
michael jakcsono gidah lo
Bulan Juni 2009 diisi dengan dua berita kematian tokoh dunia yang berbeda: Michael Jackson dan Fathi Yakan. Keduanya dikenal banyak orang, namun faktanya, banyak orang Islam lebih banyak meratapi kepergian Michael Jackson daripada kehilangan seorang ulama besarnya.
Michael Jackson, dikenal dengan sebutan “King of Pop” diberitakan meninggal karena serangan jantung di rumah sakit UCLA Medical Center di Los Angeles. Ia meninggal di usia 50 tahun. Sampai saat ini, penyebab kematiannya sendiri masih sedikit simpang siur. Ketika dibawa oleh petugas kesehatan pemadam kebakaran Los Angeles, ia diberitakan sudah tidak bernafas.
Kematian Michael Jackson membawa akhir tragis si Raja Musik Pop ini. Pada tahun 1980an, ia sangat terkenal dan mendominasi bisnis musik dunia. Albumnya yang berjudul “Thriller” pada tahun 1982 terjual sebanyak 50 juta kopi di seluruh dunia dan menjadikannya sebagai salah satu orang terkaya di dunia. Pada awal 90an, ia mengganti rupa dan bentuk tubuhnya, dari seorang kulit hitam menjadi kulit putih, lewat operasi plastik. Pada pertengahan 90an, ia sudah hampir kehilangan popularitas karena serbuan musik alternatif (grunge) dan albumnya yang disiapkan dengan biaya besar (Dangerous) jeblok di pasaran.
Kehidupan Jackson dipenuhi dengan berbagai peristiwa aneh dan kontroversial. Setelah mengganti tubuhnya, dan ia menjadi ayu laksana perempuan, Jacko—panggilannya—juga terlibat kawin cerai, diberitakan melakukan pelecehan seksual, aksi pembahayaan kepada anaknya sendiri, dan sebagainya. Pada tahun 2003, ia diberitakan masuk Islam mengikuti jejak abang kandungnya yang telah lebih dahulu memeluk Islam. Namun berita seputar Jacko dalam menjalankan Islam minim sekali. Tahun 2009, ia diberitakan akan melakukan aksi come-back, namun ajal keburu menghampirinya, seperti yang diberitakan oleh MSNBC.
Berita kematian Michael Jackson langsung disambut gegap-gempita oleh masyarakat seluruh dunia. Termasuk juga orang-orang Islam. Mereka mengaku berbela sungkawa. Mereka menulis status yang mendalam di facebook milik mereka dan menyatakan sangat kehilangan Jacko.
Sementara pada Sabtu pekan kemarin, seorang ulama besar Islam pun wafat. Ia adalah Fathi Yakan. Fathi Yakan adalah tokoh pergerakan Islam yang buku-bukunya banyak dibaca dan menjadi referensi para aktivis pergerakan Islam Indonesia diawal-awal tahun 80-90an.
Syaikh Fathi Yakan seorang ulama Islam lahir pada tahun 1933 di Tripoli. Dia pernah menjabat sebagai anggota parlemen di Libanon pada tahun 1992. Ia terlibat dalam kerja-kerja dakwah di Libanon pada pertengahan tahun 1950 an dan merupakan pelopor pembentukan gerakan Islam disana. Syaikh Fathi Yakan juga tidak terlepas dari gerakan Ikhwanul Muslimin Mesir.
Salah satu bukunya yang cukup fenomenal yang terbit pada tahun 90an adalah Aids Haraky – sebuah buku yang banyak menyindir dan mengkritik gerakan-gerakan Islam yang terlalu banyak berbicara politik daripada Islam itu sendiri.
Sebaliknya, berita kematian Fathi Yakan ini mendapat tanggapan yang sepi dari dunia Islam. Banyak umat Islam yang tidak mengetahui kematian beliau. Bahkan ketika ditanya, banyak pula yang menjawab, “Fathi Yakan? Fathi Yakan siapa?”. Fathi Yakan, didoakan oleh seantero dunia Islam. Jacko, ditangisi oleh penggemarnya. (sa/msnbc/ermsl-eramuslim.com)
11 Juli 2009 at 11:33
Innalillahi wa inna ilaihi roji’un
hhuu..
seorang ulama, lautan ilmu tlah berpulang.
akankah beliau meninggalkan copian dirinya???
bukunya yg kesannya plg mendalam bagi ane “Komitmen kepada Harokah Islam n yang futur dijalan dakwah”
ane jd mikir 2 kali untuk tdk main2 dalam dakwah kl lihat bukunya.
Smg amalan2 bliau beroleh balasan yg berlipat ganda.. amiin.
akh Fadli, bs gak kirimin format buletin thulaby ke email ane. Pliz, just for reference.. jazakallah sblmnya.
12 Juli 2009 at 11:21
aw.
org Batam berkunjung euy
(^_^)
14 Juli 2009 at 23:25
‘alaikumsalam. selamat berkunjung.
to azizahhusain : antum asli mana? cirebon bukan? waktu itu ada yang minta juga ikhwah dari cirebon.
gimana yaa..nanti ana coba insya Allah..via e-mail ya? hmmm..
15 Juli 2009 at 10:45
Bismillah.
Almarhum Sheikh Dr. Fathi Yakan telah kembali kerahmatullah pada usia 76 tahun. Kehilangan seorang tokoh Islam memang dirasai seluruh pelusuk manusia di alam ini. Almarhum telah kembali kerahmatullah tepat pada Jun 2009.
Diantara penulisan kitab beliau yang tersohor “Apa Ertinya Saya Menganuti Islam”. Cukup berbisa mata pena tulisannya di dalam karangan ulungnya ini.
Semoga jasad dan rohnya berada disisi mereka yang dijanjikan syurga oleh Allah SWT.
Al-fatihah.
19 Juli 2009 at 03:36
amiin ya Allah ya Robal ‘alamin.
1 Agustus 2009 at 11:43
benar banget..
mungkin memang karakter masyarakat muslim kita yang masih kurang mengenal tokoh2nya..
kita lihat saja di televisi banyak sekali acara2 hiburan yang ga mutu malah banyak perhatian pemirsa..
al jihadu fi sabilillah…
8 September 2009 at 11:41
wlwpn michael jakson sdh tdk da tp dia akn sllu trkng di hti ku