaku atau tidak maka ia adalah seorang salafy. jika antm mengikuti manhaj sahabat maka antm adl salafy. sebaliknya jika ada yg mengaku salafy /ahlussunnah tp menyelisihi para salaf maka pengakuannya tertolak. salafy / ahlussunnah bukan nama kelompok, tidak ada pemimpin kelompok, symbol, dll. namun salafy adalah suatu penisbatan kepada manhajnya para salaf. Suatu penisbatan kpd yg maksum scr umum,karena sahabat telah di tazkiyah oleh Nabi SAW Sedangkan firqoh lain menisbatkan pada sesuatu yg tidak maksum.
Barang siapa yg menginginkan Islam yg murni yg belum tercampur kotoran syrik, Bid’ah dan penyimpangan lain maka maka ikutilah jejak salafussholeh yg telah mendahului kita ke jannah.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata: “Tidak ada kehinaan bagi siapa saja yang memperjuangkan mazhab salaf, menisbatkan diri kepadanya, bahkan wajib menerima yang demikian itu berdasar kesepakatan (para ulama), karena sesungguhnya mazhab salaf tidak lain kecuali kebenaran (Majmu’ Fataawaa Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah (IV/149).
mereka disebut ahlussunnah karena kuatnya berpegang dg sunnah dlm sgl sendi kehidupan shg ia mjd manusia asing, dan menjauhi bid’ah, disebut ahlul atsar krn berpegang pada atsar sahabat, disebutjuga thoifah almansurah, alfirqotunnajiyah, al-ghuroba (sebutan ini dari para imam).
banyak yg mengaku alussunnah, namun ahlussunnah bukan pengakuan tp pembuktian
PERINTAH MENGIKUTI MANHAJ SAHABAT:
“Aku wasiatkan padamu agar engkau bertakwa kepada Allah, patuh dan ta’at, sekalipun yang memerintahmu seorang budak Habsyi. Sebab barangsiapa hidup (lama) di antara kamu tentu akan menyaksikan perselisihan yang banyak. Karena itu, berpegang teguhlah pada sunnahku dan sunnah khulafa’ur rasyidin yang (mereka itu) mendapat petunjuk. Pegang teguhlah ia sekuat-kuatnya. (Dan hati-hatilah terhadap setiap perkara yang diada-adakan, karena semua perkara yang diada-adakan itu adalah bid’ah, sedang setiap bid’ah adalah sesat (dan setiap yang sesat tempatnya di dalam Neraka).”HR. Nasa’i dan At-Tirmi-dzi, ia berkata hadits hasan shahih). “Semua golongan tersebut tempatnya di Neraka, kecuali satu (yaitu) yang AKU DAN PARA SAHABATKU MENITI DI ATASNYA.” (HR. At-Tirmidzi, dan di-hasan-kan oleh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ 5219)
cb antum periksa buku sifat shaum nabi, sifat sholat nabi/ fiqh yg lain, tafsir, siroh dll, pasti itu tulisan ulama salaf, atau banyak kata /istilah ulama salaf dan merujuk dari pendapat/tulisan ulama salaf. anehnya mereka ambil ilmu dari ulama salaf, tp mereka hina orangnya. Allahul musta’an.
29 Maret 2009 at 21:23
Al-muhadits Syaikh Al-Bani pernah bertanya kapada seseorang ustadz: jk engkau ditanya apa madzhabmu dlm agama, apa jawabanmu?. dia menjawab. saya adalah muslim yg berpedoman kpd Al-Qur’an.maka syaikh berkata itu belum cukup, karena Syi’ah rofidhoh juga mengatakan hal yg sama. mk ustadz tsb berkata : aku adl muslim yg berpedoman kpd Al-Qur’an dan As-Sunnah. mk syaikh berkata: itu juga belum cukup, karena semua firqoh jg mendakwakan hal tsb (mengaku berpedoman kpd Al-Qur’an dan As-Sunnah). mk ustadz tsb berkata : aku adl muslim yg berpedoman kepada Al-Qur’an danAs-Sunnah dg pemahaman para sahabat NAbi SAW. mk syaikh berkata: maukah aku ringkaskan jawabanmu? yaitu aku adalah seorang salafy.(silahkan lihat dibuku “kenapa memilih manhaj salaf”)bagi yg ingin penjelasan lanjut silahkan ke http://darussunnah.or.id/artikel-islam/manhaj/mengapa-harus-bermanhaj-salaf/
atau http://muslim.or.id/manhaj-salaf/mengapa-harus-manhaj-salaf.html
semoga ini dpt memberi penjelsan kpd mereka yg selama ini tidak faham dan salah faham apa itu manhaj salaf
1 April 2009 at 09:57
afwn, ngikut…. setelah mengamati.
4 mas syauqi, dll: emang kontribusi antum kepada umat udah sebanyak apa sih? kok bisa dengan mudah menyest-nyesatkan? Apakah cara dakwah antum terbiasa seperti itu? Bukannya imam-imam terdahulu, telah terbiasa untuk berbeda pendapat, namun tidak saling membid’ahkan? lalu dimana salaf nya?
Problematika ummat ini begitu rumit akhi, memang akarnya adalah lemahnya aqidah dan iman ummat ini. namun lalu apakah akan kita biarkan problematika lainnya seperti ekonomi, kedudukan ummat secara politis yang cuma jadi “objek” melulu.
Malah justru “serangan-serangan” seperti itu yang membuat ummat semakin mudah menggadaikan aqidahnya, bukan begitu?
Jadi yang diperlukan adalah dakwah sistematis, gak hanya menyentuh akar, penyakit di cabang-cabang dan daun juga harus diberantas, kalo tidak, bakalan nular lagi ke akarnya.
Memang betul Rosululloh memulai dakwah dari aqidah. Tapi diliat juga dong, siapa yang dirangkul Rosululloh dalam dakwah itu. Ada Abu Bakr dan Utsman, pemilik sumber-sumber ekonomi. Ada Umar bin Khoththob sebagai pelindung ummat. Dan berbagai sahabatsahabat istimewa yang lain. Artinya posisi strategis selalu diperlukan dalam dakwah Rosululloh. Tujuan akhirnya, ya kejayaan islam.
Kurang lebih gitu dulu.
1 April 2009 at 23:44
to:syauqi
antum jangan OOT lah!be fokus dong!
1. Kenapa dakwah salaf yang indah itu skarang dibenci oleh sebagian umat islam sendiri?? Dengan NU misalnya.
yang salah salaf-nya atau salapi yang ngaku2 salaf dan mengaku2 ahlu sunnah?
2. Boleh ana tau siapa yang menghina ulama salaf??
atau antum lagi bercerita tentang sesorang, tapi gak punya tempat untuk cerita?Jadi di Blog ana? Iya?
akhi..yang antum ajak diskusi itu ana. Tapi antum tidak fokus bahkan melempar2 kasus kepada orang lain yang antum anggap salah.
3. Boleh antum pakai metode Rosulullah. Itu Baik..kitapun demikian. Cuma bedanya, antum mempersepsikan bahwa kenyataan ini idealnya harus seperti masa Rasulullaoh dan para shahabatnya terdahulu. Tapi akhi..kita harus dengan cerdas mentarbiyah ummat ini.
4. Bagaimana antum mentransformasi metode Rasulullah itu untuk masa sekarang??
5. Tentang makna salaf : antum itu polos ya akh..ckckckckckck..weleh..weleh..
antum mau tau ana pernah ikut kajian siapa aja? Nih ana kasih tau :
1. Ustadz. Zaenal Abidin, Lc
2. Ustadz. Syaikh Mudrika Ilyas, Lc
3. Ustadz. Abdul Hakim bin Amir Abdat, Lc (dapet gelar dri perpustakaan, bukan mahad).
4. Ustadz. Abdul Qodir Jawwas, Lc (Bogor).
5. Ustadz. Murhali Barda (Sekjend, FPI)
Itu dulu aja,,nda usah banyak2.
Mau nomer HP-nya?
Jdi antum sangat basi sekali tanya2 makna salaf sama ana. Justru yang nda faham itu antum akhi..dengan istilah yang ana sampaikan saja antum nda ngerti. Padahal ana nyindir antum karena makna-nya sangat dalam.
Akhi..akhi..belajar yg rajin ya..fahamilah alquran dan sunnah itu dengan sebaik2-nya. jangan hanya tau teksnya, tanpa mengetahui asbabul nudzul dan wurud-nya, tanpa memahami kontekstual dilapangan, tanpa mengetahui apakah itu wahyu perintah Allah atau sesuatu yang di Syurokan oleh manusia.
1 April 2009 at 23:46
Lain kali satu atau dua postingan saja. nda usah pake cerita2 segala. dan ga usah banyak2. Biar ana enak jawabnya, ga pusing!
OKeh!!
2 April 2009 at 12:43
A1 klo tulisannya banyak. komentar tuk akhi rizki dl y,
apakah ana pernah mengatakan si fulan sesat? ada kaidah bahwa setiap pelaku kekufuran adalah kafir, kenifakan adl munafik, kebid’ahan adl mubtadi. itu hkm umum. namun kita tidak blh memvonis scr khusus perindividu kecuali telah terpenuhi syarat2nya dan telah hilang penghalang2nya. dan itupun yg menjathkan vonis adl pemimpin (qodhi) atau ulama, bukan semua orang.so antm salah paham nih…
antm trnyt blm fhm apa itu ikhtilaf dan macamnya. ikhtilaf itu ada 2 akh, 1: dlm mslh ushul (akidah dan manhaj) maka tidak boleh ikhtilaf dlm hal itu. 2: dlm mslh furu’ spt mslh fiqih dll. ikhtilaf yg ini tidak tercela. namun bedanya para ulama dg kita dlm ikhtilaf, mrk tidak menyengaja berikhtilaf, senantiasa diatas dalil, dan selalu ruju’ jika pendapatnya terbukti menyelisihi Al-Qur’an dan As-Sunnah. la klo kita sudah jelas dalilnya dhoif, ngeyel pula…
2 April 2009 at 13:02
tidak benar para ulama tidak ada yg membid’ahkan. contohnya banyak : abu bakar, memerangi nabi palsu, Ali sampai membakar khawarij, muadz mengingkari dg keras dzikir berjamaah, demikian jg ibnu umar mengingkari qodariyah, para imam bahkan sampai dipenjara krn mengingkari mu’tazilah. bisa dilihat kebanyakan para ulama mempunyai kitab ttg bantahan thd firqoh ttn. bahkan NAbi SAW pernah menegur keras thd sahabatnya (saat Muadz memanjangkan bacaan saat jd imam dll) bahkan ada yg di hajr.
Terkadang, seorang mukmin perlu bersikap sangat keras dalam mengingkari saudaranya melibihi sikap kerasnya terhadap musuh/lawannya. Tidaklah engkau lihat kelembutan Nabi Musa terhadap Fir’aun, sementara beliau bersikap keras terhadap saudaranya, Harun? itu semua dilakukan agar yg dinasihati menyadari kesalahannya dan ruju’ kpd al-Haq.
dakwah sistematis g hanya akar.. ok setuju, tp yg perlu di garis bawahi, apapun itu, perokonomian, politik, dll hrs yg syar’i. namun yg jd kenyataan, justru tauhidnya lupa, mereka tidak mau memberihkan mad’u nya dari penyimpangan akidah, apalagi saat kampanye spt saat ini, justru mereka hanyut dlm acara bid’ah (sambil bagi stiker partai), bahkan berubah jd menyunahkan yg bid’ah, merangkul semua gol, hatta org kafir,demi mengeruk simpati dan dukungan,tidak berani menjelaskan kpd simpatisan bahwa ini syirik, ini bid’ah, karena takut ditinggalkan masa.
afwan smntr ini, g bisa banyak, krn g boleh ama yg punya blog..
4 April 2009 at 12:39
nambah dikit buat rizky. perkataan antm (Tapi diliat juga dong, siapa yang dirangkul Rosululloh dalam dakwah itu..) seolah-olah antm menuduh Nabi SAW pilah-pilih dlm berdakwah. sungguh ini tuduhan keji, tidakkah antm tahu budak bilal bin rabah, sahabat ahlus suffah yg miskin dan tak punya rumah, dan msh banyak shabat lain, bahkan kebanyakan mereka dr kalangan miskin. dakwah Nabi SAW ammah, kepada siapa saja dan dimana saja. hati-hati akhi dlm mengatakan sesuatu ttg NAbi kita …
4 April 2009 at 18:08
42. loh?kenapa mempermasalahkan dengan dakwah pks?? heran saya.
40. Ya itu hukum umum, ga salah. Afwan apakah qodhi itu artinya pemimpin? bukannya qodhi itu hakim? ustadz antum ada yang jadi qodhi? qodhi untuk siapa?
Yang ana tau sich..temen2 salafi yang dia itu BUKAN ULAMA dan BUKAN pula QODHI. (Baru ikut kajian yang katanya kajian ilmiah dan lagi semangat2nya dalam tholabul ilmi
). udah berani memvonis saudaranya dengan sebutan2 yang tidak baik tanpa bisa memberi solusi yang berarti.itu real akhi!! mungkin antum tidak, tapi yang lain?
Nda usah tanya siapa orang-nya. Teman salafi ana banyak..dan ana tau gaya2 orang salafi.
41. Muhammadurasulullah waladzina ma ahum, asyida u’alal kuffar, ruhamma ubainahum.
siapa saudara antum yang memiliki kasus seperti Harun yang dengannya antum bersikap keras?
Kerasnya Rasululah dan para shahabat berbeda dengan kerasnya dakwah salaf yang sekarang. Jadi antum jangan sok tau, apalagi sampai memposisikan diri antum memiliki sikap yang sama seperti rasulullah dan para sahabat.
Politik yang Syar’i itu seperti apa akhi?
syauqi said : “justru tauhidnya lupa”
naaah..antum yang tauhidnya masih inget alias gak lupa sudah melakukan apa untuk memperbaiki perekonomian bangsa ini. Sudah melakukan apa untuk memperbaiki politik bagsa ini yang katanya tidak sesuai dengan alquran dan sunnah, biar antum tidak terus2an hanya banyak ngomong tanpa memberi solusi bagi bangsa ini.
itu dulu.
4 April 2009 at 18:13
Pertanyaan pertanyaan ana mohon dijawab. Bukankah antum ingin meluruskan yang menurut antum belum lurus?
nda usah mengalihkan topik, ana betul2 mau jawaban dari antum.
Insya Allah jika untuk manfaat dan mashlahat bagi ummat bukanlah sesuatu yang tercela, bukanlah sesuatu perbuatan riya.
(Metode Kritik Ahli Sunnah, majalah Alfurqon)
ana tunggu ya..
Jazakallah khoiron katsiir..
6 April 2009 at 11:37
numpang sebentar yaow, di atas akh mujahid bilang kalo pernah ikut kajian ma ustadz salaf. Ehe, ini cuma mau cerita pengalaman ana sedikit. Waktu itu MR ana pernah bilang;”Boleh baca bukunya orang-orang salaf,tapi jangan ikutan taklimnya ya…”. Nah waktu ana “curi-curi” ikut eeh ternyata ketahuan sama “radar pengintai”. Nah pas LQ berikutnya ana kena deh! MR antum baik yach, membolehkan ikut ngaji dimana-mana…senangnya….
6 April 2009 at 21:54
murrobiyah antum tentunya lebih tau tentang kondisi tarbawi antum.menurut ana tidak salah apa yang dilakukan oleh mr antum itu.
bagi ana, ikut kajian dimana saja gak jadi masalah.yang penting tidak merusak fikroh ana. karena ana meyakini bahwa islam ini syumul (udkhulu fisilmi kaafah). ini hanya ana dapatkan ditarbiyah.
mau salaf ataupun ht atau jamaah tabligh atau fpi. masing masing punya gaya sendiri2.
tinggal baca alquran, islam itu mengatur semua urusan.antum lihatlah siapa yang lebih tepat.
15 April 2009 at 13:17
afwn br nongol, pd kangen ya…
#43 krn dakwah partai tsb banyak penyimpangnya. apalagi sekarang smk jauh dr nilai2 islam (lht aja iklannya di TV, yg dilakukan saat kampanye dll) hal itu tdklah samar bagi yg memiliki sdkt ilmu ..
wah antm tnyt blm fhm apa itu qodhi. dlm sebuah negara Islam qodhi bertugas memutuskan perkara, dan ia mewakili pemerintah. (ya kayak ketua PN lah, mudeng..?)bhubung negara ini tidak berdasarkan Islam, maka ya, blm ada “qodhi”.fahimtum?
ustdz2 salaf (meskipun jk di ukur keilmuannya jauh diatas MUI apalagi ustdz harokah) namun mereka tawadhu, tidak memposisikan diri sbg ulama. ketika ada tabdi’, itu datangnya dr para ulama. kita hanya menyampaikan fatwa ulama tsb. beda dg harokah, yg bukan ulama tp masing2 memposisikan diri sbg ulama. dan berfatwa tanpa ilmu.dan sebutan2 itu bukannya np alasan yar’i, namun rn ada kesamaan ciri. contoh ada ulama yg menyebut HT sbg mu’tazilah gayabaru, krn mmg mereka mengusung faham mu’tazilah.
asal tahu saja akhi, sebagian besar ikhwan salaf itu mantan harokah, bahkan klo dilihat marhalahnya (meminjam istilah harokah) banyak yg jauh melebihi antm. bahkan anak2 harokah itu umumnya br tahu ngaji di kampus, bermula dr mentoring dan LDK. blm pny basic sblmnya.ana tahu gaya2 anak harokah, ngeyel tapi tanpa hujjah (krn ana jg dulu begitu dan antm tms adik kelas ana jauh.)1 contoh saja antm sdh ana jlskan ttg israil dan yahudi, namun ttp memasang kata2 yg mengumpat israil.itu bukti antm tdk ruju’ ilal haq, tapi mengikuti selera antm…. atau malu dg kebenaran?
15 April 2009 at 13:24
tolong akhi berikan contoh dakwah salaf itu keras. plese tell me..
politik syar’i? tanya lagi, tanya lagi kan udah ku ksh tahu bukunya..rewel… baca dongs!!!bisa buka http://rismaka.wordpress.com/2009/03/19/politik-dalam-syariat-islam/comment-page-1/#comment-843
16 April 2009 at 11:41
bismillah..
afwn loncat, biar urut, kembali ke
#38 al-haq senantiasa dibenci albatil. dakwah sunnah senantiasa dihalang-halangi dakwah bid’ah dan ahwa.dr zaman ke zaman mereka senantiasa berusaha memadamkan cahaya sunnah namun akan senantiasa ada toifah almansurah yg sll menampakkan al-haq sampai hari kiamat meskipun mereka benci. jgn jdkan perseteruan itu sbgi penilaian, hal itu blm seberapa dg yg dialami Nabi SAW, beliau bahkan sampai dilempari kotoran dan diusir, apa dg itu kita katakan dakwah Nabi dibenci? demikian jg para ulama, mereka bahkan mengalami penyiksaan dan mendekam dipenjara (spt imam ahmad dll), apa berarti mereka dibenci? ya mereka dibenca oleh ahli kebatilan krn takut borok mereka dibuka, takut penyimpangan mereka diketahui dan ditinggalkan.
apa jika kita mendakwahkan kebenaran lalu dibenci akhirnya kita surut dan akhirnya mengikuti kebid’ahan mereka dg dalih biar menarik hati mrk spt yg dilakukan gerakan dakwah saat ini?hal itu hanya dilakukan oleh mereka yg mencari massa, bukan dakwah ilallah
16 April 2009 at 21:00
afwn mgk tulisanku akan panjang, krn subhat dr antm sangat bynk dan perlu penjelasan 1 per 1 agak dalam agar dpt dipahami.
salaf adl generasi terbaik, salafy adl penisbatan kpd generasi terbaik tsb, dan menghina salafy (dg menyebut salapi) berarti menghina penisbatan kpd sahabat Nabi SAW. bahkan wajib bagi kita semua untuk mengikuti salaf (Nabi dan para sabahatnya).ghofarollahulakum..
Boleh ana tau siapa yang menghina ulama salaf?? antm mengatakan :”Bedanya ulama salaf dan Ikhwan dalam masalah sholat dimasjid yang dibangun diatas kuburan…”
inilah perkataan antm yg merendahkan ulama salaf, seolah2 antm katakan bhw ulama salaf tidak faham bgmn manhaj dakwah. berarti antum menuduh sekian banyak ulama (yg tlh ana sebutkan #33) jahil dlm dakwah..?/ semoga antm menarik ucapan antm…
maka ana bangkit dan membela kehormatan ulama, yg melalui mrk kita tahu dien ini, tahu cara sholat, puasa, haji jihad dsb.. dan terpaksa ana sedikit membuka penyimpangan tokoh2 ikhwani, agr jelas mana yg diatas al-Haq.
pd koment antm point 3 & 4, ana kok jd ingat ma JIL. ada sedikit kesamaan dg apayg antm katakan dg yg diusung JIL, bhw Islam harus menyesuaikan zaman, jangan kaku, sesuaikan dg akal sekarang & perkataan sejenis…
saya katakan, apakah antm menganggap Islam hanya cocok untuk zaman Nabi SAW? ataukah Islam ini sesuai pada setiap kondisi dan zaman? apakah Syari’at Islam perlu dikoreksi sesuai zaman? apakah metode dakwah para sahabat tidak cerdas sdangkan metode antm lebih cerdas…??
16 April 2009 at 22:46
antm katakan ikut kajian ustadz2 salafy.. namun kenapa kok tidak ada bekas2nya…
ilmu dan dan perkataan antm tidak mencerminkan klo antm pernah menimba ilmu kpd mrk… ana g akan mengatakan antm bohong, cm tlg katakan kapan terakhir antm ikut kajian dg mrk, dimana dan bahas kitab apa? tell me please!!apa antm cm ngaku2 aja, atau cm numpang lewat & baca spanduk kajian ilmiyyah? apalagi antm katakan ustz yazid itu Lc…? antm dikash th MR antm po? ana mau ketawa tp g jd akh.
klo antm pernah sekali saja ikut kajian beliau2 ttn antm tahu makna salaf. & yg ana jelaskan ttg makna salaf, ana ambil dr bbrp kitab/buku salaf dan ana nukil juga perkataan imam (biar ana tidak OOT -kt antm).sedangkan antm menjelaskan bhw salaf adl: “orang yang mejaga lisannya dari kedua rahangnya, dan menjaga langkahnya dari kedua kakinya”. maka bukan itu makna secara istilah.ana sarankan antm benar2 duduk di majlisnya ustdz yazid ato lainnya dan dengarkan baik2 kajiannya…
antm menimba ilmu dr bermacam aliran. mk tak heran jk apa yg dlm pikiran antm bak gado2. telitilah dr siapa engkau mengambil ilmu, karena ilmu dasar untuk beramal dan amal bisa mengantarkan ia ke surga atau sebaliknya. hati kita lemah dan subhat itu kencang.
para ulama menjelaskan bgmn cara memilih guru. pertama lihatlah sholatnya. jk sesuai sunnah, mk kmdian lihatlah akhlaknya, cr berpakaiannya (isbal g, cara makan dll)dan akidah serta manhajnya. oke lagi klo ia mendapat rekomendasi dr ulama kibar. tidakkah kita ingat kisah salah seorang ahli hadits yg melakukan perjalanan jauh hanya untuk mencari 1 hadits, namun perawi yg ditemukannya telah berdusta kpd hewan. mk ia meninggalkannya. krn jk kpd hewan saja ia berdusta, apalagi kpd Allah dan Rasul-Nya.
16 April 2009 at 23:09
antum katakan apa yg telah dilakukan ahlussunnah/ salafy untuk bangsa ini?
jk yg antm kehendaki, ikhwan salafy ikut demo, nempelin poster partai, kemana2 pake baju partai, ikut terjun ke kubangan domokrasi dll, maka hal itu tidak akan mereka lakukan. mereka hanya akan berdakwah dg cara2 yg disunnahkan oleh Nabi yg mulia SAW. masalh hasil itu di tangan Allah SWT.
kita katakan jasa ahlussunnah/ salafy thd umat ini begitu besar. dari mana umat tahu ilmu dien kalo bukan dari ulama salaf? ulama salaf dr zaman ke zaman senantiasa menasihati umat ini, mentasfiyah dan mentarbiyah umay ini agar kembali kpd Al-Qur’an dan As-Sunnah. mereka peringatkan umat ini dr bahaya syirik, bahaya bid’ah dan maksiat. berapa banyak orang yg tadinya hidup dlm kubangan kesyirikan, biidznillah keluar dan mentauhidkan Allah SWt. betapa banyak umat Islam yg sadar akan kebid’ahannya yg dilakukan selama ini dan ruju’ kpd sunnah Nabi SAW. betapa banyak yg tadinya terancam di bibir neraka, bi idznillah diberi hidayah oleh Allah SWT
dan diselamatkan ke surga.
ADAKAH SUATU JASA YG MELEBIHI DARI MENJADIKAN MANUSIA KELUAR DR SYIRIK DAN BID’AH YG KEDUA HAL TSB ANCAMANNYA ADL NERAKA?.
betapa banyak hadits2 dhoif dan maudhu yg tersebar dlm umat ini, kemudian para ulama membongkarnya dan menjelaskan derajat hadits tsb. berapa banyak para ulama membongkar penyimpangan akidah para tokoh aliran baru (tms jharokah) shg para pemuda mjd sadar.betapa banyak umat slam yg kembali kpd sistem perdagangan Islam setelah para ulama menasihatinya. betapa banyak hutang budi umat ini kpd para ulama, betapa sedikit balasan yg diberikan umat ini kpd ulama…
16 April 2009 at 23:36
antm sll menayakan perekonomian, politik bla.. bla…bla.. seolah2 antm sudah melakukan sesuatu yg besar thd ekonomi dan politik di negara ini.
seolah2 itu adl tujuan dakwah. ketahuilah, perekonomian, politik bukanlah tujuan dakwah. 7an dakwah adalh tauhid. sedangkan yg lain adalah penyempurna dr tauhid. suatu dakwah dikatakan berhasil jika bisa mengentaskan seorang dr lembah kesyirikan dan mati menghadap Allah SWT dg membawa tauhid dan bersih dr syirik. apalah artinya perekonomian dan politik kalo mati tidak membawa tauhiD? bukannya perekonomian dan politik itu tdk penting, namun ada yg lebih penting diantara yg penting, ada yg paling utama dr yg utama.
apakah jika miskin itu hina, haramkah???? tidak bukan???? justru orang miskin mempunyai banyak keutamaan dibanding orang kaya.bahkan sebagaian besar sahabat Nabi SW adl orang miskin. dan Nabi sendiri meninggal tidak meninggalkan warisan. namun bukan berarti kaya itu jelek.. semua perkara adalah baik buat seorang muslim (kaya/miskin dll) asalkan ttp dlm akidahnya.
apa yg didakwahkan partai2 sbg kontribusi, kepedulian, maka itu hanyalah kepedulian politik belaka.peduli dan mau membantu krn ada maunya yaitu ingin mendapat suara. buktinya jika ada bencana maka berduyun2lah pandu2 untuk menolong, tetapi mereka memakai atribut partai seolah2 mereka menolong atas nama partai, bukan dari hati nurani. mereka kumpulkan dana dari masyarakat, namun setelah terkumpul banyak, mereka sumbangkan atas nama partai/dg membawa bendera partai? bukankah ini kedustaan? bukankah yg menyumbang blm tentu dr partai antm dan blm tentu mrk ingin bantuannya diatasnamakan partai? kenapa tidak dilakukan tanpa harus membawa partai dan tidak mempublikasikannya (agar lebih ikhlas???)
apalah artinya para petani perekonomiannya mjd lbh baik namun ia ttp melakukan ritual sedekah bumi misalnya? antm tidak akan ditanya, kenapa perekonomian indonesia ambruk, antm tidak akan ditanya knp antm kalah dlm pemilu.. namun kita akan ditanya thd orang2 yg menjadi tanggungan kita,
para ulama tlh banyak menulis kitab dan menjelaskannya ttg sistem jualbeli dan politik yg syar’i yg dgnya umat dpat belajar dan kembali kpd sistem perekonomian dan politik islam.
ada kisah menarik ketika suatu saat soerang ahli bid’ah berkata pd seorang ulama :
” kami banyak berjasa, betapa banyak kaum muslimin yg tdnya gemar mabuk dan judi menjadi isnsaf, yg tadinya suka berzina menjadi taubat” maka sang ulama tsb menjawab :” keadaan mereka sebelum ikut kamu itu lebih baik drpd sekarang (ikut kamu). karena dulu mereka bermaksiat, tp hati mrk tahu bahwa perbuatan mrk adalah dosa, shg dapat diharapkan taubatnya. sedangkan sekarang, mereka engkau giring kpd kebid’ahanmu, sehingga mereka tidak sadar bahwa yg mereka lakukan adl bid’ah. dan mereka menganggap apa yg mereka lakukan adalah suatu sunnah, sehingga tidak bisa diharapkan taubatnya.dan dosa bid’ah lebih besar dr pada maksiat (secara umum).
20 April 2009 at 16:07
ayolah…..!, yang penting beramal, ikhlas dan sesuai tuntunan.
pertanyaan to sudaraku syauqi: sudah pernahkan anda bersilaturahim ke tetangga sebelah anda, kirim-kirim makanan atau menjenguknya jika mereka sakit, atau beramar ma’ruf wa nahi munkar?, karena anda paling banyak nulis di sini nih….(ngga jawab jg ga pa2 kok, ngingetin aja)
21 April 2009 at 21:58
to:akh sugeng
ga usah heran, gayanya emang begitu.
sudah tradisi
21 April 2009 at 22:27
53. setiap kader dakwah adalah miniatur bangunan dakwah.shohwah islamiyah adalah bagian dari cita2 kami. alhamdulillah, hanya allah sajalah yang pantas menilai kerja2 dakwah kami. antum?
partai hanya washilah, politik adalah kendaraannya. terciptanya ekonomi islam adalah bagian dari cita2 kami. antum?
kemiskinan=kebodohan=kesyirikan.
aqidah umat terjual hanya karena sebungkus mie instan. ini yang terjadi, murah sekali alquran itu. bagaimana antum mengajarkan tauhid kepada orang2 yang untuk makan sehari2 saja susah, boro2 mau ikut ta’lim. egois sekali antum ini!
pks itu washilah, punya bendera, sebagian besar masyarakat mengenal islam lebih baik karena awalnya mengenal pks, mengenal kiprah pks, mengenal platfrom pks, mengenal ikhwah pks, mengenal profil pks.dari pks juga banyak masyarakat yang dulu tidak berjilbab, alhamdulillah sekarang sudah menutup aurat. tafadhol saja antum menilai seperti apa tentang kerja2 kami dimasyarakat. ana tidak butuh penilaian dari antum, cukuplah allah saja yang menilai.
cukup dulu,
21 April 2009 at 22:44
saat ini pemilu adalah suatu washilah yang sangat urgent atau penting. menjadi suatu kebutuhan. karena diparlemen sanalah undang2 atau aturan itu dibuat dan ditetapkan. hampir 20% parlemen di isi oleh orang2 non islam. belum lagi yang liberal, belum lagi yang sekuler, belum lagi yang pluralis. dan masih banyak lagi yang lain.
misalnya : ada undang2 yang melarang memellihara jenggot, jika ada yang memelihara ..maka akan dijebloskan kedalam penjara. (misal)
antum mau apa?
contoh lain yang lebih real: ada isu akan dibuatnya undang2 pelarangan berpoligami.
apa yang antum lakukan?ikut melarang?
21 April 2009 at 22:50
bagi kami di pks, alquran dan sunnah itu sudah final. tidak ada yang perlu diperdebatkan lagi. yang kita lakukan sekarang adalah kerja-kerja dakwah, bagaimana agar dapat mentarbiyah umat ini dengan baik. mentarbiyah umat ini dengan cerdas, tanpa jijik melihat “borok dan koreng” yang menempel.
21 April 2009 at 22:56
bagi ana, tidak ada lagi salafus shalih selepas tabiut tabhiin.
21 April 2009 at 23:06
antum bacalah itu surat alfurqon, bagaimana sifat2 seorang ibadurrahman. ulama salaf disini rancu, antum menyamakan ulama salaf terdahulu dengan ustadz2 salaf yang sekarang. gimana yach..apa perlu ana kirim dalil?? ana sih simpel aja akh, dalil2 yang antum sampaikan itu banyak yang tidak match dengan topik yang ana sampaikan. antum lebih dahulu menolak tanpa mau melihat lebih jauh.
25 April 2009 at 23:05
afwan baru nongol lg, kemarin2 repot baru diberi karunia seorang anak.
akh sugeng say : ayolah…..!, yang penting beramal, ikhlas dan sesuai tuntunan.
justru itu ana hanya cb mengingatkan ttg ponit yg terakhir : SESUAI TUNTUNAN, bukan sesuai maklumat partai..
#56 : partai hanya washilah, politik adalah kendaraannya.
jk benar partai adl wasilah bukan tujuan, kenapa mendakwakan kpd partai? antm apa belum paham perbedaan tujuan dan wasilah?para ulama mejelaskan jika ada suatu dakwah, yg mereka menyeru kpd diri mereka atau golongan mereka maka curigailah mereka!. dakwah al_haq adalah dakwah mengajak kpd Allah, mengajak kpd Al-qur’an dan As-Sunnah. jk wasilah diperlukan, tetap tidak merubah ajakan.jk wasilah itu tidak sesuai dg Al-Qur’an dan As-Sunnah, mk tidak ragu2 untuk membuangnya. yg terjadi skrang bahwa organisasi berubah mnjd aliran sendiri, krn punya aturan2 dan manhaj sendiri. banyak contohnya yg tersebar dinegri ini. awalnya wasilah, namun menjadi madzhab dan fanatik, bangga dg apa yg ada pada diri mereka.
maka kontribusi hizb2 tsb bisa dikatakan sedikit, bahkan yg dilakukan mereka adl memecah belah umat ini menjadi berkelompok2, masing2 bangga pd diri mereka. menyebarkan bid’ah yg ada pada mereka, merusak generasi muda untuk fanatik pada tokoh dan kelompok ttn. “Dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah. Yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan me-reka.” (Ar-Ruum: 31-32)
asal tahu saja, banyak ikhwan salafy yg berasal dr ekonomi sulit, itu bukti ekonomi bukan penghalang untuk mengajarkan tauhid
25 April 2009 at 23:15
57: ingatkah antum ketika para imam menghadapi pemerintah yg dholim? seperti zaman Imam ahmad, Syafi’i yg penguasa saat itu menyiksa orang yg tidak mau mengatakan Al-Qur’an itu mahluk. apakah para imam lantas ikut masuk keparlemen dan ikut membuat undang2 baru? (tidak ya akh, karena wktu itu blm ada parlemen) bukan itu, namun coba antm perhatikan apa yg dilakukan para imam menghadapi fitnah tsb?
58: tarbiyah saja tidak cukup akhi, perlu tasfiyah agar membersihkan umat ini dari kotoran syirik bid’ah dan maksiat.tidak jijik dg koreng, namun alergi dg nasihat??
59: kan sudah ana jelaskan bahwa generasi salafusholeh itu sahabat, tabi’in dan tabiut tabiin. antm bingung apanya?
60: ana simple aja ya akh, antm hanya membolak-balik kata, kuakui antm pintar merangkai kata. namun bukan itu yg kumau hee. yg ku mau antm berkata ada dalilnya…
26 April 2009 at 19:28
sebelumnya, barakallah akhi..sudah dikaruniai seorang mujahid, smoga menjadi anak yang sholeh.
maklumat?oh ya?
yeee..partai itu wasilah om.pake tanya kenapa?
imho:menurut ana yang ga faham tujuan dan washilah itu antum.
loh??masa bodo amat dengan ikhwah salafi yang ekomnominya sulit..toh setiap gerakan dakwah tidak semuanya orang kaya. semua sama. Baik itu PKS, Salafi, HTI,FPI. dll.
mad’u yang antum tembak mungkin labelnya ikhwah yang udeh lumayan dapet ilmu n wawasan keislaman. wajar donk? coba mad’u yang tinggal dipinggir kali, sering ga mandi, tidur dibawah jembatan, tukang ngamen, preman, serabutan,punk-mania, tukang mabok, yang tidurnya cuma pake tiker.
yang ana tanya itu gini ni ya mas:
cara antum ngajarin tauhid ke merekamereka itu gimana sich? itu doang kok!!
ajak ta’lim gih!!
memecah belah? insya Allah itu tidak pada pks.
26 April 2009 at 19:48
61.
57:sekarang imamnya siapa?
mungkin dari ust antum ada yang faham dan mengerti lalu mengamalkannya?adakah?
58:insya allah itu kita lakukan dalam liqo.
59:ana ga bingung.ana cuma say warning saja, bahwa selepas generasi terbaik, tidak ada lagi “ust.salaf” yang benarbenar salaf.
60:ana kasih dalil, antum protes.mau gimana?
yang ada paling :
“oh,salah..bukan begitu..tapi begini..itu tidak begini..itu tidak begitu..itu bukan kata ulama fulan..itu kata ulama fulan..”
26 April 2009 at 23:45
Udah baca artikel tentang salafi masonic??
Salafi dibilang antek freemasonry tuh…
Kenal freemason gak yah??
Bela dengan hujjah dong!!
Ane liat yang komentar ga ada dari ikhwah yang ngaku salaf n nyunnah, karena sang penulis memberikan bukti bukti tentang kitab2 salaf yang dipalsukan.
HayyoO..
4 Mei 2009 at 22:26
afwan br ngeblog lg. sebelumnya jazakallah khoir atas doanya..
#63: afwan ana jd males bahasnya krn antm g faham wasilah dan masalih mursalah.
cara ngajarin tauhid? waduh, mungkin klo antm msh bingung cara ngajarin tauhid, antm bisa pinjemi buku2/ VCD kajian. atau antm ajak dialog dll banyak dech akhi… yg pasti jgn ada udang dibalik batu, biar contreng pojok kanan atas – misalnya
munculnya partai itu sendiri adalah awal dari pemecah belah umat.antum perlu baca2 lagi ttg iftiroqul ummah.
#64 : antum tidak mengenal imam ahlussunnah karena antum menjauh dari manhaj ahlussunnah. jika antum mengenal manhaj ahlussunnah maka antum akan mengenal pula imam ahlussunnah…
baru secuil yg antm tahu ttg kehidupan ustadz salafi apalagi para ulamanya, so jgn bikin gosip dech…
afwan akhi, apakah antm pernah membaca kitab akidah wasitiyah, akidah tohawiyah, qowaidul arba’, ushul tsalatsah, akidah salaf wa ashhabul hadits, mauqif ahlussunnah, dan kitab2 akidah dan manhaj lain? sehingga antum dg amat beraninya mengatakan “sekarang tidak ada ustadz yg salaf(y)??” seolah2 antum adl seorang ulama yg sudah memahami manhaj dan akidah salaf dan kaidah2nya sehingga bisa memvonis spt itu. ketahuilah, seorang ulama saja ketika mengatakan si fulan telah keluar dari manhaj salaf maka ia bawakan hujjah dan bukti2 penyimpangannya dari manhaj salaf. tidak seperti antum, kenal kitabnya ulama salaf saja belum tentu apalagi sampai menyimpulkan. dari perkataan antm semakin jelas bhw antm belum faham makna salaf. memang sekarang tidak ada salaf (karena salaf itu berarti orang terdahulu) yg ada salafy (mereka yg berusaha mengikuti salaf.
barokallahu fikum…
ana roll bolak balik, komentar antm mmg minim (klo g mau dibilang g ada) dalil kok akh…
4 Mei 2009 at 22:36
#65 kitab yg dipalsukan gmn maksudnya akhi?
ttg tuduhan tsb. itu tuduhan basi. klo ana mau ana copi bantahannya di blog antum, tp nanti blog antum jd penuh. intinya antum sangat naif dan ceroboh dalam mendapatkan khabar, antum tidak memakai kaidah2 dlm mendapatkan berita, misalnya dg ilmu jarh wa ta’dil sbgmn para imam ahlul hadits yg sangat selektif dlm menyaring khabar. apa antum tidak tahu bahwa yg memberitakan isu tsb adalah mantan agen mossad yg kafir lagi fasiQ?
Ketahuilah bahwa seorang yang fasiq apalagi pengkhianat agama tidak diterima
kesaksiannya. [lihat penjelasan tentang hal ini dalam Kitabul Majmu' Syarhul Muhadzdzab oleh
Imam Nawawi 23/16 "Kitabu asy-Syahadah" cet. Beirut Libanon 1422 H / 2001].
Rasulullah bersabda : “Cukuplah seseorang dikatakan berdusta jika dia menceritakan
setiap apa yang dia dengar (tanpa mencari kejelasan).” [Shahih Muslim I/24,
"Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasiq membawa suatu
berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada
suatu kaum tanpa mengetahui keadannya yang menyebabkan kamu menyesal atas
perbuatanmu itu. [QS. 49:6]
antum ingin hujjah ?? selengkapnya bantahan tsb lihat di http://ikhwanmuwahid.wordpress.com/
4 Mei 2009 at 23:06
klo hanya berdasar pengakuan orang kafir, lantas antm langsung memvonis agen zionis, bagaimana jika ada tokoh pergerakan yg menyuarakan mencintai ahli kitab, mengatakan bhawa Kami tidak memerangi Yahudi karena alasan aqidah namun kami memerangi Yahudi karena alasan tanah. Kami tidak memerangi orang-orang kafir karena mereka kafir, membolehkan bila diundang menghadiri acara-acara yang dibagikan khamr di dalamnya sehingga orang terpaksa duduk di meja tempat orang-orang meminum khamr.apalagi Mengucapkan Selamat Kepada Israel (Kita berharap negara kita bisa seperti negara ini (Israel), yaitu karena kelompok kecil seorang penguasa bisa jatuh dan rakyatlah yang menentukan hukum tanpa ada hitung-hitungan prosentase yang kita kenal di negeri kita 99,99 persen. Sesungguhnya ini semua adalah kedustaan dan tipuan. Seandainya Allah menampakkan diri kepada manusia maka Dia tak akan mampu mencapai prosentase sebesar ini. Kami mengucapkan selamat kepada Israel atas apa yang telah diperbuatnya)itu ucapan Yusuf Qordhowi. ada lg, ISLAM MENURUT SAYYID QUTHUB ADALAH PENCAMPURAN ANTARA NASHRANI DAN KOMUNIS. apa tidak lebih pantas dicurigai sebagi agen? antm jgn anggap ana dusta ana punya buktinya semua, cuma klo ana taruh semua di blog antum, weleh2.. pasti antm marah2 karena blognya akan penuh.
apalagi IM menelan mentah2 ajaran yg di kampanyekan orang barat (demokrasi, dkk), maka apakah salafy yg berusaha mengikuti dan mencintai salafusholeh, mengatakan TIDAK, jika itu tidak ada tuntunannya, menjunjung sunnah Nabinya, selalu berhati2 dengan kebid’ahan, menyuarakan tauhid, memberantas syirik dan bid’ah, menyeru kaum muslimin untuk kembali kepada agamanya yg murni yaitu kpd Al-Qur’an dan As-Sunnah, mendakwahkan al-Wala’ wal Baro’ dituduh sebagai agen Yahudi?? namun yg ucapan tokoh2nya menyanjung Yahudi dan memakai cara yahudi tidak antum tuduh???
5 Mei 2009 at 06:01
akhi ana tidak ingin bertele-tele dlm diskusi dg antm, karena terbukti antm tdk ada keinginan mencari kebenaran dlm diskusi ini. maka ana hanya ingin tanya, apakah selama antum kenal IM, seberapa jauh antm tahu ttg IM dan tokoh2 IM, akidah dan manhajnya.perkataan tokoh2 IM yg ana bawakan tsb (tms di #16)yg klo antm mau jujur, ucapan2 tokoh IM itu telah jauh menyimpang dan tidak layak diucapkan oleh tokoh Islam.
bbrp contoh yg ana berikan harusnya sdh cukup membuat antum berpikir ulang, apakah tokoh spt ini layak diikuti.
antum tahu akidahnya Hasan AlBana, sayid Qutb, dll?tentu akan sulit mengetahui penyimpangannya kalo kita tidak tahu akidah yg benar sebgai penimbangnya.
akhi memang tidak mudah untuk mengakui kesalahan tokoh yg kita kagumi, apalagi meninggalkannya. ana juga dulu bgt, namun ana mencoba kritis, memahami penjelasan ulama dan sll berdo’a memohon ditunjukkan al-Haq.
8 Mei 2009 at 16:26
assalmaualaikum warohmatullohi wabarokatuh.
untuk semua, saudara syauqi dan saudara mujahidallah, maaf, antum semua udah kebanyakan memfitnah….
tidak produktif dan tidak objektif, sepertinya berdiskusi atas dasar like and dis like,
untuk saudara syauqi, anda harus berhati-hati, apa maksud anda mengatakan aqidah ustadz2 di IM harus dipertanyakan?
ingat kalau ia tidak Islam, maka aqidah orang itu syirik atau malah kafir. Antum tau gimana akhir hayat beliau ??? , ingat seeorang itu dinilai bagaimana akhir hayat yang bersangkutan, antum tau lah , kan ada hadist nya.
semua orang tidak ada yang ma’sum, pastilah ada punya kesalahan. maka bagi orang2 yang bertaubat insyaAllah akan diampuni.
harap hati-hati dalam memberikan komentar, bisa masuk ke dalam fitnah.
saya jujur, belom tau ada ulama ahlul qur’an dan ahlul hadist yang mempertanyakan aqidah orang-orang IM, Hasan AlBbanna, apa Sayyid Qtb, atau siapalah, orang HTI , apa orang Jamaah Tabligh.
apakah itu Abdurrohman As-sa’di, apa itu Muhammad Al-Utsaimin, apa itu Abdullah bin bazz.
mereka ulama-ulama yang santun, berkasih sayang kepada orang-orang mukmin dan bersikap keras terhadap orang-orang kafir.
tolong kasih tau saya.
saya punya contoh bagus. Ustadz Jafar Umar Tholib, saya cukup respek dan simpati kepada beliau, saya juga tau sedikit tentang beliau, karena anak beliau murid saya di sekolah.
sikap, bertutur kata, kepada orang sangat santun, tidak keji, dan objektif, padahal beliau dikenal sebagai salah satu guru teman-teman salafy.
anda syauqi, kayak beliaulah dan temen2 salafy bisalah contoh kebaikan-kebaikan beliau.
8 Mei 2009 at 22:06
to : sugeng suryawan.
syukron ‘ala ihtimaminkum..akhi.
sudah mengingatkan ana.
ana hanya coba memberi pemahaman bahwa apa yang saudara ana katakan itu tidak semuanya salah.karena bahasannya selalu bias.
8 Mei 2009 at 22:23
to syauqi :
rabbana laa tujighkulu banna..
apa yang antum sampaikan tidak salah akhi.. yang menjadi beda disini adalah ketika antum memahami suatu hal. itu saja!
mungkin antum menganggap ana ada dijalan yang salah, sehingga antum berniat untuk meluruskan ana.
masing2 dari kita memiliki sudut pandang yang berbeda dalam memahami suatu hal.
kebenaran itu milik Allah, bukan makhluk. kita hanya menyampaikan kebenaran itu melalui lisan kita dengan memetik firman Allah dan hadits Rasululloh. Rasulullah-pun diperintahkan untuk menyampaikan saja.
soal comment antum di no.68 itu. ana minta link-nya, ana mau baca!! apa betul Yusuf Qardhawi berkata seperti itu.
tentang Sayyid Qutb, antum baca dibuku apa? atau antum punya link web yang bisa ana kunjungi? apakah beliau mengatakan seperti itu akhi??? atau ucapan antum hanya sebatas asumsi antum ketika memahami perkataan Imam Sayyid Qutbh?? Ketika antum atau ustadz antum memahami perkataan ulama2 Ikhwan?? Lalu membuat asumsi dan persepsi sendiri??
Ana takut apa yang antum katakan adalah sebuah perkataan yang tidak dapat dibuktikan secara ilmiah.
8 Mei 2009 at 22:58
comment 68 awal: itu bukan pengakuan orang kafir akhi. antum search di google dan baca saja akhi. ketik “salafi masonic”, silahkan antum bantah jika memang penulis itu salah.
IM menelan mentah2 Demokrasi??? Kata siapa akhi???
Pemahaman antum tentang Demokrasi sama dengan orangorang barat memaknai dan memahami Demokrasi. Kesimpulan sederhananya : APA yang diwacanakan oleh Barat tentang makna Demokrasi, ternyata dipakai oleh antum (antum meng-iya-kan), Karena antum tidak punya perspektif dan wacana sendiri tentang Demokrasi itu (Bisa jadi alasannya karena Demokrasi itu berasal dari Barat). Antum memaknai Demokrasi seperti orang Barat memahaminya. Afwan jika salah, tapi itu analisis ana.
Sehingga antum dengan mudahnya mengatakan bahwa Ikhwan menelan mentah2 Demokrasi. Ini sesuatu yang sangat amat keliru.
Dan antum berfikir sempit dalam memahami apa itu Demokrasi. Ini juga salah satu perbedaan antara Ikhwah Tarbiyah dan Salapi (afwan ana agak berat menulis dengan kata salafi. afwan). Antum berhenti pada tataran teks saja sedangkan kita insya Allah sudah dalam tataran konsep dan kerja dakwah.
Menolak Demokrasi saja tidak cukup!! Apa Demokrasi itu akan lantas hilang begitu saja?
Kan nggak toh?
Yang dimainkan negara2 Internasional sekarang adalah : Bagaimana mereka mmbangun sebuah isu besar, bagaimana mereka mmbangun sebuah konsep besar. Ini yang sedang dimainkan oleh Amerika dan Israel.
Kenapa Antum dan Ikhwah Salapi tidak seperti itu??
Bisa jadi antum TIDAK PUNYA Isu dan Konsep Besar dalam Dakwah Ini.
Contoh Real :
Islam berbicara masalah Pemimpin. Alquran MELARANG kita memilih dan mengangkat Pemimpin dari kalangan Nasrani dan Yahudi. Gampangnya : Islam MELARANG MEMILIH Pemimpin dari Non-Islam. Islam MELARANG mengangkat Pemimpin Orang yang menjadikan Agamanya sebagai permainan dan senda gurau belaka.
Itu tentang Pemimpin di dalam AL-QURAN. Tentunya masih banyak lagi dalil2 tentang Pemimpin baik Alquran ataupun Hadits.
Jika memang salafi (salapi) adalah orang yang, atau jama’ah yang mengikuti Alquran dan Sunnah, Para Shahabat dan Para Salafus Sholeh. Bagaimana konsep Kepemimpinan menurut Salaf? Siapa dari kita yang pantas menjadi Pemimpin? Jika antum mengatakan Tidak ADA Pemimpin yang Ideal karena TIDAK sesuai dengan Alquran dan Sunnah.
Maka pertanyaan ana sekarang cukup sederhana saja :
Adakah dari antum, saudara antum, ustadz antum, ulama antum, atau siapanya antumlah..
Yang bersedia dan siap menjadi Pemimpin???
Adakah akhi???
Bagi ana, ini bisa menjadi pembenar persepsi ana tentang salaf. Bahwa salaf hanya berhenti pada tataran teks.
Walau tidak semuanya seperti itu, karena banyak juga ana temui teman2 salaf Ikhwan.
Yang senantiasa berharokah islamiyah.
Wallahu’alam bisshowab..
8 Mei 2009 at 23:01
Itu baru Pemimpin Akhi..masih banyak yang lainnya.
Pemimpin yang cinta Alquran, Tentang Syariah, Ekonomi Islam, Posisi Strategis Umat Islam, Undang2 yang sesuai dengan Alquran, dan masih banyak lagi..
11 Mei 2009 at 19:59
ehemm…..barang siapa menghindari berdebat meskipun dia benar maka Alloh SWT,akan membangunkan istana dipinggiran Surga.(al Hadist..)
11 Mei 2009 at 20:07
masyaAlloh sudahlah akh… tutup forum ini!!g da manfaat sama sekali,malahan yg ada hati semakin sakit sekali!!ini belum ketemu aja sudah saling serang apalagi pas ketemu??
13 Mei 2009 at 20:56
#70, akhi segeng dll. insya Allah akansaya tunjukkan perkataan2 tokoh2 IM yg menyimpang (antm nilai sendiri aja). beberapa diantaranya sdh ana cantumkan sumbernya(ex #16). namun krn banyaknya artikel, g semua ana tunjukkan dan juga sumbernya, takut blog ini penuh. namun karena permintaan ikhwah semua, dan agar dapat menjadi hujjah dan bukti ttg penyimpangan tokoh2 IM, agar ana tidak dianggap memfitnah, insya Allah dg memohon pertolongan Allah, ana akan menunjukkannya, namun ana minta waktu beberapa hari, karena data tsb tersimpan dlm banyak artikel, buku, ebook dll, shg jika antm fillah mau mengaksesnya, maka ana harus memposting satu per satu ke dlm sebuah blog. dan ini membutuhkan waktu lama. lain ceritanya jika ada yg mau silaturrahmi, dan tak copyin ke harddisk
13 Mei 2009 at 21:09
bismillah..
bagi yg punya secuil ilmu syar’i maka tidak akan samar bahwa demokrasi bukan ajaran islam, dan bukan jalan yg ditempuh para salafusholeh, tms imam arba’ah…
ana teringat perkataan salah seorang ulama: bahkan yg paling layak menjadi pemimpin adalah yg tidak mau menjadi pemimpin.dan tidak boleh memberi jabatan kpd yg meminta, apalagi kampanye…
konsep pemimpin ala antm masih kacau akh…
akhi amrullah, jazakalloh. dan ana berniat menghentikan ini semua, setelah nanti ana paparkan bukti2 penyimpangan ikhwanul muslimin, insya Allah. hal itu mudah2an bisa sbg hujjah. dan ana tlh melaksakan kewajiban sesama muslim yaitu saling menasihati dlm kebaikan dan taqwa. jika hujjah telah ditegakkan, maka akhirnya kembali kpd antm semua untuk memilih jalan mana yg akan ditempuh. smg Allah SWT menunjuki kita yg haq adl haq, yg batil adl batil.yg sunnah adl sunnah yg bid’ah adl bid’ah…
barokallohu fikum…
13 Mei 2009 at 21:21
ana sudah search salafi masonic, namun tdk ada yg ana dapatkan kecuali 2 hal :
pertama : ada blog yg menuduh salafy sbg masonic/fremansory karena logo salah satu penerbit salafy ada kemiripan (menurut khayal mereka, yg menurutku tdk mirip babar blas, cuma di pas-pasin, tapi ya tetep g pas). dia katakan logo penerbit tsb mirip dg gambar bangunan gereja katolik. padahal, logo tsb adalah kaligrafi dan klo dilihat ya, g ada hubungannya. dan penerbit itu satu diantara ratusan penerbit salafy, yg masing2 ada logo yg berbeda2.hal ini menunjukkan bahwa si pemfitnah ngoyo dan memaksakan bukti yg sama sekali tidak ilmiyah. dan ana sangat heran kpd antm sbg seorang mahasiswa, langsung saja ikut mengiyakan. klo cuma logo yg dimirip2kan jd alasan untuk menuduh, maka bisa jd nanti PKS dikatakan agen komunis krn logo PKS mirip dg sabit pada logo PKI, klo ada yg ngomong spt itu antm terima?? tentu tidak, ana juga tidak terima. NU dicap agen amerika krn sama2 ada gambar bintangnya, palang merah indonesia dituduh agen salibis krn ada logo salibnya, dll dll…
tentu ini dalil yg rapuh spt rumah laba-laba dan hanya orang bodoh yg membeo.
13 Mei 2009 at 22:04
kedua : dan ini mungkin yg antm maksud.
ada situs yg memfitnah dg tuduhan tsb. penulisnya adalah David Livingstone.
isinya diantaranya :
1. bahwa salafy didirikan oleh jamaludin alafghani tahun 1800an dimesir.
2. situs itu menjelaskan panjang lebar ttg jamaluddin, bahwa dia seorang freemansory.
saya katakan, sekali lg ini adalah tulisan orang kafir, dan sudah kujelaskan hukum berita dari orang kafir.penulis mengatakan bahwa jamaludin membentuk organisasi masonic, dan memang itu benar. bahkan ulama2 salaf sejak dahulu telah menulis kitab ttg penyimpangan jamaludin alafghani. bahkan ada pula ulama yg telah memvonis dia kafir. dimata salafiyun dia tidak lebih dari ahli bid’ah. salah satu diantaranya kitab Dakwah ikhwanul muslimin fi mizan Al-kitab wa Sunnah. kebetulan sekitar th 2004 ana diminta salah seorang ustadz untuk mengetik terjemahannya, namun baru sampai BAB I, itupun blm selesai. namun kurasa itu cukup memberi bukti ttg penyimpangan jamaludin, dan muh. abduh dan merekalah yg sangat berpengaruh thd pemikiran Hasan Albanna. selengkapnya silahkan klik http://ikhwanmuwahid.wordpress.com/ (sayang ana blm tulis semua terjemahannya, mungkin antum cari ditoko siapa th ada). dan itu membuktikan bahwa IM lah yg sangat terpengaruh dg jamaludin, apalagi organisasinya jamaludin pusatnya di Mesir dan muh. abduh sangat mempengaruhi univ. Al-Azhar, yg banyak ikhwaninya disana…
jika dikatakan alafghani pendiri salafi maka itu seperti perkataan ini : DN aidit mendirikan PKI kmdn dikatakan bhw DN aidit pendiri Muhammadiyah, PKI yg didirikan aidit itulah muhammadiyah. tentu orang akan tertawa mendengarnya.
perkataan penulis ttg salafy hanya ana temukan dlm bebrapa kalimat, contohnya : afghani memikat aktivis diantaranya muhammad abduh yg sering dinggap sbg gerakan “modern” dlm Islam, dg DG KATA LAIN IA DIKENAL SBG SALAFI. dan muh. abduh sbg pemimpin salafi. lihat betapa ia bodoh memahami makna salafi, menurutnya siapa saja yg dikatakan modern, pembaharu, berarti dia salafi. padahal muh. abduh sangat jauh dari salafi. dan salafi berlepas diri darinya.
perkataan penulis lainya : salafi kemudian bersekutu dengan wahabi dari saudi arabia.
ini sekali lagi menunjukkan kebodohannya ttg apa itu salafi….
ana rasa hujjah ini cukup untuk antum. dan ana harap antum segera bertaubat dari ikut2n memfitnah dengan alasan konyol tsb, agar tidak terkena ancaman Allah SWT.
atau mungkin ada situs lain yg antum maksud ya akhhi..?
13 Mei 2009 at 22:28
79#
Gimana??sudah ngirim postingan keBlognya??
eh, emang masonic sama dengan freemason ya??
Yang satu lagi apa??katanya ada dua??
Salafi masonic itu “title search-nya”. Yang ana tembak adalah kitab2 salaf yang dipalsukan oleh ulama salaf. Ada sebagian isi kitab yang dipotong teksnya. Udah baca belum??
Kalo kita bicara masalah Tasyabuh..kira2 logo itu termasuk tasyabuh dengan logo freemason tidak??antum taukan ya logo2 berbau freemason??Hayoo..
Tulisan kaligrafi?? Tulisannya apa emang?? Setau ana tidak ada tuh!
Yang terakhir..
Akhi..antum tau tentang PKI??Tau peran dan posisinya??Tau Perjuangannya??Tau sistem kaderisasinya??
Ana sarankan jangan ASAL BICARA KALO GAK TAU ilmunya. HATI-HATILAH. Nanti jadi fitnah.
Hanya Orang-orang bodoh yang membeo
13 Mei 2009 at 22:47
lg online ya kang..?
la itu sih, yg satu # 79, yg kedua #80.
udah deh tolong tunjukkan kitab yg dipalsukan, situsnya atau artikelnya…
emg logonya kaligrafi yg bunyinya adl nama penerbitnya (Imam syafi’i)…? ana jd g heran jika penyebar fitnah itu menafsirkan logo dg seenaknya tanpa tanya kpd yg bikin logo, apa maksud logo tsb. wong Al-Qur’an aja kadang ditafsiri sendiri2 kok.
afwan ana lg g bahas PKI.
bagi yg ingin tahu ttg hakikat manhaj IM serta bantahan2nya klo nunggu ana posting lama, bisa klik di http://dear.to/abusalma
13 Mei 2009 at 23:03
78#
syauqi said :
“Ana teringat perkataan salah seorang ulama : bahkan yg paling layak menjadi pemimpin adalah yg tidak mau menjadi pemimpin.dan tidak boleh memberi jabatan kpd yg meminta, apalagi kampanye…”
Yupz antum betul akhi. Sekali lagi ana katakan kepada antum yang sholeh ini…
Alquran dan Sunnah itu sudah final!! Tidak ada yang salah. Antum itu tidak bicara konsep akhi. Tapi menjelaskan kriteria atau syarat seorang pemimpin. Oleh karena itu ane jadi ketawa kalo antum ngomong2 soal konsep.
Kalo bicara soal layak atau tidak. Insya Allah Ustadz2 diPKS banyak yang layak, dan ana yakin Ustadz2 salafpun banyak yang memenuhi kriteria itu.
Disini bukan bicara masalah kriteria dan syarat. Kalo soal itu jaman Rasulullah dan para shahabat banyak banget itu, Ada segambreng calon Pemimpin.
Yang menjadi permasalahan disini adalah : SIAPKAH orang itu menjadi Pemimpin???
Kan begitu!!?
Dari salafi ada yang SIAP tidak??? Yang pasti memimpinnya bukan untuk “jamaah salafi” doank!! Banyak yang harus diatur.
Dari sekian banyak shahabat rasulullah.. tentu ada regenerasi kepemimpinan.
Satu hal yang menarik :
Pemimpin itu harus ahli dalam pengelolaan negara dan sisitem ketatanegaraan karena banyak sekali yang harus diselesaikan. Karena jamaah ini begitu banyak macamnya, bahasanya, sukunya, organisasinya,etnisnya, pemahamannya dan lain sebagainya. Masih buuuanyak.
Tapi kalo antum katakan semuanya bathil karena menyalahi alquran dan sunnah.
Maka ana katakan : Antum tidak memahami sunnah!!
Dalam pembinaan itu diperlukan penanaman pemahaman yang baik kepada masyarakat.
Di Postingan yang lain ana sudah 2 kali tanya sama antum, dan ini pertanyaan ana yang ketiga.
Jika saat ini dakwah salaf dibenci oleh sebagian umat islam di Indonesia. Siapa yang salah?? Rasululloh-kah?? Hadits-kah?? Atau orang-orang yang mengikrarkan diri menjadi salafi dan mengaku-ngaku sebagai ahli sunnah??
Jika memang ahli sunnah, kenapa ada benturan dakwah di Masyarakat?? Bukankah antum yang mengaku salaf ini menggunakan metode Rasululloh??
Monggo dijawab akhi…
Kalo soal kampanye :”Boleh2 aja tuh! Usamah juga gitu kok. Tapi Usamah bukan jadi Caleg. Tetapi pemimpin perang!!”
Hehehe
13 Mei 2009 at 23:07
Oh abu salma.
bisane..
13 Mei 2009 at 23:23
td kitabnya apa kang?
antum baca aja dulu madharikun nadhor : pandangan tajam terhadap politik , dan renungkan.
hampir seabad demokrasi, namun apakah ada hasilnya? adakah negara Islam terbentuk yg menegakkan hukum had dari hasil demokrasi..?
apakah kita akan mencuci pakaian dg air kotor?
ana juga sudah menjawabnya tuh? bahkan ada beberapa pertanyaan ana yg antum lupakan pdhal penting???
itulah model ikhwani, mengambil dalil tidak pd tempatnya..
akhi, ana akan menekankan pembahasan kpd tokoh2 IM saja, biar fokus.namun tidak sekarang, nunggu tak kumpulin dulu.
13 Mei 2009 at 23:51
silahkan antum kunjungi:
http://salafytobat.wordpress.com/2008/07/06/awas-pustaka-imam-syafii-pis-penerbit-buku-sesat-wahabi/
met baca-baca
iya gpp, antum siap siap dulu aja yah.buku, e-book, atau artikelnya disiapin.
gaya bahasa antum jadi ngikutin ane, model posting comment juga.
Setau ana, yang mewacanakan bias itu temen ana dan ana sendiri. Bahwa wacana dan comment antum itu lebih banyak biasnya ketimbang fokus pada topik diskusi. Dan yang mengatakan bahwa antm bawa dalil2 yang gak nyambung itu juga ana. Tapi kok sekarang malah jadi antum yang nuduh ana seh??
Apa itu model ikhwah salapi??
14 Mei 2009 at 00:03
Soal demokrasi sudah ana bahas diatas. Tembakan ane ke antum gini akhi…biar ana ulang :
“Pemahaman antum tentang Demokrasi sama dengan orangorang barat memaknai dan memahami Demokrasi. Kesimpulan sederhananya : APA yang diwacanakan oleh Barat tentang makna Demokrasi, ternyata dipakai oleh antum (antum meng-iya-kan), Karena antum tidak punya perspektif dan wacana sendiri tentang Demokrasi itu (Bisa jadi alasannya karena Demokrasi itu berasal dari Barat). Antum memaknai Demokrasi seperti orang Barat memahaminya. Afwan jika salah, tapi itu analisis ana.
Sehingga antum dengan mudahnya mengatakan bahwa Ikhwan menelan mentah2 Demokrasi. Ini sesuatu yang sangat amat keliru.
Dan antum berfikir sempit dalam memahami apa itu Demokrasi. Ini juga salah satu perbedaan antara Ikhwah Tarbiyah dan Salapi (afwan ana agak berat menulis dengan kata salafi. afwan). Antum berhenti pada tataran teks saja sedangkan kita insya Allah sudah dalam tataran konsep dan kerja dakwah.
Menolak Demokrasi saja tidak cukup!! Apa Demokrasi itu akan lantas hilang begitu saja?”
Gak usah protes lah!! Kajian salafi yang katanya ilmiah, memahami demokrasi-nya seperti itu kok!! Banyak Ustadz-ustadz salafi yang memahami Demokrasi, sama dengan orang kafir memahami demokrasi (Orang yang bikin sistem Demokrasi). Hapir semua ustadz salaf sama persepsinya dalam memaknai demokrasi. Kalo udah begitu..Kan Repot!
Jadi Kan Aneh
Apa antum mau bertanya sama saya..
Siapa nama ustadznya?? Kalo gak bisa nyebutin antum sudah fitnah dan sudah berbohong. Begitukah??
Cape Dech
24 Juni 2009 at 22:16
assalamu ‘alaikum, numpang lewat, mau promo blog ana http://www.ibnufauzy.wordpress.com kunjungi ya…
3 Juli 2009 at 22:12
join lagi nih…
afwan karena banyaknya kesibukan ana jadi jarang nengok blog antum ini bahkan sempet lupa… ada yg kangen g nih heee..
oya tentang tokoh2 IM, silahkan klik http://ikhwanmuwahid.wordpress.com meskipun belum lengkap mudah2an bisa menghilangkan keraguan.
bagi pengunjung yg ingin menambah ilmu syar’i download e-book GRATIS di http://mudha.wordpress.com/download-e-book/ atau http://abusalma.wordpress.com/e-books/
atau http://rismaka.net/download/ebook
(jangan suudzon dulu, coba klik saja, insya Allah banyak kitab Fiqh, hadits tafsir, siroh, fatwa dll yg pasti antum butuhkan. situs diatas bukan milikku dan ana pun ga tahu pemiliknya, hanya ingin berbagi dg ikhwan semua)
#88. WORDPRESS tu ga ada www nya..!
3 Juli 2009 at 22:40
ada yg ingin ana sampaikan :
1. sukron akhi ana boleh mampir diblog antum
2. afwan jika kehadiran ana ada yg kurang suka
3. setelah sekian lama kita berdiskusi, ana mengambil kesimpulan bahwa diskusi kkita kurang sehat, karena tidak bertujuan mencari al-Haq, selalu membela diri. meskipun telah ana beri dalil, namun sepertinya antum g peduli. contoh .ana pernah menasihati masalah penyebutan gelar bid’ah : Imam Syahid. namun antum mengabaikannya. masalah hukum gambar bernyawa di blog antum, malah antum tambahi dg gambar michael jackson!!, lalu masalah istilah yahudi dan israil dll dll. itu saja sudah cukup untukku bahwa dinasihatiku slm ini percuma..
namun semoga nasihat ana ini ada manfaatnya bagi yg lain. ato barangkali sang mujahid ini suatu saat, mau membaca lagi koment2 ana.
ttg situs yg memfitnah salafy, saya katakan sejak dulu dakwah sunnah difitnah, namun Alloh senantiasa menyempurnakan cahaya-Nya. senantiasa ada satu golongan yg mendapat pertolongan untuk membantah subhat mereka. akan ada senantiasa mujaddid yg kembali membersihkan dien ini dari kotoran bid’ah.
jika antum bisa tabayun, silahkan antum cek benar kitab2 yg menjadi landasan mereka. tentu ini sulit.
contoh. mereka mencela salah satu penerbit salafy. coba antum buka daftar buku2 yg diterbitkannya. apa saja isinya? siapa tahu malah antum punya koleksinya.
ada yg memfitnah bahwa salafy mengkafirkan ulama ini dan itu, contoh; Syaikh utsaimin mengkafirkan Imam nawawi? apa mereka tidak pernah membaca kitab syarah arbainnya Syaikh utsaimin? apa mereka tidak tahu apa yg menjadi kurikulum Univ. Islam madinah? itu adalah sediit contoh tuduhan lemah yg mudah dibuktikan kedustaannya.
berbeda dengan tulisan ulama, contoh yg diposting di http://ikhwanmuwahid.wordpress.com yg diambil dari perkataan tokoh IM yg mereka tulis sendiri dibuku mereka.kita bisa dg mudah tabayun mengecek dari buku2 IM sendiri. karena buku2 IM sudah menyebar, mudah didapat. sebagai contoh, dulu waktu ana masih ikut harokah, ana g percaya dg tuduhan itu, namun ana cek buku memoar hasan albana, ternyata benar, hasan albana sendiri mengaku dia seorang sufi hashofiyah, suka ritual dikuburan terutama waktu peringatan maulid, dsb dsb.
kita juga bisa ngecek tuduhan thd sayid qutb langsung di kitab fi dzilalil qur’an. apa benar sayid qutub berkata demikian-demikian… SILAHKAN CEK SENDIRI…
WALHASIL ana hanya menyampaikan saja. semua kembali kpd antum semua.
13 Desember 2009 at 22:40
akan tiba saatnya dimana semua kekuatan saling menghargai demi terwujudnya Khalifah..debat bukanlah sebuah solusi, action adalah bukti nyata.. fasthabikul Khairat..wassalamualaikum
14 Januari 2010 at 08:29
Hmmm…. menarik lihat diskusinya… Dua tokoh yg paling byk nulis dsini yaitu Syauqi dan MujahidaLLah (knapa g mujahiduLlah akh?). Sebagai penonton yg tidak suka bdebat (hanya suka mnilai), lepas dari pmasalahan diatas, kalo boleh objektif, sy lihat saudara syauqi yg lebih ilmiah, nglihat buku2 referensiny, banyak banget!!Tp sy g bilang mujahidaLlah g ilmiah, tp cenderung membela ssuatu, hanya sering mnangkis tanpa ada balasan yg bener2 ilimiah (itu sih pendapat sy). Sorry y…..
Dari sini sy dpt muhasabah bgmn sdikitny ilmu agama yg sy miliki ini… Harus semangat utk mkaji lagi islam di tengah berbagai keterbatasan, lebih objektif, dan open minded….
JazakaLlah for All….
14 Januari 2010 at 13:32
mujahidallah, sudah memposting tulisan yang menjadi bahan diskusi..ilmiah itu jika akal bisa menguatkan ilmiah, tetapi bukan wilayah Allah..
22 Maret 2010 at 23:53
Bahan tulisan Agus : Lima ciri kartel dalam sistem kepartaian di Indonesia, yakni: (1) Hilangnya peran ideologi partai sebagai faktor penentu perilaku koalisi partai; (2) Sikap permisif dalam pembentukan koalisi; (3) Tiadanya oposisi; (4) Hasil-hasil pemilu hampir-hampir tidak berpengaruh dalam menentukan perilaku partai politik; dan (5) Kuatnya kecenderungan partai . Read Moreuntuk bertindak secara kolektif sebagai satu kelompok. Kelima ciri tersebut, khususnya yang kelima, berlawanan dengan sifat umum sistem kepartaian yang kompetitif. (Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Kuskridho Ambardi)
13 April 2010 at 09:42
assalamualaikum.. berkunjung nih.., salam kenal ya..
5 Juli 2010 at 15:30
waiyyakum..semoga ada manfaat yang di ambil..
1 Agustus 2010 at 06:52
Melihat photo ahmadinejad dan hidayat nur wahid berjabat tangan begitu mesra..sungguh mengerikan. Pimpinan negara syiah laknatulloh dan pimpinan partai yang mengaku islam, tapi Alloh sudah buka topengnya sekarang,…memang kalo sesama ahlul batil ya saling mendukung kehancuran islam.
1 Agustus 2010 at 07:28
Setelah Munas PKS 2010, semuanya kelihatan kan. Alloh buka tabir penutup siapa sebenarnya PKS, telah jelas antara yg haq dan batil.
Bangkai yang PKS tutup rapat, akhirnya tak kuasa dibuka sendiri oleh pemiliknya.
Semoga umat islam indonesia tidak tertipu lagi dengan PKS dan semacamnya.
22 September 2010 at 12:47
Af1, ikut nimbrung. Ana adalah kader baru dalan dunia dakwah. Ana tinggal di Cibinong, Bogor. Ada sedikit pertanyaan, mungkin antum yang ada di sini bisa menjawabnya.
Pada tanggal 11 Juli 2010 yang lalu, PKS Wilayah ana, secara resmi mengadakan acara NONOTON BARENG PIALA DUNIA 2010. Teknis acara sbb : Acara dilaksanakan mulai jam 09.00 – 04.30 PAGI!, di sebuah tempat lapang dengan menggunakan layar besar (seperti layar tancap)lengkap dengan atribut kepataianya. Yang ana saksikan sendiri dan ana mempunyai dokumentasi dari acara tersebut, bahwa pada acara tsb terjadi :
1. Ikhtilat (ada beberapa pasangan muda – mudi yang “berpacaran”
2. Para penonton pun tidak sedikit yang “berjudi”
3. Panitia menayangkan Closing Ceremony PD 2010, dimana didalam tayangan tersebut di tampilkan penyanyi dan penari wanita yang maaf. berpakaian minim mirim Koteka !.
4. Selama acara tersebut, jauh sekali dari mengingat Alah !!!, padahal tidak lama lagi akan Rmadhan…
Bagaimana pendapat antum semua terhadap acara tersebut ? Apakah dihalalkan demi mencari simpati, mengadakan acar seperti itu ?
Bukankah PKS adalah partai dakwah ? Karena yang menajdi pendangan masyarakat setelah acara tersebut adalah Bahwa PKS telah menghalalkan Ikhtilat dan Judi !!!.. Mohon pencerahan ! Jzk.
17 Februari 2011 at 12:45
Bingung ya baca tulisan-tulisan yang saling menyerang dan merasa benar sendiri?! Mending pada kerja sesuai dg kapasitas masing-masing dari pada “merasa bangga” dan “merasa benar”. Hati-hati iblis dan pasukannya diam-diam menularkan ujub, sombong dan kita tidak ngeh…
3 Maret 2011 at 00:48
nina; syukron atas tausyiahnya
abduh muhammad; menurut saya,setiap da’wah memiliki fase dan tahapannya,simpati itu memang perlu dibangun,itu bukan hasil akhir dari tarbiyah..agak sulit memang..
3 Juli 2011 at 23:01
Buat Akhi Syauqi,.Jazakallah khair,..banyak yang kembali terbuka dengan koment2ya yang berdasar,..berdasar pada kitab2 dan dalil,..
19 Juli 2011 at 07:30
simpati mmg perlu dibangun, tetapi caranya tdk blh menyimpang dr syari’at, tujuan tdk menghalalkan segala macam cara, spt halnya Nabi yg tidak menghalalkan berbagai macam cara guna mencari simpati kaum musyrikin pd masa itu, cmiiw
21 Desember 2011 at 08:46
heheh . . bleh gabung??
12 Januari 2012 at 11:40
udah lama jd kader golput….semua partai sama aja amanah di sia2kana ..mau di bawa kemana bangsa ini?biarin deh MUI bilang haram aku ga peduli..gue udah muak dukung kemungkaran