Siang hari, ana mendapat sms dari seorang teman di Jakarta menanyakan perihal Aleg Rama Pratama dan Caleg PKS DPRD Kota Jambi yang difitnah telah melakukan mesum disebuah panti pijit. Sekitar pukul setengah 12-an teman ana menyuruh untuk menyaksikan Liputan 6 SCTV yang memuat berita itu. Melihat berita tersebut tak lama ana langsung sms kebeberapa ustadz untuk meminta bayan/keterangan terkait kasus itu. Isi sms yang ana kirim:

“Asslm. sudah lihat berita Ustadz?? Bagaimana tanggapan antum terkait dengan Caleg PKS DPRD Jambi yang difitnah telah melakukan mesum?? Ana tunggu bayan dari antum. Jazakallah.”

Ana juga sempat sms kepada teman ana tapi belum dibalas :

“Asslm. Kaefahal akhi?Bagaimana tanggapan antum tentang Caleg PKS DPRD Jambi?Syukron. Agus.Bio”

Demikian jawaban beliau :

1. Ustadz Hendro Kuncoro, SPt (Aleg DPRD Banyumas) :

Isi sms beliau :

” Ada Caleg yang seleksinya ngawur. Itulah hasilnya…”

2. Ustadz Bekti, S.Sos (Dosen):

Isi sms beliau :

“Wa’alaikumsalam. Ana belum tahu, disini nggak ada TV. Pendapat saya : 1. Dia manusia biasa bisa berbuat salah. Sahabat nabi juga ada yang melakukan kesalahan. 2. Banyak Anggota Dewan PKS tidak semua berangkat dari Tarbiyah dan Dakwah sejak awal, banyak karena jadi Tokoh dan Berjanji setia tapi bisa juga salah setelahnya. 3. Dulu saya pernah cerita.., jangan menilai kesalahan dari luar tanpa tahu latar belakangnya. Ini yang akan membuat kita lapang dada, sabar dan tetap istiqamah tanpa duniawi yang menjadi tujuan. Wallahu’alam.”

3. Ustadz Dr. Amir Faishol Fath, MA :

Isi sms beliau :

“Kemungkinan dia dari eksternal, bukan kader..”

4. Ustadz Dr. Daud Rasyid, MA (Dosen UIN Syarif Hidayatullah) :

Isi sms beliau :

“Belum liat akhi…Caleg sekarang ada yang tidak kader PKS. Orang baik kelihatannya..mau ikut berjuang. Mungkin begitu..”

5. Ustadz. Arif Awalludin, S.H, M.Hum (Ketua DPW PKS Jawa Tengah) yang mewakili Ketua DPW PKS Kota Jambi :

Isi sms beliau yang begitu panjang :

“Assalmu’alaikum.wr.wb. KLARIFIKASI BERITA. Terkait pemberitaan SCTV pada Program Liputan 6 Siang tanggal 4 Februari 2009 yang menyebutkan bahwa salah seorang Aleg PKS DPRD Kota Jambi, Zulhamli tertangkap melakukan hubungan intim (mesum/berbuat maksiat) dengan seorang wanita disalah satu panti pijat. Hasil klarifikasi DPW PKS Kota Jambi adalah :

1) TIDAK BENAR bahwa sedang terjadi perbuatan mesum, yang bersangkutan memang ada ditempat tersebut untuk pijat.

2) Panti pijat tersebut dikenal paling tertib dibanding yang lain. Mamiliki izin usaha dan terdaftar termasuk kategori bersih tidak ada kamar-kamar didalamnya dan terbuka. (seluruh pegawai ditempat pijat tersebut berpakaian seragam panti dan lengkap (baju dan celana panjang) ) Klarifikasi Kasat Pol PP Kota Jambi didepan Wartawan .

3) Disaat bersamaan sedang dilakukan Operasi Yustisi (Terkait KTP dan Kependudukan) BUKAN Operasi PEKAT sebagaimana yang banyak diberitakan. (Kabag Bina Mitra Poltabes Jambi).

4) Wartawan SCTV/Penulis Berita TIDAK berada ditempat kejadian hanya bawahannya/kameramennya yang meliput. (KA PWI Propinsi Jambi).

5) Poltabes Kota Jambi dan SATPOL PP Kota JAmbi siang ini (Kamis, 5 Februari 2009) akan Jumpa Pers MEMBANTAH Pernyataan dalam berita SCTV Bahwa ” Menurut Kapotabes Kota Jambi dan Satpol PP memang terjadi perbuatan Mesum”. Karena mereka TIDAK pernah memberikan pernyataan tersebut kePihak SCTV!!. (Disampaikan Oleh Ketua DPD Kota Jambi : Safrudin Dwi Apriyanto, S.Pd.)

6) Sebagai pertanggung jawaban moril kepada seluruh pengurus, kader dan simpatisan, Maka yang bersangkutan menyatakan mundur sebagai Aleg PKS.

Demikian KLARIFIKASI disampaikan. Wasalamu’alaikum.wr.wb.

Ana balas lagi smsnya : “Boleh ana posting diblog ana ust?”

Ust. Arif Awalludin : “Thoyib akhi..syukron.”

PKS Akan menuntut secara hukum pemberitaan di SCTV yang tidak didasari oleh fakta yang kuat, akurat dan berimbang. (Hahahaha..ini ngutip selogannya SCTV yach.., bisa ajah PKS ini..).

Ini mirip ama kasusnya FPI sewaktu ingin memberantas majalah PlayBoy, wong majalah PlayBoy baru disita ama rekan-rekan FPI untuk dijadikan barang bukti di Pengadilan Negeri. Eeehh…malah dituduh nyimpen majalah porno. Haduuuhhh…berat..berat…jaman sekarang yang namanya dakwah emang udeh kayak megang bara api. Besok-besok kalo mau dakwah diClab malam dibilang mau mesum lagi…Haduuuhhh…berat..berat…

Kira-kira PKS nuntut ke SCTV apa yach?? Penayangan Iklan Gratiskah?? Uang dendakah?? Konferensi Pers sajakah??Or Apa??

Kalo ana usul : “Gimana Kalo Direktur, Manager, Staf Ahli dan Semua Kru SCTV disuruh Milih/Nyentang PKS di Pemilu 2009 nanti. Gimana tuh? Mantep GAK??Hwakakakakaka..” Haduuuhh…berat..berat..berat..
Aya..aya..wae..