Bedah Buku Geliat Dakwah di Era Baru. (Kumpulan wawancara dan artikel dakwah)

“Insya Allah, masa depan yang gemilang itu, kejayaan yang pernah hilang ditangan kita, akan dapat kita kembalikan lagi. Dan saya berharap Indonesia akan menjadi pemimpin kebangkitan ini.” (DR. Yusuf Al Qardhawi)

“Bukannya seorang Dai, mereka yang mengeluh tentang sulitnya merubah kondisi masyarakat. Ia bukannya dokter, ia hanya orang yang berpakaian dokter tapi jijik melihat luka besar yang harus diobatinya.” (KH. Rahmat Abdullah)

“Kalau betul-betul mau melahirkan orang-orang yang menjadi agent of change dalam arti pioneer yang siap menannggung beban yang terberat sekalipun, maka tidak bisa tidak, jalan yang ditempuh adalah kembali kepola Tarbiyah Rasulullah.” (Ust. H.M Ihsan Arlansyah Tanjung)

“Kuatnya dakwah bertumpu pada kekuatan tarbiyah. Saya akan mengatakan kepada seluruh aktivis muslim, jangan pernah mereka merasa sempurna. Karena setiap kali orang merasa sempurna, saat itu ia berhenti bertumbuh. Dia berhenti berkembang.” (Ust. H.M Anis Matta, Lc)

“Kalau kita punya problem, minta pertolongan kepada Allah dengan sabar dan sholat. Curhat (Utarakan semua masalah)saja kepada Allah, insya Allah akan dikasih jawaban, dikasih Jalan Keluar.” (K.H Ruslan Efendi) Dai itu tentara Allah, Big Boss kita Allah..

“Ada hal yang perlu diingat, bahwa sebuah jamaah atau organisasi dakwah berkembang dengan pesat kalau didalamnya terdapat pribadi-pribadi yang kreatif, Ada pribadi-pribadi yang melakukan sesuatu yang baru.” (Ust. Ahmad Madyani. Lc)

“Dai yang tidak punya bekalan ruhiyah, akan mengalami kelemahan. Jika ia sudah merasa berda’wah namun tidak berhasil, ia akan menganggap dirinya sudah tidak layak lagi berda’wah dan akhirnya berganti arah.” (Ust. Zufar Bawazier, Lc)

“Jelas, kontinuitas dalam melakukan amal sekecil apapun diharapka mampu meredam hal-hal yang cenderung kearah kefuturan. Namun Demikian, ada batasanya seperti yang diwasiatkan oleh Rasulullah saw.” (Ust. Amang Syafrudin, Lc)

“Diharapkan bulan Ramadhan ini bisa kita jadikan untuk lebih mensolidkan kekuatan jama’ah, karena pada bulan ramadhan sebenarnya yang lebih menonjol adalah syahrul jamaah.” (K.H Didin Hafidhudin, MS)

“Partai itu ada, tidak sekedar mencari massa. Tetapi ia juga memperjuangkan suatu nilai-nilai. Asas itu mencerminkan darimana kita bertolak untuk mengambil nilai-nilai.” (DR. H.M Hidayat Nurwahid, MA)

“Istiqamahlah menegakkan keadilan dan Kesejahteraan. Kemenangan adalah Kepastian.” (DR. Hidayat Nurwahid, MA)

“Yang terpenting, Bukanlah Yahudi Hancur atau tidak, tapi yang menghancurkannya kita atau bukan??? Kita khawatir tidak memiliki andil dalam berjuang menegakkan ajaran Allah swt.” (DR. Ahzami Samiun Jazuli, MA) Jihad. Solusi utama menegakkan islam.