Album : Muhasabah Cinta. Munsyid : EdCoustic.

Wahai… Pemilik nyawaku
Betapa lemah diriku ini
Berat ujian dariMu
Kupasrahkan semua padaMu

Tuhan… Baru ku sadar
Indah nikmat sehat itu
Tak pandai aku bersyukur
Kini kuharapkan cintaMu

Reff. :
Kata-kata cinta terucap indah
Mengalun berzikir di kidung doaku
Sakit yang kurasa biar jadi penawar dosaku
Butir-butir cinta air mataku
Teringat semua yang Kau beri untukku
Ampuni khilaf dan salah selama ini
Ya ilahi….
Muhasabah cintaku…

Tuhan… Kuatkan aku
Lindungiku dari putus asa
Jika ku harus mati
Pertemukan aku denganMu

Back to Reff.

Komentar ana : Ana baru denger nasyid ini di radio DAKTA 107 fm Bekasi. Waktu itu sering banget diputer pas acara teman istirahat Dakta (mulai jam 22-23 malam). Yaa..lumayan, bikin yang denger jadi mabuk kepayang, ada yang ampe nangis2 segala, merinding, ada yang tergoda dan terbuai denger liriknya. Pokoknya macem2 deh, mumet ane bacanya dan jadi agak sebel juga. Ternyata ada sebagian ikhwan akhwat yang pada Katro alias Norak.

PESEN Ana :

1. Jangan salah sambung antara lirik dengan senandung nasyidnya!! (lagu)

2. Cinta disini adalah rasa syukur hamba kepada Rabb (Allah) BUKAN antara sesama manusia!!

3. Irama lagunya terlalu lebay/ghuwlu/berlebihan. IMHO : In My Huble Opinion, Menurut Hemat saya : Banyak dari Ikhwan akhwat yang Kebablasan dan tidak mengindahkan pesan ana yang point 1. (yang udah denger, Wallahu ‘alam)

4. Masuk hukum Haram, Jika sudah tahap terlena, melenakan, jadi males ngapa2in, menaguhkan kewajiban.

5. Masuk hukum Musyrik, Jika sampai meninggalkan Kewajiban yang mahdhoh. Contoh : Sholat 5 Waktu.

6. Hal ini berlaku bagi SEMUA Nasyid yang melankolis, yang cengeng2, yang berbau romantis, yang berbau nikah2an, yang berbau nyinggung ikhwan akhwat, yang berbau…yang bau bau tidak sedap deh!! Tau sendirilah ya, udah pada gede ini!!

7. Syukron ‘ala ihtimaminkum.

8. Pilih SUKA (Sudut Kanan Atas). Apaan ya??