PRABOWO

Berikut daftar Kyai Haji, ‘Ulama, Asatidz, Artis Selebritis, Politisi, Jenderal Purnawirawan, dan Tokoh Nasional pendukung capres Prabowo-Hatta Presiden 2014-2019.

Berikut deretan artis yang menamakan diri Gerakan Pemuda Indonesia untuk Prabowo-Hatta (Gema Indonesia):

NAMA ARTIS SELEBRITIS PENDUKUNG PRABOWO:

 

1. Ahmad Dani, musisi (Pimpinan Republik Cinta, dari PKB)
2. Anang Hermansyah, musisi (Politisi PAN, Juri Indonesia Idol)
3. Rafi Ahmad, aktor (Presenter Pesbuker)
4. Rachel Maryam, penyanyi
5. Jaja Miharja, aktor kawakan (Asli Betawi, Pemain Lenong)
6. Luna Maya, aktris/model
7. Mulan Jameela, penyanyi
8. Rhoma Irama, penyanyi (Ksatria Bergitar, dari PKB)
9. Ashanty, penyanyi
10. Ananda Mikola, pembalap
11. Pasha Ungu, penyanyi (Ungu Band)
12. Dwiki Darmawan, musisi
13. Andhika, eks Kangen Band
14. Vonny Sumlang, penyanyi
15. Sandro Tobing, musisi
16. Ricky Likoer, penyanyi
17. Agus Wisman, penyanyi
18. Ismi Aziz, penyanyi
19. Yayuk Suseno, penyanyi/pemain film
20. Endang S Taurina, penyanyi
21. Mega Mustika, penyanyi
22. Bugi Satrio, pekerja sen
23 Julia Perez
24. Komeng, Pelwak Tawa Sutra
25. Grup Band Raja
26. Desi Ratnasari, artis/politisi
27. Luky Hakim, artis/politisi
28. Anang Hermansyah, artis/politisi
29. Eko Patrio, artis/politisi
30. Hengki Kurniawan, artis/politisi
31. Ikang Fauzi, artis/politisi
32. Marissa Haque, artis/politisi
33. Primus Yustisio, artis/politisi
34. Moreno Suprapto, artis/politisi
35. Tantowi Yahya, artis/politisi
36. Jamal Mirdad, artis/politisi

NAMA TOKOH NASIONAL & POLITISI PENDUKUNG PRABOWO:

- Abu Rizal Bakrie (Ketum Golkar, CEO TVOne dan ANTV)
- Anis Matta (Presiden PKS)
- Rhomahurmuji (Sekjend PPP)
- MS Kaban (Ketum PBB)
- Hary Tanoesudibjo (CEO MNC, RCTI, GlobalTV, MNCTV)
- Mahfudz MD (Mantan Ketua MK, dari PKB)
- Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri
- Majelis Ulama, MUI Solo
- Majelis Ulama Bondowoso
- Eggy Sudjana (Wapres Advokat Indonesia)
- Biem Boenyamin (Relawan Betawi Merah Putih, Bamus Betawi)
- Tokoh Perempuan Golkar: Marwah Daud Ibrahim
- Marjuki Ali (Ketua DPR RI, Fraksi Demokrat)
- Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Ahmad Mubarok.
- Dai Kondang Abdullah Gymnastiar, AA Gym (Pesantren Darut Tauhid)
- Pramono Edhie Wibowo (Adik kandung Ibu Ani Yudhoyono)
- Ali Masykur Musa (Politisi dari Fraksi PKB)
- Generasi Muda Forum Komunikasi Putra/i Purnawirawan TNI-Polri (GM-FKPPI)
- Ormas Front Pembela Islam (FPI)
- Ormas Pemuda Pancasila

KYAI HAJI , ASATIDZ DAN ULAMA PENDUKUNG PRABOWO:

Di antara para Kyai yang “BERDIRI” di belakang PRABOWO:

1. KH Maimoen Zubair (PP Al Anwar Sarang Rembang)
2. KH Idris Marzuqi (PP Lirboyo Kediri)
3. KH M Anwar Manshur (PP Lirboyo)
4. KH Nurul Huda Jazuli (PP Ploso, Kediri)
5. KH Zainuddin Jazuli (PP Ploso, Kediri)
6. KH Miftakhul Akhyar (Ro’is Syuriah PWNU Jatim)
7. KH Mujib Imron (anggota DPD RI 2004-2009)
8. KH Azaim Ibrohimy (PP.As Salafiyah Situbondo)
9. KH Anwar Iskandar (PP Jamsaren, Kediri)
10.KH Mas Subadar (PP RU Besuk Pasuruan)
11.KH Zaini Sholeh (Sampang)
12.KH Mas Mansur (PP Sidoresmo, Surabaya)
13.KH Mutawakkil ‘Alallah (Ketua PWNU Jatim)
14.KH Nuruddin (PP Nurul Qodim, Probolinggo)
15.KH Masbuchin Faqih (PP Suci Gresik)
16.KH Abdulloh (PP Langitan, Tuban)
17.KH Baidlowi (PP Berasan, Banyuwangi)
18.KH Abd Ghaffar (Pamekasan)
19.KH Ardani Ahmad (Blitar)
20.KH Ahmad Zamrodji (Blitar)
21.KH Arsyad (Tulungagung)
22.KH Irvan Yusuf Hasyim (PP Tebuireng)
23.KH Mas Fuad (PP Sidogiri, Pasuruan)
24.KH Jiryan Hasbulloh (Joresan,Ponorogo)
25.KH Hisyam Syafa’at (Blokagung,Banyuwangi)
26.KH Nur Khozin (Malang).
27.KH A.Hamid Baidhowi (Lasem)
28.KH.R. Muhaimin Asnawi (Magelang)
29.KH Abror Musodiq (Rois Syuriah PCNU Purbalingga)
30.KH Muchid Cholil (Semarang)
31.KH Rofiq Maskur (Wonosobo)
32.KH Athoillah Asy’ari (Wonosobo)
33.KH Syubromalisi (Wonosobo)
34.KH Maufur Idris (Sragen)
35.KH A. Kholiq (Pekalongan)
36.KH Zaini Ilyas (Banyumas)
37.KH Toha Alhafid (Purwokerto)
38.KH Tajudin (Kedungwuni)
39.KH Machfudz Ghufron (Kebumen)
40.KH Abdullah Thoyib (Sukoharjo)
41.KH Aminudin Ihsan (Sukoharjo)
42.KH Habib Zaki Bin Abdurahman Assegaf (Solo)
43.KH Muslim (Boyolali)
44.KH Rohmad Efendi (Boyolali)
45.KH Wahyudin (Klaten)
46.KH Atoillah Hilal (Klaten)
47.KH Ahmadi Syafi’i (Klaten)
48.KH Badarudin (Klaten)
49.KH Sofwan (Grobogan)
50.KH A’wani (Rois Syuriah PWNU Jateng)
51.KH.’Alawi Muhammad (Sampang)
52.KH.Haizul Ma’ali (Rembang)
53.KH.Nashiruddin Qodir (Tuban)
54.KH.Faruq Zain (Rembang)
55.KH.Haris Shodaqoh (Semarang)
56.KH.Aufal Marom (Rembang)
57.KH.Mushthofa Aqil Sirodj (Cirebon)
58.KH.DR.Zuhrul Anam Hisyam (Banyumas)
59.KH.Ahmad Zabidi (Banyumas)
60.KH.Adib Abdurrahim (Rembang)
61.KH.Sa’id Abdurrahim (Rembang)
62.KH.DR.Abdul Ghofur Maimoen (Krapyak DIY)
63.Nyai HJ.Fatimah Zainal Abidin Munawwir (Krapyak DIY)
64.KH.Muhammad Hadanalloh (Sleman DIY)
65.KH.Zainal Fanani Sufyan Cholil (Rejoso Jombang)
66.Nyai HJ.Munjidah Wahhab Hasbulloh (Tambakberas Jombang)
67.KH.Nurjamil Dimyathi (Ketua PCNU Sleman DIY)
68.KH.Muyassir Abdulloh (Bangkalan)
69.Nyai HJ.Zainiyyah As’ad Syamsul Arifin (PP.AS Salafiyyah Situbondo)
70.KH Masrur Afandi (PP Al-Anshori Purworejo)
71.Dan para masyayikh lain yang belum disebut.

NAMA JENDERAL PENDUKUNG PRABOWO:

- Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso,
- Jenderal TNI (Purn) Farouk Muhammad Syechbubakar,
- Letjen TNI (Purn) M. Yunus Yosfiah,
- Letjen TNI (Purn) Syarwan Hamid,
- Letjen TNI (Purn) Soeharto,
- Mayjen TNI (Purn) Syamsir Siregar,
- Brigjen Pol (Purn) Dr. H. Taufiq Effendi, MBA serta
- Laksdya TNI (Purn) Freddy Numberi

Sementara untuk dewan pakar tim pemenangan, Prabowo dan Hatta menunjuk seorang pensiunan jenderal Polri, Komjen Pol (Purn) Adang Darajatun yang juga politikus PKS. Wakil Ketua Tim Pelaksana di duduki oleh Jenderal TNI (Purn) George Toisutta, Letjen TNI (Purn) Burhanuddin dan Laksdya TNI (Purn) Moekhlas Sidik.

Untuk juru bicara tim pemenangan, Mayjen TNI (Purn) Sudrajat dan Mayjen TNI (purn) Kivlan Zen ditunjuk oleh Prabowo-Hatta.

***

Insya Allah dukungan yang mengalir kepada Capres cawapres Prabowo-Hatta, baik dari kalangan Artis Selebritis, Tokoh Nasional, Politisi, Komunitas, Pesantren dan Ormas akan terus saya Update. Saya yakin dan percaya, Prabowo-Hatta akan memenangkan Pilpres pada 9 Juli mendatang. Mari Selamatkan INDONESIA !

Oleh: Agus Supriyadi

 

rainbow-sunsetKeadilan itu sederhana, bila jundi (prajurit) dihukum dengan tidak dilibatkan lagi dalam syuro (dilepas jabatannya), karena tidak mentaati seruan untuk berdemonstrasi misalnya, maka bila qiyadah (pimpinan) tidak mentaati hasil syuro pun harus dihukum, setidaknya setimpal atau lebih berat.

Bila jundi (prajurit) dikucilkan karena menikah di luar jalur jamaah atau masih di dalam jamaah tapi tidak melalui jalur pimpinan, maka logika sederhananya qiyadah (pimpinan) yang menikah tanpa ijin qiyadah di atasnya, apalagi dengan orang di (lebih…)

rokok
Oleh : Ust. Nandang Burhanuddin, Lc, M.Sc
Ada seseorang yang mengirimi gambar via inbox. Setelah saya cermati, gambar tersebut mirip dengan gambar bungkus rokok GG. Namun sudah diedit fotoshop; Gudang Haram. Di bawahnya ada tulisan: democration (lihat gambar).

Sungguh yang bikin gambar, yang mengupload, dan mengedit gambar adalah orang-orang cerdas yang terbatas. Disebut cerdas, sebab ia pandai memelintir gambar dan menilai hal-hal mubah jadi haram. Bahkan katanya demokrasi dapat menyebabkan kekufuran, masuk neraka, azab dunia akhirat.Mengapa terbatas? Ya seperti para perokok umumnya, orang-orang tahu bahaya rokok, tapi enjoy menghisapnya. Persis seperti orang yang mengaku antidemokrasi dan pejuang syariah-khilafah: ia tahu bahaya demokrasi, namun tetap menghisap gaji dan produk demokrasi dengan dalih yang sama seperti penghisap rokok: dalil akal-akalan sesuai syahwatnya. (lebih…)

PEMILUOleh : Rudi Wahyudi, S.IP

Bila kita lihat dalam kitab-kitab para ulama, salah satu unsur yang menyebabkan seseorang keluar dari keislaman yang disepakati adalah ” menghalalkan apa yang diharamkan Allah s.w.t, atau sebaliknya mengharamkan apa yang telah dihalalkan Allah s.w.t ” dan ini adalah kaidah. Tetapi tidak disepakati bahwa demokrasi adalah bagian dari nilai yang sesuai dengan kaidah di atas, sesuai pemahaman dan kedalaman orang dalam memahami demokrasi, secara teori dan praktek.

Sayangnya sebagian orang, mengkafirkan begitu banyak kaum muslimin hanya karena mereka terlibat dalam ” sistem demokrasi ” dan mengkafirkan juga orang yang tidak mau mengkafirkan para pelaku demokrasi tersebut. Anda bayangkan, dalam era sekarang yang merupakan age of demokrasi seperti disebut David Held, hampir lebih dari separuh negara di dunia menganut sistem demokrasi dengan beragam variannya, dari demokrasi pancasila sampai demokrasi liberal, berapa ratus juta ummat Islam telah dikafirkan ? dan hanya tersisa mereka yang beriman ?

Mereka memandang demokrasi hanya berdasarkan adagium lama vox populi vox dei, suara rakyat suara tuhan, yang sebetulnya (lebih…)

AA
Bismillaahirrahmanirrahiim..Dengan selalu mengharap rahmat dan ridha Allah, Insya Allah kami akan menyelenggarakan peresmian secara sederhana, Lembaga Dakwah Kemuliaan Islam – LDKI, yang akan dilaksanakan pada :Hari dan Tanggal: Ahad, 9 Juni 2013
Waktu: jam 08:00 s/d 11:30 WIB
Tempat: Masjid Ukhuwwah Islamiyah Universitas Indonesia Depok

Susunan Acara:

1. Tilawah Al-Qur’an: Mujahid (Santri Rumah Al-Qur’an)

2. Sambutan-sambutan:

Ketua Panitia: Prof. Dr. Misri Gozan
Ketua DKM Ukhuwwah Islamiyah UI Depok

3. Pembicara:

a. Ustadz Fathuddin Ja’far MA
b. Ustadz Nashirul Haq ( Bandung)
c. Ustadz Dr. Haidar Abdullah Bawazir, Sp.PD

4. Tim Nasyid Harfa dari Jogyakarta
5. Puisi Monolog Badrian Noviansyah (Inframe School of Talent)
6. Sosialisasi LDKI: Ustadz Mintarsa dan Ustadz Muhammad Setiawan
7. Penutup Doa: Ibnu Hasan Aththobari

Mari ajak keluarga dan handai tolan serta teman-teman untuk hadir pada acara ini. Ahsanta, Jazakamulullah khayran katsiraa …

 

“Semoga Allah menghimpun yang terserak dari keduanya. Memberkahi mereka berdua, Dan kiranya Allah meningkatkan kualitas keturunan mereka. Menjadikan pintu rahmat serta member rasa aman bagi umatnya.”

(Doa Rasulullah SAW pada pernikahan Fatimah Az Zahra dengan Ali bin Abi Tholib)

Maha suci Allah SWT

Yang telah menciptakan makhlukNya berpasang-pasangan

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan Allah, di ciptakan-Nya untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri. Supaya kamu merasa tentram kepadanya. Dan dijadikan diantaramu rasa kasih sayang. Sesungguhnya yang demikian itu menjadi tanda-tanda kebesaran Allah SWT, bagi kaum yang berfikir” – (Q.S Ar-Rum : 21)

*****

Ya Allah perkenankanlah putra-putri kami :

Aisyah Anggraeni (lebih…)

missBAHAYA MISS WORLD, STAR AKADEMY DAN X-FACTOR

Jika di Indonesia marak program pencarian bakat, mulai yang membebek AS dengan Indonesian Idol, Big-Brother, X-Faktor, hingga yang lokal: IMB (Indonesia Mencari Bakat), ternyata negara-negara Arab pun tengah dihebohkan oleh program acara Star Academy yang mulai mewabah dari Libanon hingga Saudi Arabia, negeri yang di dalamnya terdapat kiblat dan tanah suci umat Islam.

Tak jauh beda dengan Miss World, program Star Academy pun menjadi magnet bagi kerumunan kaum hawa dan tampilnya wanita-wanita suci yang mengumbar aurat hingga kelihatan aurat-aurat utamanya. Tentu reality show ini yang membuat stasiun TV Lebanese Broadcasting Corporation (LBC) laris manis. Hingga Imam Masjid Al Haram, Syaikh Sudais menentang keras acara Star Academy tersebut dengan bahasa: ‘weapon of mass destruction’ yang jauh lebih berbahaya daripada bom nuklir.

Kegundahan Syaikh Abdurrahman As Sudais sangat wajar. Karena setelah ditelusuri, Star Academy dan hampir semua program pencarian bakat didirikan dan didanai oleh Yahudi. Dalam acara Dialog Today di TV Israel, pendiri dan pendonor program Star Academy, Malhom Ukhonuc, buka-bukaan seperti terangkum dalam dialog berikut:

Bagaimana perasaan Anda, setelah sekian lama berjibaku, akhirnya program Star Academy diterima dan diadakan di negara-negara Islam?

  • Amazing … unpredictible. Namun tetap saja, perlu waktu panjang agar target-target kita (Yahudi) bisa tercapai!

Apa maksudnya masih perlu waktu lama?

  • Ya .. setelah sekian lama kita mengadakan riset and depelovemnt. Mulai dari mengupayakan agar program-program kita diterima di Eropa, kemudian di negara-negara Arab. Namun tetap, sebelum cita-cita besar kita Israel Raya belum terwujud, maka perjuangan kita belum sukses.

Apa alasannya Anda begitu yakin, cita-cita Israel Raya bisa terwujud dengan ide-ide Reality Show?

  • Mudah saja. Kita semua paham, bahwa kaum Muslimin dalam kondisi sangat jauh dari panduan agamanya. Namun di sisi lain, kita cermati, kaum muda Muslim malah makin konsisten-komitmen-dan konsekuen dengan keIslamannya. Bila hal ini dibiarkan membesar, sangat membahayakan masa depan negara kita (Israel).

Mengapa dengan Reality Show seperti Star Academy dan lainnya dapat Anda gunakan untuk merusak umat Islam?

  • Sebab, kita semua menginginkan, umat Islam itu tetap jauh dari agamanya.

Lalu apa strategi hari ini dan selanjutnya setelah program reality show?

  • Kita akan perangi wanita-wanita Muslimah.

Mengapa wanita Muslimah bukan pemuda Muslimnya?

  • Karena kita paham, jika Muslimah mengalami pergeseran nilai, maka satu generasi umat Islam akan bergeser dan absurd.

Dengan cara apa Anda memerangi wanita Muslimah?

  • Hari ini kita akan memerangi wanita-wanita Muslimah dan merusaknya, mulai dari merusak akal, pemikiran, hingga fisik. Ketika kita berhasil merusak kaum Muslimah, kita telah merusak umat Islam dengan daya rusak yang lebih menghancurkan daripada serangan tank, pesawat tempur, atau nuklir sekalipun. Kini kita makin dipermudah dengan adanya Smartphone, BB. Kaum wanita disibukkan dengan mainan baru itu. Tentu program-program lain, masih dirancang dan dirahasiakan!

Apakah Anda turut serta di program Star Academy yang diadakan di Libanon juga negara-negara Arab seperti Saudi Arabia?

  • Tentu saja. Kita menjadi donatur utama Star Academy di negara-negara Arab. Gelontoran dana kami kirimkan secara terus menerus. Kita memanfaatkan kondisi umat Islam yang tengah tertidur. Sebab jika umat Islam terbangun, umat Islam akan mampu mengambil kembali apa yang telah kita curi. Dan Islam akan kembali jaya, seperti beberapa abad lampau.

Dari keterusterangan tokoh Yahudi di atas, alangkah indahnya jika umat Islam -mulai dari Indonesia- menentang semua program apapun yang berujung pada penghancuran sumber daya termahal, yaitu: kaum Muslimah. Kepada para gubernur, bupati, dan para menteri yang masih memiliki keterpanggilan menjaga Islam dan umat Islam dari dekadensi moral dan angkara murka, ini adalah lapang jihad yang bisa dilakukan dengan kekuasaan yang dimiliki.

Buatlah program-program pembinaan Muslimah yang simultan. Arahkan mereka untuk menjadi entrepreuner sejati. Kepada kita kaum lelaki, baik sebagai ayah-kakak-adik-suami, jadikan Muslimah harta karun yang harus dirawat dan dimuliakan. Semangatlah mencari rezeki. Jangan izinkan mereka bekerja yang tidak sesuai fitrahnya. Sejahterakan kaum hawa. Agar generasi unggul terlahir dari rahim suci mereka.

Wallahu A’lam.

Nandang Burhanudin, Lc

PADIOleh : Ustadzuna Langlang Buana II
(Biasa saya panggil dengan sebutan Abang Kerak Telor)

Saat Syaikh Hasan Al Banna terbunuh dan jama’ah Al Ikhwan Al Muslimun mengalami perpecahan yang dahsyat, tokoh-tokoh intinya banyak berseteru ideologi, jabatan Mursyid Am kosong hampir selama 3 tahun, dan akhirnya sebagian tokoh utama dikeluarkan di era Syaikh Hudhaibi di antaranya Shahibu Fiqh Sunnah yang masyhur Syaikh Sayyid Sabiq dan Ulama kharismatik Syaikh Muhammad Ghazali, Syaikh Sayyid Sabiq menjawab pertanyaan seseorang tentang kenapa bisa jadi begitu akhir dari jamaah yang baru berdiri itu ? sudah pecah berkeping bahkan sejak awal generasinya ? Syaikh Sayyid Sabiq menyebut bahwa langkah Syaikh Hasan Al Banna menceburkan diri dalam konfrontasi terbuka dalam perang Arab di saat jamaah itu baru saja tumbuh adalah sebuah ketergesaan, seperti diceritakan kembali Dr. Bassam Beliau mengatakan itu padahal Syaikh Hasan Al Banna adalah orang yang sangat matang dalam menghitung resiko. Majmu’ Rasail menceritakan bagaimana beliau menahan diri untuk bertempur walau para pemuda Ikhwan begitu mendesak beliau, hal itu beliau lakukan karena belum cukup terpenuhi syaratnya. Terlepas apa yang terujadi di masa lalu, biarlah itu menjadi sebuah amal yang dinilai pahalanya di sisi Allah yang maha pemurah. Yang ingin kita bicarakan adalah membanding keadaan lampau dan hari ini.

Dalam afat ath thariq, salah satu buku yang menjadi rujukan pembinaan Ikhwan di sini (Indonesia) dahulu, kita sering mendengar larangan jangan beristi’jal (tergesa-gesa) sebab itu adalah salah satu pondasi kehancuran gerakan. Tetapi bila kita cermati manhaj-manhaj haraki, baik itu Ikhwan, Hizbut Tahrir, Jamaah Islamiah, atau semisalnya, kita lihat justru ketergesaan adalah (lebih…)

Oleh: Ustadzuna Ibnu Luthfie Attamany

(Kajian Manhaj dan Peradaban)

Pengantar: Jawaban berikut sebenarnya sudah saya tuliskan pada status sebelumnya ketika menanggapi syubhat Hizbut Tahrir yang diwakili Farid Wajdi dan muqallidnya. Sengaja saya jadikan status agar sahabat-sahabat yang tidak sempat mengikuti bisa membaca dan membandingkan dengan sampah pemikiran yang mereka sebarkan.

13

Saya telah katakan sebelumnya bahwa HT telah melakukan pemburukan, penipuan dan pengelapan hakikat-hakikat yang berkaitan dengan Presiden Mursi, jerih payah Islamiyyun, dan konstitusi baru Mesir. Latar belakang mereka melakukan hal tersebut ada beberapa kemungkinan: Pertama, bodoh dengan hakikat dan kenyataan. Kedua, dangkalnya perangkat keilmuan dan piciknya pandangan. Ketiga, bodoh dengan qath’iyyaat dan zhanniyyaat sehingga menganggap pasti dan final masalah-masalah yang bersifat ijtihad. Keempat, hasad kepada Islamiyyun yang berhasil mewujudkan masyruu’ islaamiy mereka, dan Kelima, kumpulan “pengangguran” yang tidak punya peran penting yang bisa disebut dalam dakwah, taklim, dan jihad sehingga mereka menempatkan diri mereka sebagai penghujat atau mengambil keuntungan politik tanpa kerja keras. (lebih…)

Di saat kaum libelar, sekular, komunis, dan sosialis habis-habisan memburukkan syariah dan berusaha mendekontruksi kemuliaan dan keagungannya, sebagian orang malah berdebat apakah konsitusi Mesir kufur bawwah atau halal mubah?! Dalam hal ini kita menyaksikan model berpikir dan bersikapnya HTI dan takfiriyyun dalam memyikapi masalah-masalah ijtihadi secara ghuluw dan ishrar dengan kerancuan pemikiran mereka.

Sebelumnya sebagian orang memandang bid’ahnya berorganisasi (‘amal jamaa’iy), kafirnya orang yang masuk dalam parlemen, dan tiadanya udzur dengan kebodohan dalam masalah-masalah tauhid dst.

Silahkan cermati penjelasan Syeikh DR. Muhammad Yusri Ibrahim ~Hafizhahullah~ berikut. Semoga bermanfaat. (lebih…)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.083 pengikut lainnya.